Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Niat Uji Ilmu Kebal, Pelajar Malah Berakhir Luka Bacok Serius
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Niat Uji Ilmu Kebal, Pelajar Malah Berakhir Luka Bacok Serius

Remaja berusia 17 tahun itu awalnya pulang dengan luka bacok di tangan kiri. Kepada orang tuanya, ia mengaku diserang orang tak dikenal saat sedang melintas menggunakan sepeda motor bersama tiga temannya.

Nugroho P.
Last updated: Juni 23, 2026 9:29 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Petugas menunjukkan barang bukti.
SHARE

BACAAJA, MAGELANG – Cerita seorang pelajar SMK di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, sempat membuat geger setelah mengaku menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal. Namun, hasil penyelidikan polisi justru mengungkap fakta yang sama sekali berbeda.

Remaja berusia 17 tahun itu awalnya pulang dengan luka bacok di tangan kiri. Kepada orang tuanya, ia mengaku diserang orang tak dikenal saat sedang melintas menggunakan sepeda motor bersama tiga temannya.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Dukun. Polisi bersama tim Resmob Polresta Magelang langsung mendatangi lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian.

Wakasat Reskrim Polresta Magelang AKP Toyib Riyanto mengatakan petugas juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan bukti yang mengarah pada aksi pembacokan oleh pelaku misterius.

Setelah penyelidikan dilakukan secara mendalam, polisi menemukan fakta bahwa cerita korban tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya. Peristiwa itu ternyata merupakan perkelahian antar teman.

Menurut Toyib, korban berinisial ETH (17) dan temannya berinisial RA (17) terlibat duel menggunakan senjata tajam di kawasan Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, pada Senin (22/6/2026) dini hari.

Sebelum kejadian, keduanya bersama teman-teman lain diketahui sempat mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi tersebut, korban mengaku baru pulang dari seorang ahli spiritual dan ingin membuktikan ilmu kebal yang diyakininya sudah dimiliki.

“Korban mengajak temannya berkelahi menggunakan senjata tajam untuk mencoba ilmu kebal,” jelas Toyib.

Dalam duel itu, ETH membawa celurit, sedangkan RA menggunakan senjata tajam jenis corbek. Bukannya kebal, korban justru mengalami luka bacok cukup serius di tangan kiri hingga harus menjalani operasi karena uratnya putus.

Dokter memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Kondisi tangan korban juga masih akan terus dipantau untuk mengetahui perkembangan fungsi saraf dan jaringan yang mengalami cedera.

Sementara itu, polisi telah mengamankan RA sebagai terduga pelaku. Meski begitu, kedua remaja tetap akan diproses sesuai ketentuan hukum. RA dijerat dugaan penganiayaan terhadap anak dan kepemilikan senjata tajam, sedangkan ETH juga akan diproses terkait kepemilikan senjata tajam. Karena keduanya masih berstatus anak dan mendapat jaminan dari orang tua serta pemerintah desa, penyidik memutuskan tidak melakukan penahanan selama proses hukum berlangsung. (*)

You Might Also Like

Mantan Menag Yaqut Cholil Jadi Tersangka Kuota Haji 2023-2024

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

Pengusaha Jateng Baku Hantam, Pengurus HIPMI Ngaku Dipiting dan Diinjak

Aniaya Anak Sambil Rekam, Ayah Kandung Bejat Diciduk Polisi

Detik-detik Emak 40 Tahun Bakar Toko Emas di Makassar, Demi Gasak Perhiasan Rp2 Miliar!

TAGGED:ilmu kebalmagelangpembacokan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MinyaKita Bau Solar Bikin Heboh, Warga Klaten Ramai Minta Penggantian Serentak
Next Article Drumband Viral Bikin Heboh, Panitia Akhirnya Buka Cerita Sebenarnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BERTEKUK LUTUT - Kiai Ashari, yang telah memperkosa 50 santriwati, dipaksa bertekuk lutut setelah ditangkap polisi di Wonogiri, Kamis (7/5/2026). (ist)
Hukum

BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

Mei 7, 2026
Dwi Hartono, mahasiswa S2 UGM, residivis ijazah palsu, dan otak pembunuhan Kacab Pembantu BRI Cempaka Putih.
Hukum

Jejak Dwi Hartono di Semarang: Jebolan Fakultas Kedokteran, Residivis Ijazah Palsu, Kini Dinonaktifkan UGM

Agustus 28, 2025
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hukum

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Juli 21, 2026
Ilustrasi aksi penganiayaan.
Hukum

Dokter di Bali Dilaporkan Aniaya Pacar, Ya Ampun Dok..

Agustus 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Niat Uji Ilmu Kebal, Pelajar Malah Berakhir Luka Bacok Serius
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?