BACAAJA, SEMARANG – Luhut Sagala kembali dipercaya memimpin DPC Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) Kota Semarang untuk masa bakti 2026-2030. Ia terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Santika Premiere Semarang.
Muscab menjadi forum untuk menentukan arah organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru setelah masa bakti sebelumnya berakhir. Sejumlah anggota Peradi SAI turut hadir dalam agenda tersebut.
Pada periode keduanya ini, Luhut membawa beberapa program kerja utama yang akan dijalankan selama empat tahun ke depan.
Bacaaja: Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru
Bacaaja: Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela
“Kepengurusan masa bakti 2026-2030 fokus pada tiga hal,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026).
Prioritas pertama adalah meningkatkan pelayanan kepada seluruh anggota agar organisasi benar-benar menjadi tempat yang nyaman untuk bernaung dan berkembang.
Fokus berikutnya adalah meningkatkan kapasitas dan kapabilitas advokat. Upaya itu akan dilakukan melalui pendidikan berkelanjutan, baik lewat pendidikan tingkat lanjut, seminar, maupun berbagai pelatihan yang rutin digelar.
Peradi SAI juga ingin memperkuat peran sosial advokat di tengah masyarakat. Salah satunya dengan mendorong pemberian bantuan hukum secara cuma-cuma bagi warga yang kurang mampu.
“Agar seluruh warga memiliki hak yang sama di hadapan hukum untuk mendapatkan keadilan,” ucap Luhut.
Lewat tiga program tersebut, kepengurusan Peradi SAI Kota Semarang periode 2026-2030 berharap organisasi semakin solid, kualitas anggotanya terus meningkat, dan manfaat profesi advokat bisa semakin dirasakan masyarakat luas. (bae)

