Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Purbaya Pastikan Cukai Rokok Tahun Depan Gak Naik, Angin Segar untuk IHT
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Purbaya Pastikan Cukai Rokok Tahun Depan Gak Naik, Angin Segar untuk IHT

R. Izra
Last updated: Mei 20, 2026 10:49 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
CUKAI - Ilustrasi pita cukai rokok. (ist)
CUKAI - Ilustrasi pita cukai rokok. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Kabar yang mungkin bikin industri rokok sedikit lega datang dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tarif cukai hasil tembakau alias cukai rokok pada 2027 nggak akan naik maupun turun.

Singkatnya, tarif cukai rokok akan masih tetap, sama dengan yang sekarang.

Menurut Purbaya, pemerintah saat ini memilih fokus menjaga stabilitas industri rokok sambil membereskan persoalan penerimaan negara dan peredaran rokok ilegal.

Bacaaja: Golkar Pasang Badan soal Layer Cukai: Ini Bukan Bela Rokok, Tapi Bela Rakyat
Bacaaja: Layer Baru Cukai Rokok, Koalisi Sipil: Ini Bukan Solusi, Tapi Jalan Mundur

“Enggak naik, enggak turun. Saya pengen lihat stabilitas dulu,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Belakangan isu kenaikan cukai rokok memang selalu jadi perhatian. Soalnya setiap tarif naik, harga rokok ikut melonjak dan biasanya berdampak ke industri sampai pedagang kecil.

Tapi kali ini pemerintah memilih nggak buru-buru ambil langkah ekstrem.

Purbaya bilang pemerintah justru sedang fokus memperkuat pengawasan industri rokok lewat digitalisasi.

Salah satunya dengan memasang mesin penghitung produksi di sejumlah pabrik rokok supaya data produksi bisa lebih transparan dan penerimaan negara lebih akurat.

“Kita akan pasangkan mesin-mesin penghitung di beberapa produsen rokok,” ujarnya.

Langkah itu juga ditujukan buat menekan peredaran rokok ilegal yang selama ini dianggap merugikan negara.

Menurut Purbaya, pemerintah ingin melihat dulu seberapa besar potensi pemasukan dari industri rokok kalau praktik ilegal bisa ditekan.

Dari situ baru nanti dihitung lagi apakah cukai perlu dinaikkan atau malah diturunkan di masa depan.

“Saya juga pengen lihat sebenarnya berapa sih income dari rokok kalau yang gelap-gelap bisa kita hilangkan,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah mengklaim penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai mulai membaik.

Hingga April 2026, penerimaan tercatat mencapai Rp 100,6 triliun atau tumbuh 0,6 persen dibanding tahun lalu.

Angka itu dianggap lebih baik dibanding kondisi Februari dan Maret yang sebelumnya sempat minus cukup dalam.

Selain itu, penindakan terhadap rokok ilegal juga meningkat tajam.

Kalau pada 2025 jumlah rokok ilegal yang berhasil ditangkap sekitar 303 juta batang, tahun ini angkanya melonjak jadi 684 juta batang.

Artinya, perang melawan rokok ilegal sekarang mulai jadi fokus besar pemerintah.

Sementara buat masyarakat, keputusan cukai tetap ini kemungkinan bikin harga rokok belum mengalami lonjakan besar dalam waktu dekat. (*)

You Might Also Like

Jateng Raih Juara Layanan Investasi, Modal Jangan Dibikin Ribet

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

Semarang Punya Sunset, Punya Pantai, Tapi Kok Belum Jadi Primadona?

Jelang Pembukaan Seleksi CASN 2026, Pemprov: Jangan Percaya Calo Berkedok Orang Dalam

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

TAGGED:cukai rokokcukai rokok gak naikheadlineihtindustri hasil tembakaumenkeu purbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mendesak, Normalisasi Sungai Plumbon
Next Article PIDATO - Presiden Prabowo Subianto berpidato tentang kerangka ekonomi makro Indonesia di sidang paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026). IHSG Ambruk saat Prabowo Pidato di Paripurna DPR

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tiga Kelurahan Semarang Jadi Pilot Project Kampung Perdamaian

35 Peserta Lolos Tes Potensi Calon Komisi Informasi Jateng

Pemkot Dorong Pertanian Terpadu Semarang

Dua Atlet PSE Semarang Bawa Pulang Medali Asian Games 2026

Udara Sekitar TPA Jatibarang Terdampak Polusi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Hukum

Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG

Oktober 10, 2025
Presiden Prabowo merombak kabinet dengan mencopot lima menteri, termasuk Sri Mulyani dan Budi Arie. Langkah ini dinilai sebagai konsolidasi politik, sekaligus melepaskan bayang Jokowi. Publik menanti, apakah reshuffle ini akan bawa perubahan nyata atau sekadar ganti nama. Foto: dok.
Unik

Prabowo Gaspol di Pidato Perdana, Anggarkan Rp335 Triliun buat Makan Bergizi Gratis 2026

Agustus 15, 2025
Daerah

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Maret 28, 2026
Info

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Desember 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Purbaya Pastikan Cukai Rokok Tahun Depan Gak Naik, Angin Segar untuk IHT
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?