Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

R. Izra
Last updated: Mei 11, 2026 8:29 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasihan, ya. Bella Puspita Sari masih terus sedih. Wajahnya nampak sembap, matanya berkaca-kaca setiap kali teringat bayinya yang kini terpaksa tumbuh tanpa dekapan hangat seorang ibu.

Hari ini Senin (11/5/2026), Bella kembali menghadiri Pengadilan Negeri Semarang. Dia datang untuk sidang peninjauan kembali (PK) dengan harapan bisa bebas.

Sejak dijebloskan ke Lapas Perempuan Semarang, hari-hari Bella cuma diisi dengan rindu yang menyesakkan.

Bacaaja: Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya
Bacaaja: Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya

Bayangkan aja, di saat bayinya yang baru berumur 5 bulan itu butuh ASI dan pelukan, Bella justru harus meringkuk di balik jeruji besi gara-gara kasus yang disebutnya sebagai kriminalisasi.

“Saya tetap masih butuh keadilan. Saya tetap pengen pulang,” ucap Bella lirih sambil menyeka air mata.

Bella nggak mau menyerah begitu saja dengan vonis 2,5 tahun penjara yang menjeratnya. Lewat sidang Peninjauan Kembali (PK) ini, dia mempertaruhkan segalanya demi bisa balik ke rumah dan melihat anak-anaknya lagi.

“Saya butuh keadilan. Karena ini upaya terakhir saya, saya minta tolong untuk diberi keadilan seadil-adilnya,” pinta Bella.

Tim pengacaranya pun bergerak cepat dengan membongkar borok audit yang bikin Bella dipenjara.

Mereka membawa 10 bukti baru yang menunjukkan kalau prosedur audit awal itu ngawur, mulai dari auditor yang ternyata belum bersertifikat sampai data yang nggak valid.

“Keadilan itu harus ditegakkan. Kami tadi ajukan 10 bukti baru atau novum di sidang PK hari ini,” tegas Setiawan, kuasa hukum Bella. (bae)

You Might Also Like

276 Orang Keracunan MBG di Batang, dari Siswa hingga Orang Tua

Atraksi Balon Udara Wonosobo Kini Tak Lagi Liar

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini

Muhadjir Effendi Diperiksa KPK

TAGGED:audit abal-abalaudit janggalbella puspitaheadlinekriminalisasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Fokus Benahi Jalur Logistik Laut
Next Article DIALOG PUBLIK - Civitas akademika UIN Walisongo Semarang menggelar dialog publik terkait maraknya aksi kekerasan seksual di lingkungan kampus setempat, Senin (11/5/2026). (dul) UIN Walisongo Akui Sosialisasi Penanganan Kekerasan Seksual Masih Kurang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pexi Jateng Usulkan Xiangqi Masuk Popda 2027

Kalapas Purwodadi Kenalkan Layanan Kunjungan dan Kemudahan SDP

KORBAN KERACUNAN - Sejumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut, Rabu (23/9/2026).

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Menu Dimasak Sejak Pukul 19.30 WIB

Aktivis LBH Semarang Soroti Klaim Geotermal sebagai Energi Terbarukan

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (Tauwas BGN), Ketut Sumedana. (Dok BGN)

Alasan Ungkap BGN Tutup Permanen 4 SPPG, Termasuk Patalan 2 Bantul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Alissa Wahid memberi keterangan ke media usai menyambangi kediaman mendiang Iko Juliant, Rabu (10/9/2025). Foto: BAEUnnes
Hukum

Alissa Wahid Sambangi Rumah Iko Unnes yang Berpulang dalam Prahara Agustus

September 10, 2025
Pendidikan

Sekda Jateng: Enam Hari Sekolah Masih Dikaji

November 24, 2025
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
Info

PDIP Bersuara Keras soal Kertajati: Jangan Sampai RI Diam-diam Jadi Halaman Belakang AS

Juni 2, 2026
Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu)
Info

Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Desember 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?