Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mencuat! Dosen UIN Walisongo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Geram
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Mencuat! Dosen UIN Walisongo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Geram

R. Izra
Last updated: Mei 7, 2026 7:33 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kabar dugaan kekerasan seksual kembali mengguncang dunia kampus. Kali ini, isu tersebut mencuat di lingkungan UIN Walisongo Semarang setelah beredarnya unggahan di media sosial yang menampilkan pesan bernada tidak pantas, diduga dilakukan oleh seorang dosen terhadap mahasiswi.

Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa ucapan yang membuat salah satu pihak merasa tidak nyaman sudah termasuk dalam kategori pelecehan verbal.

Narasi itu juga mengajak publik untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman, khususnya bagi mahasiswi.

Bacaaja: Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual
Bacaaja: Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

Kasus ini langsung memicu reaksi dari kalangan mahasiswa. Alif Balya Musthofa, mahasiswa semester akhir, menilai kampus harus mengambil langkah tegas tanpa kompromi terhadap pelaku.

“Solusi dari kasus kekerasan seksual di dunia kampus adalah mengeluarkan pelaku tanpa toleransi. Ketika kampus melindungi, berarti ikut andil dalam kekerasan tersebut,” tegasnya. Rabu (06/05/2026).

Hal senada juga disampaikan oleh Yaqud Nur Yahya. Ia menilai, dugaan kasus ini tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga mencoreng citra institusi.

“Kasus ini merusak citra kampus dan tidak sejalan dengan visi misi sebagai kampus Islam,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kampus melalui Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) menyampaikan bahwa penanganan kasus masih dalam tahap pembahasan internal.

Nur Hasyim selaku Ketua Satgas mengungkapkan bahwa pihaknya bersama PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) baru saja menggelar rapat untuk menyusun langkah respons.

“Untuk sementara saya belum bisa wawancara, karena PSGA dan Satgas baru selesai rapat dan sedang menyusun langkah merespons kasus ini,” ungkapnya.

Ia juga menyarankan agar komunikasi lebih lanjut dapat dilakukan melalui pihak PSGA, sembari menunggu sikap resmi dari kampus.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa lingkungan pendidikan, termasuk perguruan tinggi, harus benar-benar menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika. Publik kini menanti langkah nyata dan transparan dari pihak kampus dalam menangani dugaan kasus tersebut. (dul)

You Might Also Like

Catat! Ini Syarat Pekerja yang Terima BSU 2026, Gaji Maksimal Rp 3,5 Juta

Dua Anak Kotim Terpapar Paham Ekstrem dari Game Online, Terkait Bom SMA Jakarta?

Free Kick Rizky Pora Jadi Mimpi Buruk

PSIS Beres-beres: Empat Pemain Resmi Pamitan

Sumur Ilegal di Blora Meledak, Tiga Nyawa Melayang, Baru Ingat Aturan?

TAGGED:dosenheadlinekekerasan seksualpelecehanpelecehan seksualuin walisongo semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lama di Jalan, Orderan Melayang
Next Article KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan. Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
Hukum

Sikat Uang Mertua Rp2,25 Miliar, Menantu Dipenjara 3 Tahun

Agustus 27, 2026
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang

Februari 10, 2026
Daerah

Pesantren Nggak Jalan Sendiri Lagi, Pemkot Semarang Ikut Turun Tangan

Desember 30, 2025
Info

Nawal Yasin: Anak Hebat Tak Cuma Pintar, Tapi Juga Harus Berakhlak

Juni 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mencuat! Dosen UIN Walisongo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Geram
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?