Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

Rencana revisi PP 28/2024 tentang Kesehatan mulai bikin petani tembakau di Temanggung, terutama terkait pembatasan nikotin.

R. Izra
Last updated: Juni 10, 2026 2:46 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Rencana revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan mulai bikin petani tembakau di Temanggung deg-degan. Pasalnya, dalam aturan yang masih dibahas itu muncul usulan pembatasan kadar nikotin yang dikhawatirkan bisa berdampak besar ke nasib tembakau lokal.

Kekhawatiran itu disampaikan langsung Bupati Temanggung, Agus Setyawan, saat menghadiri Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 di Pendopo Pengayoman Temanggung, Rabu (3/6/2026).

Di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan sejumlah kepala daerah lainnya, Agus meminta dukungan Pemprov Jateng untuk ikut mengawal aspirasi para petani tembakau.

Bacaaja: Wiwitan di Lereng Sumbing: saat Doa dan Benih Tembakau Bertemu di Awal Musim Tanam
Bacaaja: Nyadran Ageng Bhumi Phala, Eskpresi Syukur dan Cinta Kasih Petani Temanggung kepada Alam

Menurut Agus, tembakau khas Temanggung memang punya karakter nikotin alami yang cukup tinggi. Bahkan, beberapa jenis tembakau bisa memiliki kadar nikotin jauh di atas batas yang sedang diwacanakan dalam revisi aturan tersebut.

“Temanggung memiliki tembakau dengan kadar nikotin alami sekitar 3 sampai 8 persen. Bahkan ada jenis tertentu yang bisa mencapai 20 hingga 31 persen,” jelas politikus PDIP itu.

Kalau aturan itu diterapkan tanpa mempertimbangkan kondisi tembakau lokal, Agus khawatir hasil panen petani bakal sulit terserap pasar.

“Kalau tidak dipertimbangkan dengan baik, nanti bisa muncul persoalan besar terkait pemasaran hasil panen petani,” katanya.

Bagi masyarakat Temanggung, tembakau bukan sekadar tanaman musiman. Komoditas ini sudah menjadi penopang ekonomi utama warga, terutama di wilayah pegunungan yang kerap kesulitan air saat musim kemarau panjang.

Di tengah cuaca yang makin tidak menentu, tembakau justru menjadi salah satu tanaman yang masih bisa bertahan dan menghasilkan pendapatan bagi petani.

Karena itu, Agus berharap pemerintah tidak hanya melihat aturan dari sisi kesehatan semata, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap ekonomi masyarakat.

“Kami berharap kebijakan yang disusun tetap memperhatikan keberlanjutan ekonomi petani yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor tembakau,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa perwakilan petani tembakau dari Temanggung bahkan sudah diundang ke Jakarta untuk ikut menyampaikan kondisi nyata di lapangan kepada kementerian terkait.

Selain membahas isu tembakau, Agus juga mengapresiasi pelaksanaan Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 yang digelar di Temanggung. Menurutnya, forum tersebut penting untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah agar pembangunan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*)

You Might Also Like

Anak Curhat ke AI, Bukan ke Ortu: Pemprov Geber Program Berbasis Keluarga

Begini Kondisi Terakhir Pencuri Motor yang Dibakar Warga Surabaya

Efisiensi BBM, Pemerintah Serukan WFH Abis Lebaran

Dicari! Mahasiswa yang Berani Ngulik & Ngulti Kebijakan Pemprov

Sah! Prabowo Tetapkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

TAGGED:agus gondrongBupati Temanggungheadlinenikotinpdippetani tembakautemanggungtembakau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PANTAU HARGA--Pemkot melalui Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan memantau harga di Pasar Peterongan Semarang. (ist) Gerakan Pangan Murah Digeber, Pemkot Semarang Rem Harga Sayur
Next Article MAKAN GRATIS--Warga berbagai latar belakang mengikuti menik.ati makan gratis program Dapur Marhaen di kantor DPD PDIP Jateng, Rabu (10/6/2026). (bae) Dapur Marhaen Diserbu Warga, Ojol hingga Kurir Antre Makan Gratis di Kantor PDIP Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Luthfi Minta Tiap Daerah Punya Ekonomi Kreatif Unggulan

Harga Kedelai Naik, Daya Beli Turun

Perbaikan Ruas Cepu-Randublatung: Pemprov Gelontorkan Rp34 Miliar

Ratusan Produsen-Pembeli Dikumpulkan Demi Harga Tetap Waras

Peternak Unggas Curhat ke Luthfi, MBG Diminta Jadi Penyelamat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Info

Rehab 10 Ribu Rumah di Jateng Ngebut, Saleh: Data Warga Wajib On Point!

Desember 4, 2025
Polisi menunjuk mobil pengangkut guru yang kecelakaan di Tol Ungaran.
Info

Kecelakaan Maut Rombongan Guru di Tol Ungaran, Kepala SMA Marsudirini Tewas

Januari 6, 2026
Info

BPJS PBI Mati Mendadak? Tenang, Masih Bisa Aktif Lagi, Ini Caranya

Februari 27, 2026
Daerah

Layanan Publik di Jateng Tetap Aman, Nggak Terpengaruh Demo

September 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?