BACAAJA, SEMARANG – Kasihan, ya. Bella Puspita Sari masih terus sedih. Wajahnya nampak sembap, matanya berkaca-kaca setiap kali teringat bayinya yang kini terpaksa tumbuh tanpa dekapan hangat seorang ibu.
Hari ini Senin (11/5/2026), Bella kembali menghadiri Pengadilan Negeri Semarang. Dia datang untuk sidang peninjauan kembali (PK) dengan harapan bisa bebas.
Sejak dijebloskan ke Lapas Perempuan Semarang, hari-hari Bella cuma diisi dengan rindu yang menyesakkan.
Bacaaja: Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya
Bacaaja: Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya
Bayangkan aja, di saat bayinya yang baru berumur 5 bulan itu butuh ASI dan pelukan, Bella justru harus meringkuk di balik jeruji besi gara-gara kasus yang disebutnya sebagai kriminalisasi.
“Saya tetap masih butuh keadilan. Saya tetap pengen pulang,” ucap Bella lirih sambil menyeka air mata.
Bella nggak mau menyerah begitu saja dengan vonis 2,5 tahun penjara yang menjeratnya. Lewat sidang Peninjauan Kembali (PK) ini, dia mempertaruhkan segalanya demi bisa balik ke rumah dan melihat anak-anaknya lagi.
“Saya butuh keadilan. Karena ini upaya terakhir saya, saya minta tolong untuk diberi keadilan seadil-adilnya,” pinta Bella.
Tim pengacaranya pun bergerak cepat dengan membongkar borok audit yang bikin Bella dipenjara.
Mereka membawa 10 bukti baru yang menunjukkan kalau prosedur audit awal itu ngawur, mulai dari auditor yang ternyata belum bersertifikat sampai data yang nggak valid.
“Keadilan itu harus ditegakkan. Kami tadi ajukan 10 bukti baru atau novum di sidang PK hari ini,” tegas Setiawan, kuasa hukum Bella. (bae)

