Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Dua pabrik besar komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan bakal memindahkan sebagian produksinya ke Vietnam.

R. Izra
Last updated: Juni 22, 2026 6:47 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar kurang sedap datang dari industri otomotif nasional. Dua pabrik besar komponen otomotif yang beroperasi di Jawa Timur dikabarkan bakal memindahkan sebagian produksinya ke Vietnam. Jika rencana ini benar terealisasi, ribuan pekerja berpotensi terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Informasi tersebut disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Menurutnya, dua pabrik yang berlokasi di Pasuruan dan Mojokerto itu merupakan perusahaan pemasok komponen otomotif dengan induk usaha asal Jepang.

“Ada dua perusahaan di Pasuruan dan Mojokerto, dua perusahaan raksasa komponen otomotif. Itu bisa ribuan karyawannya akan terdampak PHK,” kata Said Iqbal, kemarin.

Bacaaja: PHK Kian Marak, Buruh Jateng Bikin Sekolah Paralegal untuk Perjuangkan Hak
Bacaaja: Bayang Bayang PHK PPPK Muncul, Daerah Mulai Ketar Ketir

Meski begitu, ia belum bersedia mengungkap identitas perusahaan yang dimaksud. Ia hanya menyebut kedua perusahaan tersebut memiliki inisial J dan S.

Menurut Iqbal, rencana relokasi ini berkaitan dengan strategi pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Perusahaan induk di Jepang disebut lebih memilih mengembangkan produksi kendaraan listrik di Vietnam yang dianggap memiliki iklim investasi lebih kompetitif.

“Prinsipal di Jepang akan memindahkan produksi ke negara yang lebih produktif dan fokus pada pengembangan mobil listrik yang dilakukan di Vietnam, bukan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai Vietnam saat ini dianggap lebih menarik bagi investor sektor kendaraan listrik karena didukung berbagai kebijakan yang dinilai lebih agresif dan kompetitif.

Meski begitu, Iqbal menyebut rencana pemindahan produksi tersebut masih dalam tahap pembahasan awal. Karena itu, pihaknya akan mendorong dialog antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja agar hak-hak buruh tetap terlindungi jika relokasi benar-benar terjadi.

Selain itu, persoalan ini juga akan dilaporkan kepada pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, agar ada langkah antisipasi terhadap potensi gelombang PHK yang bisa muncul.

Jika relokasi terealisasi, dampaknya tidak hanya dirasakan pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan, tetapi juga berpotensi memengaruhi rantai pasok industri otomotif di dalam negeri yang selama ini bergantung pada produksi kedua perusahaan tersebut. (*)

You Might Also Like

Kasus Ponpes Pati: Baru 1 Korban Lapor, Lainnya Masih Diam atau Dipaksa Diam?

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Wow! Danantara Disuntik Modal Asing 10 Miliar USD, Rosan: dari Perbankan Luar Negeri

Pemerintah Tutup Pintu Bantuan Asing, Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak!

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

TAGGED:headlineJatimjawa timurpabrik otomotifPHkphk massalsaid iqbalvietnam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KAWAL SIDANG--Aktivis Pati, Ahmad Husein (berjas hitam), memanjat pagar meneriakkan dukungan terhadap Bupati Sudewo yang disidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/6/2206). (bae) Husein Pati ‘Si Penjilat’ Teriak Lantang di Tipikor Semarang: Sudewo Korban Politik!
Next Article Aktivis Lingkungan Ingatkan Risiko Limbah Baterai Bus Listrik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fakta Kidal Bukan Sekadar Beda, Banyak Kejutan yang Jarang Disadari

TABRAKAN--KA Harina menabrak truk boks yang terobos palang perlintasan kereta di Semarang, Senin (22/6/2026) sore. (ist)

‘Ciuman Kecil’ KA Harina untuk Truk Boks yang Nekat Terobos Palang di Semarang

Sirine Ambulans Tak Digubris Konvoi Pesilat, Lansia Meninggal Dunia

Ilustrasi warga binaan dalam penjara.

Drama Sel Mewah Lapas Blitar Belum Tamat, Tiga Petugas Dinonaktifkan Sementara

Selamatkan Pelajar Tenggelam, Polisi Ini Gugur Dapat Bonus Kenaikan Pangkat dari Kapolri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)
Ekonomi

Prabowo-Trump Sepakat: Indonesia Kena Tarif 19 Persen, Produk AS Bebas Bea Masuk RI

Februari 20, 2026
Info

Alumni Paskibraka Diajak Perangi Narkoba

Juni 7, 2026
Info

Cara Pemkot Semarang “Ngobrol” dengan “Masa Lalu”

April 19, 2026
Info

Dulu Kayak Jalur Offroad, Sekarang Mulus: Warga Sragen Kini Bisa Bernapas Lega

Maret 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?