Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur

Kalau biasanya jalan dipakai buat cari jalan pintas, beda cerita di jalur Prof Hamka Semarang. Sekarang, truk-truk gede justru banyak yang kena “mental” sebelum sempat lewat. Portal pembatas berdiri, petugas berjaga, dan kendaraan berat satu per satu disuruh putar balik. Alasannya nggak ribet: daripada rem blong jadi headline lagi.

T. Budianto
Last updated: Mei 11, 2026 7:39 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
POS PENGAWASAN: Petugas Dishub Kota Semarang berjaga di pos pengawasan jalur Jalan Prof Hamka, Semarang. Pengawasan dilakukan untuk membatasi kendaraan bertonase besar melintas di kawasan rawan Tanjakan Silayur guna mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang ngga main-main ngawasin koridor Jalan Prof Hamka, terutama di kawasan rawan Tanjakan Silayur. Lewat pemasangan portal pembatas setinggi 3,4 meter dan penjagaan rutin di kawasan Kedungpane sampai Simpang Jrakah, sedikitnya 50 kendaraan berat setiap hari dicegah masuk jalur tersebut.

Aturannya jelas. Kendaraan dengan tonase di atas 8 ton dilarang melintas mulai pukul 05.00 sampai 23.00 WIB. Selama jam itu, sopir truk yang nekat masuk bakal diminta putar balik atau nunggu sampai jam pembatasan selesai.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dody Febrianto mengatakan, pengawasan dilakukan setiap hari setelah beberapa insiden kecelakaan di kawasan Silayur bikin jalur itu makin disorot.

Baca juga: Silayur Itu Bukan Jalan, Tapi “Ujian Mental” Pengendara

“Rata-rata dalam sehari ada sekitar 50 kendaraan berat yang kami putarbalikkan,” ujar Dody, kemarin. Mayoritas kendaraan berat itu datang dari luar kota, mulai Jakarta, Surabaya, sampai luar Pulau Jawa.

Menurut Dody, banyak sopir ternyata belum tahu kalau jalur Prof Hamka sekarang punya pembatasan ketat. Makanya selain berjaga di lapangan, Dishub juga mulai gencar sosialisasi supaya pengemudi logistik nggak asal masuk jalur.

Dua Titik

Petugas Dishub sendiri berjaga bergantian di dua titik utama, yakni portal Wates Kedungpane dan portal Simpang Jrakah. Portal di Jrakah yang sebelumnya sempat rusak kini juga sudah diperbaiki supaya pengawasan lebih maksimal.

Bukan cuma truk, bus besar yang hendak melintas ke Jalan Prof Hamka juga ikut diarahkan cari jalur alternatif atau menunggu sampai aturan pembatasan selesai.

Yang menarik, Pemkot juga mulai waspada soal efek “kabur jalur”. Jangan sampai truk-truk gede yang dilarang lewat Prof Hamka malah pindah masuk ke kawasan Gunungpati menuju Boja yang jalannya sempit dan menanjak. Karena itu, patroli rutin juga diterjunkan di jalur tersebut.

Baca juga: Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur

“Kami patroli untuk memberikan imbauan agar kendaraan berat tidak melintas ke jalur Gunungpati karena kondisi jalannya cukup rawan,” jelas Dody. Pemkot menegaskan pengamanan di koridor Prof Hamka ini bukan sekadar reaksi sesaat.

Pengawasan bakal terus dilakukan sebagai bagian dari penataan lalu lintas jangka panjang demi mencegah kecelakaan serupa terulang lagi di Tanjakan Silayur.

Kadang yang bikin jalan berbahaya bukan tanjakannya, tapi rasa “masih bisa lewat” dari kendaraan yang sebenarnya sudah jelas-jelas terlalu berat. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Nggak Kaleng-Kaleng! Sudah Koleksi 18 Medali di Pornas Korpri XVII Palembang

Agustina Ajak Warga Kompak Sambut MTQ Nasional 2026

Cegah Inflasi Imbas Kenaikan BBM, Saleh Minta Pemda Gercep Lakukan Intervensi

Ada Batu Nisan Bertulis Prabowo-Gibran Terinjak di Jalanan Semarang

300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

TAGGED:dishub kota semarangjalur rawanpemkot semarangsilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Mau Jadi Rumah Besar Investasi
Next Article Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

November 19, 2025
Terdakwa AKP Hariyadi (berpeci) mengikuti sidang dakwaan kasus penganiayaan di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
Hukum

Polisi Jogja Aniaya Warga Semarang hingga Tewas Dibui 2,5 Tahun

Oktober 16, 2025
Ekonomi

Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

September 16, 2025
Info

Nataru Bukan Cuma Macet, Wakapolda Jateng Ingatkan Ancaman Bencana

Desember 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?