Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Satpol PP Masuk Sekolah: “Keren Itu Nggak Ngerokok”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Satpol PP Masuk Sekolah: “Keren Itu Nggak Ngerokok”

Sekolah biasanya identik sama pelajaran di kelas. Tapi kali ini beda, yang datang bukan guru biasa, melainkan Satpol PP. Bukan buat razia, tapi ngajak ngobrol soal hidup sehat dan masa depan yang lebih cerah.

T. Budianto
Last updated: Mei 6, 2026 12:40 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SATPOL GOES TO SCHOOL: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menghadiri kegiatan “Satpol PP Goes to School” di SMP Negeri 11 Semarang, Selasa (5/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang makin serius ngebentuk generasi muda yang nggak cuma pintar, tapi juga sehat dan berkarakter. Lewat program “Satpol PP Goes to School”, edukasi soal hidup tanpa rokok mulai digencarkan langsung ke sekolah-sekolah.

Kegiatan ini digelar di SMP Negeri 11 Semarang, Selasa (5/5/2026) dan dihadiri langsung Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin. Suasananya santai tapi tetap kena, lebih kayak ngobrol bareng daripada sekadar sosialisasi formal.

Baca juga: Pemkot Tambah Sekolah Swasta Gratis

Di depan para siswa, Iswar menegaskan kalau Pemkot hadir bukan buat nakut-nakutin, tapi jadi “pamong” alias pembimbing. Tujuannya jelas: bikin anak-anak Semarang siap menghadapi masa depan dengan kondisi fisik dan mental yang prima.

“Saya lihat kalian punya komitmen jadi generasi berkarakter. Tema kita hari ini bebas rokok, karena kita ingin kalian sehat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa,” ujar Iswar.

Nggak cuma itu, siswa juga diajak berani beda, nggak ikut-ikutan kebiasaan merokok yang masih sering dianggap “keren”. Justru, menurut Iswar, yang keren itu yang punya visi dan fokus ke cita-cita.

Beri Semangat

“Siapa yang mau bawa Indonesia jadi negara maju 2045? Kalau kalian semangat hari ini, besok kalian bisa sukses. Siapa tahu, ada yang jadi menteri di sini,” katanya, menyemangati.

Program ini juga jadi bagian dari penerapan Perda Kota Semarang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Artinya, sekolah wajib jadi zona bebas asap rokok, bukan cuma aturan di kertas, tapi juga budaya yang harus dibangun bareng.

Baca juga: Soal Enam Hari Sekolah, Pemkot Nggak Mau Grusa-Grusu

Acara berlangsung interaktif, dengan dukungan dari Satpol PP Kota Semarang dan jajaran Forkopimcam Gajahmungkur. Kolaborasi ini diharapkan bisa memperkuat upaya membangun sumber daya manusia yang lebih siap dan berkualitas. Ke depan, Pemkot Semarang berencana memperluas program ini ke lebih banyak sekolah, biar pesan hidup sehat ini nggak berhenti di satu titik aja.

Di tengah tren yang kadang bikin “ikut-ikutan” terasa lebih gampang daripada “punya pendirian”, mungkin emang sudah waktunya definisi keren di-reset, karena masa depan nggak butuh asap, tapi butuh arah. (tebe)

You Might Also Like

Cara SDN Tandang 03 Semarang Rayakan Hari Anak Bikin Siswa Lupa Gadget

Waras Ekonomi, Upaya Pemkot Perkuat Sektor UMKM

Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok

BOP RT Rp25 Juta Cair Akhir Juni

Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar

TAGGED:disdik semarangpemkot semarangsatpol ppwakil wali kota
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Belasan Jiwa Terdampak Longsor Kalialang
Next Article KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan. Pengacara Tolak Suap Rp400 Juta, Pilih Kawal Terus Kasus Kiai Pati Cabuli 50 Santriwati

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rektor SCU Soroti Dana MBG: Jangan Sampai Besar Anggaran, Kecil Dampaknya

JALANI SIDANG--Dua terdakwa kasus pencucian uang, Gus Yazid dan Andhi Nur Huda menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)

Dituntut 6 Tahun Penjara, Gus Yazid Minta Dibebaskan dari Kasus Pencucian Uang Libatkan Letjen Widi

BERBINCANG SANTAI - Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo berbincang santai bersama BacaAja di depan kandang ayam miliknya. (dul)

Cara Unik Politikus PDIP Semarang Rawat Konstituen, Pelihara Ratusan Ekor Ayam

DEPORTASI WNA--WNA China pelaku love scamming yang sempat diamankan Imigrasi Semarang, akhirnya dideportasi ke negaranya. (ist)

Empat WN China Sindikat Love Scamming Dideportasi

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

SPPG Karangturi Langgar 16 SOP, Dinkes Ungkap Penyebab Keracunan 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

November 11, 2025
Info

Bukan Cuma Bangun Jalan, TMMD Bikin Mangunsari Ikut Glow Up

Maret 13, 2026
Fokus

Bajir Lumpur Terjang Purwoyoso Ngaliyan

Mei 17, 2026
Fokus

Kenapa Siswa Baru SDN Purwoyoso 1 Cuma Tiga? Ini Analisis Kepsek

Juli 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Satpol PP Masuk Sekolah: “Keren Itu Nggak Ngerokok”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?