Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG

Saat berada di SDN Wolomoni, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (18/6/2026), Gibran menilai konsep tersebut sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia berharap cakupannya bisa diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak.

Nugroho P.
Last updated: Juni 18, 2026 10:16 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
SHARE

BACAAJA, ENDE – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya mengandalkan fasilitas sekolah. Menurutnya, berbagai elemen masyarakat juga bisa ikut ambil bagian agar program berjalan lebih luas dan efektif.

Usulan itu disampaikan saat menanggapi rencana Badan Gizi Nasional (BGN) yang ingin memanfaatkan kantin sekolah sebagai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama untuk memperkuat layanan di berbagai daerah.

Saat berada di SDN Wolomoni, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (18/6/2026), Gibran menilai konsep tersebut sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia berharap cakupannya bisa diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak.

Menurut Gibran, lembaga keagamaan dapat menjadi mitra penting dalam mendukung penyediaan makanan bergizi, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau kawasan 3T yang memiliki tantangan akses cukup besar.

Ia menyebut pesantren maupun gereja memiliki fasilitas dan jaringan masyarakat yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat pelaksanaan program MBG di daerah-daerah tersebut.

Selain lembaga keagamaan, Gibran juga mengusulkan keterlibatan sekolah kejuruan yang memiliki program keahlian tata boga. Para siswa dinilai bisa memperoleh pengalaman praktik sekaligus berkontribusi dalam program nasional.

Menurutnya, keterlibatan SMK Tata Boga akan memberi manfaat ganda karena selain membantu penyediaan makanan, juga menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa.

Tak hanya itu, Gibran juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjadi bagian dari rantai penyediaan makanan bergizi.

Ia menilai semakin banyak pihak yang terlibat, semakin kuat pula kolaborasi yang terbangun sehingga pelaksanaan program dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Gibran juga mengajak kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk ikut berpartisipasi. Pengalaman para anggotanya dalam pengelolaan pangan dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi program MBG.

Perhatian khusus juga diberikan kepada para orangtua murid. Menurut Gibran, mereka memiliki informasi paling lengkap mengenai kebiasaan makan dan kebutuhan anak masing-masing.

Karena itu, masukan dari orangtua dianggap penting dalam menyusun maupun mengevaluasi menu yang disajikan kepada para siswa.

Ia menilai kebutuhan setiap anak tidak selalu sama. Ada yang memilih-milih makanan, ada yang memiliki porsi makan besar, sementara sebagian lainnya justru makan dalam jumlah sedikit.

Dengan memahami karakter tersebut, penyedia makanan dapat menyesuaikan menu agar lebih disukai sekaligus tetap memenuhi kebutuhan gizi anak.

Gibran meyakini pendekatan yang melibatkan keluarga akan membuat program MBG semakin efektif karena makanan yang disajikan lebih sesuai dengan kebiasaan para siswa.

Ia juga berharap komunikasi antara sekolah, penyedia makanan, dan orangtua dapat berjalan lebih terbuka sehingga setiap masukan bisa menjadi bahan evaluasi.

Kolaborasi yang luas dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan program makan bergizi di berbagai daerah dengan kondisi yang berbeda-beda.

Melalui keterlibatan sekolah, lembaga keagamaan, UMKM, PKK, hingga orangtua murid, pemerintah berharap pelaksanaan MBG dapat berlangsung lebih merata sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dengan model gotong royong tersebut, program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya menghadirkan makanan sehat bagi siswa, tetapi juga memperkuat peran masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia. (*)

You Might Also Like

Indonesia Siap Guncang Dunia Basket, Jadi Tuan Rumah Dua Turnamen FIBA 3×3 Internasional

Gus Yazid Kembali Koar-koar di Pengadilan Tipikor: Eks-Pangdam Diponegoro Sudah Ditahan

Rasain! Dua ASN yang Pungli Rp1 M ke Guru Peserta PPG Mulai Diadili

Saat Anak Muda Semarang Diajak Bikin Film

Korban Ngaku Tertekan saat Didatangi Keluarga Chiko, Perdamaian di Atas Paksaan?

TAGGED:gibranMBGpkkUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid
Next Article Hampir Sepuluh Jam Diperiksa, Sony Pilih Irit Bicara Usai Keluar Kejagung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pasar Modal Disorot, DPR Minta Bursa Bergerak Lebih Terbuka Lagi Sekarang

Hampir Sepuluh Jam Diperiksa, Sony Pilih Irit Bicara Usai Keluar Kejagung

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG

Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid

Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
Info

Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama

Februari 8, 2026
Sepak Bola

Andri Minta Pemain Tetap Fokus

Februari 24, 2026
Daerah

Ricuh di Pati, Prabowo: Ya Sayang Aja Sampai Segitunya

Agustus 13, 2025
Hukum

BNPT Masukkan Perlindungan Saksi dan Korban dalam RAN PE 2025-2029

Agustus 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?