Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lapas Purwodadi “Reset” Warga Binaan Lewat Program Pasca Rehabilitasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Lapas Purwodadi “Reset” Warga Binaan Lewat Program Pasca Rehabilitasi

Nggak semua orang yang pernah salah harus terus dicap gagal. Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi, proses berubah itu lagi dicoba dibangun pelan-pelan. Bukan cuma soal menjalani hukuman, tapi juga soal nyiapin hidup setelah pintu penjara terbuka nanti.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 7:41 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Kalapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto (dua dari kiri) foto bersama perwakilan IPWL Al Ma’laa usai pembukaan Program Pasca Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan 2026 di ruang kunjungan Lapas Purwodadi, Kamis (7/5/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA,GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi bareng Intuisi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Al Ma’laa resmi membuka Program Pasca Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan Tahun 2026, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang digelar di ruang kunjungan lapas itu diikuti 20 warga binaan pemasyarakatan (WBP). Suasananya jauh dari kesan tegang ala penjara. Program ini justru fokus ke proses “pemulihan mental dan sosial” buat warga binaan supaya nggak balik lagi ke pola hidup lama.

Baca juga: Lapas Purwodadi Gaspol Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal

Tema yang diangkat juga cukup relate: “Upaya Produktif, Mandiri & Berfungsi.” Intinya sederhana, warga binaan nggak cuma dibina selama di dalam lapas, tapi juga dipersiapkan buat hidup normal lagi ketika kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto bilang, program pasca rehabilitasi jadi salah satu langkah penting supaya warga binaan punya bekal setelah bebas nanti.

Pendampingan Maksimal

“Melalui kerja sama dengan IPWL Al Ma’laa, diharapkan warga binaan memperoleh pendampingan maksimal sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih produktif, mandiri, dan bermanfaat,” ujarnya.

Program ini juga jadi bentuk kolaborasi bahwa pembinaan narapidana bukan cuma tugas lapas sendirian. Ada proses pendampingan sosial, pemulihan perilaku, sampai membangun rasa percaya diri lagi agar mereka siap kembali diterima lingkungan.

Baca juga: Lebaran di Lapas Purwodadi: 157 Warga Binaan Dapat “Diskon Hukuman”, Tiga Langsung Bebas

Selama kegiatan berlangsung, acara berjalan tertib dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan juga didokumentasikan sebagai bagian dari laporan pembinaan pemasyarakatan.

Kadang masyarakat gampang bilang “mantan napi susah berubah”, tapi lupa kalau kesempatan buat berubah juga sering dikasih setengah hati. Sementara negara sibuk bicara pembinaan, realitanya banyak orang baru benar-benar “dihukum” justru setelah keluar dari penjara: ditolak kerja, dicurigai tetangga, dan dianggap gagal seumur hidup. (tebe)

You Might Also Like

Masih Ada 22 Ribu Tiket Kereta Api! Arus Balik Semarang–Jakarta Belum Penuh

Pembobol Bank BNI Semarang Dihukum 4 Tahun

AI Masuk Rumah Sakit, Dokter Tetap Pemeran Utama

Ogoh-ogoh Bikin Carnival Purbalingga Makin Nendang

Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Sudah Berapa Kali Azzuri Gak Ikut?

TAGGED:ditjen pemasyarakatanlapas purwodadi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis
Next Article Gombel Ditutup, Jangli Ikut “Sesak Napas”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TEMUAN OBAT KERAS--Obat-obatan terlarang ditemukan di area Lapas Semarang, Selasa (4/8/2026). (ist)
Info

Obat Keras Dilempar ke Dalam Lapas Semarang, Malah Ditemukan Petugas

Agustus 4, 2026
Daerah

2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat

November 26, 2025
Ekonomi

Kalau Layanan Bisa Dikasih Rapor, Bank Jateng Dapat Nilai A Besar

Januari 6, 2026
Daerah

Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,48 Persen, Wagub Minta OPD Tak Bekerja Sektoral

Juli 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lapas Purwodadi “Reset” Warga Binaan Lewat Program Pasca Rehabilitasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?