Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa

Menyambut datangnya Bulan Suro dan Tahun Baru Islam bukan hanya soal tradisi, tetapi juga tentang merawat kebersamaan. Itulah yang terasa dalam gelaran Ruwatan Nagari bertajuk "Kolocokro Underaning Jowo", saat budaya, spiritualitas, dan semangat toleransi bertemu di satu panggung.

T. Budianto
Last updated: Juni 25, 2026 5:35 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RUWATAN NAGARI: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didampingi Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo menghadiri ruwatan nagari di Ponpes Soko Tunggal, Semarang, Rabu, (24/6/2026) malam. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Tradisi dan budaya kembali mewarnai Kota Semarang menjelang datangnya Bulan Suro dan Muharram. Melalui kegiatan Ruwatan Nagari bertajuk “Kolocokro Underaning Jowo” yang digelar di Ponpes Soko Tunggal, Semarang, masyarakat diajak melestarikan warisan budaya sekaligus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.

Kegiatan yang diselenggarakan atas prakarsa Gus Nuril selaku pembina tersebut dihadiri Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, anggota DPRD, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Semarang, jajaran Forkopimcam Tembalang, serta para tokoh masyarakat.

Baca juga: Semarang Bicara Toleransi: Agustina dan Sinta Nuriyah Kirim Pesan Harmoni

Rangkaian acara diisi dengan doa bersama dan pagelaran wayang kulit yang menghadirkan seorang dalang perempuan, memberikan warna tersendiri dalam peringatan menyambut Tahun Baru Jawa dan Tahun Baru Islam.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Ruwatan Nagari menjadi bukti bahwa Kota Semarang merupakan ruang yang terbuka bagi keberagaman budaya maupun agama.

“Kegiatan ini sangat bagus sebagai bukti bahwa Kota Semarang adalah kota yang terbuka terhadap berbagai aspek agama dan budaya,” ujar Agustina, Rabu, (24/6/2026) malam.

Perkuat Toleransi

Dirinya berharap tradisi seperti ini terus dijaga karena tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal, tetapi juga memperkuat nilai toleransi, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Pagelaran wayang kulit yang menjadi bagian dari acara juga mendapat perhatian pengunjung. Kehadiran dalang perempuan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa seni tradisi terus berkembang tanpa meninggalkan akar budayanya.

Baca juga: Semarang Masuk Tiga Besar Kota Paling Toleran

Melalui kegiatan Ruwatan Nagari, masyarakat diajak menyambut Bulan Suro dan Muharram dengan semangat introspeksi, doa, serta menjaga harmoni sosial yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Kota Semarang.

Di tengah zaman yang serba digital, ternyata suara gamelan masih mampu menyatukan banyak orang. Sebab budaya tak pernah kehilangan tempatnya, selama masih ada yang mau merawat, bukan sekadar mengingatnya. (tebe)

You Might Also Like

Agustina: Kolaborasi Kunci Sukses MBG

Hidden Gem Perbukuan di Semarang, ‘Books Bos’ Sediain Buku Impor Harga Lokal

Chiko Pembuat Konten Cabul ‘Skandal Smanse’ Dihukum 1 Tahun Penjara, Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Antrean BBM Mengular di Semarang, Isu Harga Naik Bikin Warga Panic Buying

Sempat Bikin Gaduh, Menag Luruskan Soal Zakat

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangponpes soko tunggalRAW
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gandeng P4S Joyo Tentrem, UNS Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar
Next Article Jateng Bidik Lebih Banyak Wisatawan Datang dan Belanja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!

Bidan Janjikan Kursi BUMN, Uang Puluhan Juta Malah Melayang

Kemarau Baru Mulai, Delapan Daerah Jateng Sudah Siaga Kekeringan

Saat Siswa Diajak Pawai, Suara Perlindungan Anak Menguat Lagi

Ramai Titik SPPG Misterius, Cilacap Dihujani Tanda Tanya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Semarang Makin Harmonis, Budaya dan Pembangunan Jalan Bareng

Juni 22, 2026
Ilustrasi keindahan Bali.
Tumbuh

Bali Kehilangan Mahkota! Phu Quoc Pulau di Vietnam Dinobatkan Jadi yang Terindah di Asia

Oktober 12, 2025
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Unik

Bukti MBG Dikelola Serampangan? Anak SD Kalbar Keracunan setelah Santap Menu Hiu Goreng

September 25, 2025
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter.
Info

Update Kecelakaan KRL Vs Argo Bromo: 7 Korban Tewas, Masih Ada Penumpang Terjepit

April 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?