Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Drama 120 Menit! Indonesia Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Drama 120 Menit! Indonesia Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

T. Budianto
Last updated: Oktober 6, 2026 8:58 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
RAYAKAN KEMENANGAN: Para pemain Timnas Indonesia berlari merayakan kemenangan atas Thailand dalam laga final FIFA ASEAN Cup di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Final FIFA ASEAN Cup 2026 benar-benar bukan tontonan buat yang punya jantung gampang kaget. Indonesia harus melewati 120 menit penuh drama, kejar-kejaran skor, kartu merah, sampai akhirnya adu penalti untuk memastikan trofi perdana turnamen tersebut.

Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam, Indonesia akhirnya menundukkan Thailand 4-2 lewat adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu selesai.

Gelar tersebut sekaligus menjadi trofi internasional pertama Indonesia di luar medali emas SEA Games yang sebelumnya sudah beberapa kali diraih. Sejak menit awal, pertandingan sudah panas. Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali membuat pertahanan Thailand kelabakan.

Luke Vickery sempat mengancam lewat tendangannya. Namun, kiper Thailand Saranon Anuin masih bisa menggagalkan peluang tersebut. Thailand kemudian membalas. Chanathip Songkrasin mencoba mencuri perhatian lewat tendangan voli, tetapi bola masih melambung di atas mistar.

Baca juga: Timnas Indonesia Putus Tren Buruk 38 Tahun

Indonesia kembali mendapat peluang melalui Justin Hubner. Sayangnya, sundulan bek tersebut masih melebar. Sepanjang babak pertama, Indonesia terlihat lebih agresif dalam menciptakan peluang. Thailand memilih pendekatan yang lebih pragmatis dengan menunggu dan mengandalkan serangan balik.

Memasuki babak kedua, permainan makin panas. Thailand beberapa kali mengancam melalui Supachai Chaided dan Kakana Khamyok. Emil Audero pun harus bekerja ekstra menjaga gawang Indonesia tetap aman.

Petaka datang bagi Thailand pada menit ke-80. Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua. Thailand harus bermain dengan 10 orang. Indonesia jelas mendapat keuntungan.

Empat menit kemudian, tepatnya menit ke-84, Garuda akhirnya memecah kebuntuan. Tendangan bebas Dean James mengenai Iklas Sanron. Bola berubah arah dan justru masuk ke gawang Thailand. Indonesia unggul 1-0.

Harusnya bisa bernapas sedikit lega. Ternyata tidak. Hanya tiga menit berselang, Thailand menyamakan kedudukan. Iklas Sanron memanfaatkan umpan silang Seksan Ratree dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Babak Tambahan

Keunggulan jumlah pemain Indonesia pun belum mampu mengubah keadaan. Sampai waktu normal berakhir, skor tetap imbang. Pertandingan terpaksa masuk babak tambahan.

Dan di sinilah drama makin tidak punya rem. Thailand justru kembali mencetak gol pada menit ke-110. Berawal dari serangan balik cepat yang dibangun Anan Yodsangwal, Peeradol Chamrasamee sukses menyelesaikan peluang menjadi gol. Indonesia tertinggal 1-2.

Suporter Garuda mulai gelisah. Tetapi ketika pertandingan hampir selesai, muncul satu nama yang menyelamatkan malam Indonesia. Elkan Baggott. Pada menit ke-116, umpan tarik Rizky Ridho sempat dihalau tangan kiper Thailand. Bola liar kemudian disambar Baggott dengan tendangan keras.  Gol!

Skor berubah menjadi 2-2. Asa Indonesia kembali hidup. Namun, sampai babak tambahan selesai, tidak ada gol tambahan. Artinya, juara harus ditentukan lewat adu penalti. Nah, di sinilah mental benar-benar diuji.

Baca juga: Nilai Pasar Timnas Indonesia vs China: Siapa Lebih Mahal?

Empat algojo Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, dua eksekutor Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menaklukkan gawang Indonesia. Skor akhir adu penalti 4-2.

Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026. Trofi perdana akhirnya resmi menjadi milik Garuda. Buat pemain, ini sejarah. Buat pelatih, ini buah kerja keras. Buat suporter, mungkin ini juga semacam ujian kenaikan tingkat dalam hal mengelola emosi.

Sebab, untuk menjadi juara kali ini Indonesia tidak cukup hanya bermain 90 menit. Harus 120 menit. Masih belum selesai? Adu penalti. Mungkin inilah resep baru sepak bola Indonesia: kalau bisa bikin lawan ketar-ketir, kenapa harus membuat suporter tenang?

Trofi memang akhirnya pulang, tetapi jantung para pendukung mungkin masih tertinggal di stadion. Bedanya, kali ini jantung yang berdebar punya alasan untuk ikut merayakan. (tebe)

You Might Also Like

Kinerja Pemprov Jateng Diapresiasi Pusat

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara

Bupati Fadia Arafiq Ngaku Kaya Sejak Lahir, Lha Kok Korupsi?

Jateng Mau Jual Wisata Halal, Pemda Mulai Pasang Kuda-Kuda

TAGGED:FIFA Asean Cup 2026headlinetimnas indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Baterai Laptop Cepat Drop? Coba 7 Kebiasaan Ini
Next Article Herdman: Indonesia Sekarang Raja ASEAN

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SALAMI PENDUKUNG: Terdakwa korupsi, Sudewo Bupati Pati (baju batik) menyalami pendukung di sela-sela istirahat sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (5/10/2026). (bae)

Butuh 13 Jam Baca Pleidoi Sudewo, Pendukung Bertahan hingga Tengah Malam

Mantan Kalapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto dipecat dari ASN.

Kalapas Cibinong Dipecat dari PNS, Buntut Sel Mewah Napi

PSIS Menang WO 3-0, Persiku Gagal Gelar Laga

Timnas Garuda Tak Lagi Spesialis Runner-up

Menanti Nasib Gibran, Hari Ini MK Bacakan Putusan Perkara Syarat Pencalonan Wakil Presiden

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Bisnis Haram dari Balik Jeruji: Kurirnya Justru Keluarga Sendiri

April 27, 2026
Hukum

Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Masih Tinggi

September 30, 2026
Info

Saat Budaya, Iman, dan Harmoni Bertemu di Jantung Semarang

Juni 16, 2026
Info

Luthfi Minta Pancasila Hidup di Program Nyata

Juni 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Drama 120 Menit! Indonesia Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?