Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemprov Gencarkan “Kencan Bumil”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemprov Gencarkan “Kencan Bumil”

Di saat banyak orang sibuk swipe kanan cari jodoh, Pemprov Jateng malah bikin “Kencan Bumil”. Tapi tenang, ini bukan aplikasi cari pasangan. Ini gerakan rame-rame buat ngawasin kesehatan ibu hamil supaya angka kematian ibu dan bayi nggak terus jadi cerita sedih tahunan.

T. Budianto
Last updated: Mei 20, 2026 8:45 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KENCAN BUMIL: Peluncuran program Kencan Bumil alias Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil di Desa Nglangitan, Tunjungan, Blora, Selasa (19/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BLORA- Pemprov Jateng bareng Tim Penggerak PKK tancap gas mengawal kesehatan ibu hamil lewat program unik bernama Kencan Bumil alias Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil. Program itu resmi diluncurkan di Desa Nglangitan, Tunjungan, Blora, Selasa (19/5/2026).

Gerakan ini bukan sekadar seremoni gunting pita atau acara penuh spanduk motivasi. Fokusnya jelas: ngurangin stunting, menekan angka kematian ibu dan bayi, sampai memastikan ibu hamil nggak merasa “berjuang sendirian”.

Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin bilang, momentum ini harus jadi titik balik supaya kasus kematian ibu dan bayi bisa ditekan lebih serius lagi. “Jangan sampai ibu hamil merasa sendirian menghadapi masa kehamilan,” kira-kira begitu pesan besar yang dibawa program ini.

Baca juga: Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga

Menariknya, launching Kencan Bumil dibarengi dengan peluncuran Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK Jateng. Jadi pendampingan ibu hamil nantinya nggak cuma modal catatan buku kader atau kabar dari grup WhatsApp RT, tapi sudah mulai berbasis data dan pemetaan digital.

Lewat sistem itu, pemerintah dan kader bisa lebih cepat membaca kondisi di lapangan, menentukan prioritas, sampai mendeteksi kelompok rentan yang perlu perhatian ekstra. Dan ternyata, hasil kerja pendampingan selama ini mulai kelihatan.

Merujuk data Dinas Kesehatan Jateng menunjukkan angka kematian ibu turun dari 438 kasus pada 2023 menjadi 337 kasus di 2025. Sementara angka kematian bayi juga ikut melandai dari 4.612 kasus menjadi 3.650 kasus.

Persoalan Bumil

Meski trennya turun, Nawal mengingatkan pekerjaan rumahnya masih panjang. Sebab persoalan ibu hamil nggak cuma soal medis seperti hipertensi, perdarahan, atau infeksi. Banyak faktor lain yang ikut bermain, mulai dari ekonomi keluarga, pendidikan, sampai rendahnya literasi kesehatan.

Belum lagi kelompok rentan seperti ibu hamil disabilitas, korban kekerasan seksual, kehamilan usia anak, hingga ibu hamil dengan HIV yang sering luput dari perhatian.

Makanya, konsep program ini dibuat kolaboratif. Kader kesehatan, kader PKK, posyandu, tenaga medis, sampai keluarga diminta turun bareng jadi “tim pengawal” ibu hamil.

Baca juga: Kasus Kematian Ibu di Jateng Turun

Bahkan Nawal menegaskan konsep pendampingannya simpel tapi lumayan ngena: satu kader satu ibu hamil. “Yang dikawal bukan cuma pas hamil, tapi sampai nifas dan urusan administrasi bayi,” katanya.

Sementara itu Bupati Blora Arief Rohman memastikan, Pemkab Blora siap mendukung penuh program tersebut. Ia berharap sinergi pemerintah daerah dan PKK bisa bikin pelayanan kesehatan ibu dan anak makin terasa sampai level desa.

Dan mungkin memang begini realita hari ini, di tengah dunia yang makin ribut soal tren digital dan konten viral, masih ada ibu hamil yang butuh ditemani sekadar untuk memastikan dirinya dan bayinya bisa sama-sama pulang dengan selamat. (tebe)

You Might Also Like

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

Nasdem Tuding MK Sebagai Lembaga Pembuat Undang-Undang Dasar Baru

Mahasiswa Undip Berotak Cabul Cuma Dihukum Setahun Penjara, Bikin Korban Kecewa

Minyakita “Menghilang” di Pasar Bintoro Demak

Mahasiswa Undip Ubah Jerami Jadi Pakan Kaya Gizi

TAGGED:headlinekencan bumilpemprov jatengtp pkk jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Prabowo dan Sirkus Uang
Next Article Antisipasi Hantavirus, Pemprov Edukasi Nakes

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PIDATO - Presiden Prabowo Subianto berpidato tentang kerangka ekonomi makro Indonesia di sidang paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

IHSG Ambruk saat Prabowo Pidato di Paripurna DPR

CUKAI - Ilustrasi pita cukai rokok. (ist)

Purbaya Pastikan Cukai Rokok Tahun Depan Gak Naik, Angin Segar untuk IHT

Mendesak, Normalisasi Sungai Plumbon

SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

Antisipasi Hantavirus, Pemprov Edukasi Nakes

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

22 Siswa SMK Pelaku Perusakan Sekolah di Kebumen Diamankan

Mei 11, 2026
Hukum

Kasus Kekerasan Seksual Kembali Guncang Dunia Kampus, Kali Ini di UIN Saizu Purwokerto

Agustus 20, 2025
Pelanggan berjalan usai belanja di warung Sembako di Semarang. (bae)
Unik

Jurus Rahasia Eksistensi Warung Madura, Singgung Jalur Tak Lazim

Oktober 18, 2025
Daerah

HUT Kota Semarang Nggak Cuma Seremoni, Prioritaskan Program Langsung ke Warga

April 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemprov Gencarkan “Kencan Bumil”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?