Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda

Semarang lagi-lagi ngasih tontonan langganan tiap hujan deras datang: jalan berubah jadi sungai, aspal ngelupas kayak kulit kena sunburn, dan warga cuma bisa pasrah lihat air turun lebih galak dari deadline akhir bulan. Kali ini giliran Ngaliyan yang dibuat porak-poranda. Dan menurut Walhi, ini bukan sekadar soal cuaca. Ada tata ruang kota yang dinilai makin kebanyakan kompromi sama beton dan investasi.

T. Budianto
Last updated: Mei 19, 2026 8:59 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LUMPUR TEBAL: Banjir yang terjadi pada Jumat, (15/5/2026) malam di di wilayah Purwoyoso, Ngaliyan menyisakan lumpur tebal yang menutupi jalan dan masuk ke dalam rumah warga, Sabtu (16/5/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Jumat (15/5/2026) bikin kawasan Ngaliyan porak-poranda. Banjir dan longsor muncul di banyak titik, jalan rusak, tanggul jebol, sampai aktivitas warga ikut lumpuh.

Di jalur Silayur, jalan utama penghubung Semarang-Boja sempat berubah kayak sungai dadakan. Lumpur nutup badan jalan, aspal ngelupas. Sementara di kawasan Sriyatno Purwoyoso paving jalan mumbul dan amburadul usai diterjang arus air.

Peristiwa ini langsung jadi sorotan publik. Banyak yang mempertanyakan kondisi drainase, sedimentasi sungai, sampai tata ruang kawasan Ngaliyan yang dinilai makin nggak siap menghadapi hujan deras.

Baca juga: Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir

Sorotan tajam juga datang dari aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jateng, Nur Colis. Dia menilai banjir yang merusak banyak infrastruktur ini bukan sekadar soal cuaca.

Menurut Colis, pemerintah perlu meninjau ulang tata ruang Kota Semarang yang dinilai terlalu memberi ruang pada investasi dibanding menjaga kelestarian lingkungan.

“Harus ditilik kembali bagaimana tata ruang Kota Semarang ini mengakomodir kepentingan investasi dan kebutuhan kelestarian lingkungan, apakah investasi tersebut memberi dampak positif ke masyarakat atau justru sebaliknya,” kritik Colis, Selasa (19/5/2026).

Alih Fungsi

Ia mempertanyakan masifnya alih fungsi lahan di kawasan atas Semarang. Menurutnya, kalau daerah resapan makin habis, sungai dan drainase jelas bakal kewalahan menampung limpasan air hujan.

“Jika kawasan atas mengalami alih fungsi lahan cukup masif, apakah sungai yang ada mampu menampung air hujan? Jika hujan intensif dan lama apakah fungsi resapan daerah atas masih berfungsi?” ujarnya.

Akibatnya, air langsung melimpas ke kawasan bawah dan menghantam jalan maupun permukiman warga. Jalan rusak parah karena berubah fungsi jadi jalur aliran air.

“Maka tak heran jika run off air permukaan melimpas ke area bawah dan menyebabkan banjir hingga rusaknya infrastruktur jalan, aspal mengelupas, karena jalan menjadi seperti sungai yang mengalirkan air,” lanjutnya.

Baca juga: Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

Selain itu, Colis juga menyoroti kondisi drainase dan sungai di wilayah Ngaliyan-Tugu. Ia meminta pemerintah mengecek sedimentasi sungai dan kekuatan tanggul setelah kejadian tanggul jebol yang bikin banjir makin parah.

“Selain drainase, kondisi sungai juga perlu ditilik kembali apakah sedimentasi, apakah tanggul cukup kokoh, karena kemarin ada tanggul jebol juga yang akhirnya air melimpas ke jalanan dan pemukiman warga,” katanya.

Menurut Walhi, perlindungan warga dari ancaman bencana seharusnya jadi prioritas utama pemerintah. Penataan kota yang lebih ramah lingkungan dan berpihak ke warga dinilai jadi pekerjaan rumah yang nggak bisa terus ditunda.

Karena kalau kota terus diaspal tanpa mikirin ruang air buat bernapas, jangan heran kalau hujan sebentar aja bikin Semarang langsung auto mode survival. (bae)

You Might Also Like

Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK soal Perempuan di Parlemen

Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya

Semarang Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

Semarang Jawara Nasional Transformasi Digital Pemerintahan Versi GM-DTGI 2025

TAGGED:banjir ngaliyanbanjir semarangheadlinewalhi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Batu Ginjal Ukuran Berapa Sih Yang Sudah Bikin Bahaya?
Next Article Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi wilayah dilanda kekeringan saat musim kemarau panjang.

Empat Daerah Ini Paling Rawan Kekeringan saat Kemarau di Jateng, Mana Saja?

Semarang Tak Lagi Bergantung, PAD Makin Tebal hingga Dijuluki ‘Transformer City’

Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Ketika Pemanfaatan Anggaran Negara Menjauh dari Kepentingan Rakyat

BERBAGI--Keluarga besar BacaAja berbagi dengan menyantuni santri yatim piatu dalam rangkaian pengajian di kantor redaksi di Jalan Galunggung No 6, Gajahmungkur, Kota Semarang, kamis (2/7/2026). (bae)

Khidmat, Doa Santri dan Anak Yatim Mengalir untuk Media BacaAja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target

Januari 22, 2026
Plesir

Imlek di Sam Poo Kong Bikin Semarang Makin Ramai

Februari 16, 2026
NOBAR BOLA--Masyarakat menunggu siaran pertandingan Piala Dunia di Teratai Lounge yang ruangannya dihias meriah dengan ornamen bendera negara-negara peserta. (ist)
Fokus

Tim Besar Jadi Magnet Penonton, Nobar Piala Dunia Makin Ramai

Juni 19, 2026
Info

Sekda Jateng: Boyolali Jangan Kehilangan Akar dan Mata Air

Juni 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?