Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Abhirama Ranggawarsita 2026: Saat Pangan Bercerita Lewat Linimasa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Abhirama Ranggawarsita 2026: Saat Pangan Bercerita Lewat Linimasa

Kalau biasanya makan cuma urusan perut, di pameran ini ceritanya beda. Pangan diangkat jadi cerita panjang, dari tradisi leluhur sampai ide masa depan. Serius, ini bukan sekadar lihat-lihat, tapi juga mikir.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 10:12 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
MEMBUKA PAMERAN: Sekda Jateng, Sumarno mengunjungi salah satu stand usai membuka pameran Abhirama Ranggawarsita 2026 di Museum Ranggawarsita, Rabu, (6/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng lagi bikin ruang seru buat warga lewat Pameran Abhirama Ranggawarsita 2026. Digelar gratis di Museum Ranggawarsita pada 6-10 Mei 2026, event ini ngajak pengunjung melihat pangan dari sudut pandang yang lebih luas: budaya, sejarah, sampai masa depan.

Mengusung tema “Pangan dalam Jejak Budaya: Dari Warisan Leluhur Menuju Pangan Masa Depan”, pameran ini nggak cuma pajang artefak, tapi juga menghadirkan produk ekonomi kreatif, UMKM, sampai aktivitas budaya yang hidup.

Baca juga: Pameran Lukisan di Grand Candi Bikin Tamu Berhenti Jalan

Total ada 31 museum dan lembaga budaya dari seluruh Indonesia yang ikut meramaikan. Ditambah komunitas seni dan pelaku kreatif, terutama di sektor kuliner, jadi vibes-nya nggak kaku ala museum, tapi lebih hidup dan interaktif. Acara ini dibuka langsung oleh Sekda Jateng, Sumarno, yang menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya, termasuk dalam hal pangan.

Sementara itu, Ketua Panitia AR Hanung Triyono menjelaskan, tema pangan dipilih bukan tanpa alasan. Selain mengangkat kearifan lokal, ini juga nyambung dengan isu besar: ketahanan pangan di masa depan.

“Ini bukan cuma nostalgia, tapi juga cara kita sadar kalau pangan itu bagian dari identitas sekaligus masa depan,” kurang lebih begitu pesannya.

Warisan Budaya

Dari sisi nasional, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan ikut mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, Jawa Tengah termasuk daerah yang aktif dalam mengusulkan Warisan Budaya Tak Benda.

Contohnya? Lumpia yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional, sampai makanan tradisional seperti Cabuk Rambak.

Baca juga: Keris Bukan Cuma Mistis: Kemenbud Dorong Edukasi Biar Nggak Salah Kaprah

Di pameran ini, pengunjung juga bisa “jalan waktu” melihat perjalanan pangan dari era prasejarah sampai sekarang. Jadi bukan cuma makanannya yang dilihat, tapi juga cerita di baliknya.

Di tengah tren makanan viral yang datang dan pergi, pameran ini kayak ngingetin: sebelum sibuk cari yang baru, mungkin kita belum benar-benar kenal apa yang sudah kita punya. (tebe)

You Might Also Like

Turunkan 40 Atlet, Kudus Bidik Juara Umum Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya

Bejat! Marbot di Cilacap Diduga Cabuli 24 Anak Selama 11 Tahun

Catat Ini, Keracunan MBG Terjadi di 70 Lokasi dan Seret Korban  5.914

Ansor Semarang Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

TAGGED:abhirama ranggawarsitamuseum ranggawarsitapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BERTEKUK LUTUT - Kiai Ashari, yang telah memperkosa 50 santriwati, dipaksa bertekuk lutut setelah ditangkap polisi di Wonogiri, Kamis (7/5/2026). (ist) BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir
Next Article Sampai Kapan Terpaksa Menjadi “People Pleaser”?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul)

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberi sambutan saat penutupan penutupan MTQ Nasional ke-31, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

PDIP Targetkan Lima Kursi di Kecamatan Pedurungan

Agustus 10, 2026
Ilustrasi BMKG.
Info

BMKG: Cuaca Jateng Aman, Kasih Lampu Hijau Masuk Jateng

Maret 19, 2026
Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae)
Hukum

Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

Februari 10, 2026
Olahraga

Atlet Porwanas Jateng Borong Gelar di Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2025

Oktober 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Abhirama Ranggawarsita 2026: Saat Pangan Bercerita Lewat Linimasa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?