BACAAJA, SEMARANG – Warga kawasan Purwoyoso dibuat geger usai penemuan sesosok mayat di tengah banjir yang menggenangi permukiman di Jalan Gatot Subroto, Jumat malam (15/5/2026).
Mayat tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah dan kayu yang hanyut terbawa arus banjir.
Penemuan itu pertama kali diketahui seorang warga bernama Seva Madania saat dirinya bersama keluarga pulang untuk membersihkan rumah yang sempat kebanjiran.
Bacaaja: Adonan Maut Mi Nyemek Boyolali: 100 Kg Bahan Dicampur 1 Liter Cairan Pengawet Mayat
Bacaaja: Semarang Night Carnival 2026 ‘Chaos’: Diguyur Hujan Deras, Diiringi Banjir, Warga Kasih Sindiran Menohok
Menurut Seva, hujan deras yang turun sejak sore memang bikin debit air di kawasan tersebut naik cukup cepat hingga banjir masuk ke permukiman warga.
“Kalau di sini hujan deras sedikit aja biasanya sungainya langsung naik,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Saat banjir mulai naik, rumah mereka sebenarnya sedang kosong karena sebagian anggota keluarga berada di luar rumah. Mereka baru pulang setelah mendapat kabar dari tetangga kalau kawasan sekitar sudah mulai tergenang air.
Namun ketika tiba di dekat rumah, kondisi banjir ternyata sudah cukup parah.
“Mama sama adik saya nunggu di pinggir. Saya sama papa dan kakak masuk ke rumah buat bersihin air,” katanya.
Di tengah upaya membersihkan rumah dan mencari jalur pembuangan air, Seva justru melihat sesuatu mencurigakan di antara tumpukan sampah yang menumpuk akibat banjir.
Awalnya benda itu dikira hanya sampah biasa yang tersangkut arus. Tapi setelah diterangi dengan sorot senter, mereka langsung syok.
“Pas disenterin ternyata ada mayat yang ketimbun sampah sama kayu-kayu,” ungkapnya.
Kondisi lokasi saat itu memang dipenuhi sampah, potongan kayu, dan berbagai benda yang hanyut terbawa banjir.
Penemuan mayat tersebut langsung membuat suasana panik. Seva dan keluarganya buru-buru keluar rumah untuk meminta bantuan warga sekitar sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Tak lama setelah kabar menyebar, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi penemuan. Banyak yang penasaran sekaligus kaget karena mayat ditemukan di tengah banjir yang masih menggenangi kawasan tersebut. (dul)

