Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cicuit dkk Pecah Dominasi, Jadi Raja Clash Squad Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Cicuit dkk Pecah Dominasi, Jadi Raja Clash Squad Semarang

T. Budianto
Last updated: Mei 18, 2026 1:02 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
JUARA TURNAMEN: Gamers dari Tim Cicuit foto bersama memamerkan sertifikat pemenang juara 1 dalam turnamen FF Clash Squad di Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Turnamen Free Fire Clash Squad Elite 4v4 di Kota Semarang kembali melahirkan juara baru. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak siang hingga malam, tim Cicuit dkk berhasil keluar sebagai kampiun.

CEO RIKAS, Setiawan Abdur Rouf, mengatakan tim Cicuit dkk tampil konsisten sepanjang pertandingan hingga akhirnya mengamankan posisi pertama. “Juara 1 diraih tim Cicuit dkk,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Posisi runner-up ditempati tim MU x City, sementara peringkat ketiga berhasil diamankan oleh tim Sak Masak Nasi. Turnamen tersebut sebelumnya digelar di Warmindo Mayoritas, Semarang, Sabtu (16/5/2026) dengan format pertandingan Clash Squad Elite 4 lawan 4.

Baca juga: Tampil Garang, Tim Enjoy Juarai Turnamen FF Clash Squad di Warmindo Mayoritas Semarang

Puluhan tim dari berbagai daerah ikut meramaikan event tersebut. Mereka adu strategi, chemistry, dan kemampuan bertarung di map Purgatory yang jadi arena utama pertandingan.

Atmosfer venue juga terasa ramai sejak awal pertandingan. Penonton memadati lokasi sambil menyaksikan duel cepat dan intens yang berlangsung hampir tanpa jeda.

Persaingan Sehat

Menurut Setiawan, sistem kompetisi sengaja dibuat supaya persaingan tetap sehat dan peluang juara terbuka untuk semua tim. Karena itu, tim yang terlalu sering menang sementara waktu akan dibatasi mengikuti event berikutnya. “Biar tim lain juga punya kesempatan juara dan tetap semangat ikut turnamen,” jelasnya.

Belakangan, komunitas RIKAS memang cukup aktif menggelar turnamen e-sport di berbagai kota di Jawa Tengah. Hampir tiap pekan selalu ada event baru untuk komunitas Free Fire maupun Mobile Legends.

Baca juga: Ratusan Tim Unjuk Skill Clash Squad di Warmindo Mayoritas

Dalam event ini, media bacaaja.co juga ikut berkolaborasi sebagai media partner untuk mendukung kegiatan kreatif anak muda, termasuk perkembangan dunia e-sport lokal.

Karena sekarang, anak muda bukan cuma rebutan ranking di sekolah atau kantor. Tapi juga rebutan booyah dan trofi turnamen di warmindo. (bae)

You Might Also Like

Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman

Ngobrol Core Value, Bukan Cuma Ngabuburit: “1+1 Bisa Jadi 11” Ala Bos PTPN

Berpotensi Tsunami, NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7

Jelang Natal, Agustina Pilih Ngopi dan Ngobrol

Ihwal Lokasi Penutupan Konbes NU, Gus Ipul: Semua Tergantung Presiden Prabowo

TAGGED:e-sportfree fireheadlinerikaswarmindo mayoritas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Panjang, Daop 4 Kebanjiran 220 Ribu Penumpang KA
Next Article Ceqiu Cup, Perkuat Komunitas Biliar Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asean-Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu)
Info

Netizen Rame-rame Mau Patungan Beli Hutan, Tamparan Keras untuk Pemerintah

Desember 15, 2025
Info

Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di Kudus Jadi 118 Orang

Januari 30, 2026
Daerah

IPM Semarang Ngebut ke 85,80

Januari 14, 2026
Ilustrasi sertifikat tanah sengketa.
Info

Penting! Dokumen Tanah Girik sampai Letter C Nggak Berlaku Lagi Mulai 2026

Desember 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cicuit dkk Pecah Dominasi, Jadi Raja Clash Squad Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?