Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Disebut “Rumah Besar”, Agustina Janji Nggak Ada yang “Ditinggal” di Usia 479
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Disebut “Rumah Besar”, Agustina Janji Nggak Ada yang “Ditinggal” di Usia 479

Ultah ke-479 bukan cuma soal seremoni dan tiup lilin versi kota. Di momen ini, Semarang lagi “ngomong serius” soal arah masa depan, mau jadi kota yang bukan cuma maju, tapi juga inklusif. Intinya: semua diajak ikut tumbuh, nggak ada yang ditinggal.

T. Budianto
Last updated: Mei 3, 2026 7:43 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PIDATO HUT: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan pidato saat upacara Hari Jadi ke-479 Kota Semarang di Balai Kota, Sabtu (2/5/2026) pagi. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan komitmennya buat terus menghadirkan pembangunan yang terasa langsung ke warga. Pesan itu disampaikan saat upacara Hari Jadi ke-479 Kota Semarang di Balai Kota, Sabtu (2/5/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat tapi tetap hangat, dihadiri berbagai unsur, mulai dari ASN, akademisi, aparat, sampai tokoh masyarakat. Momen ini jadi simbol kalau pembangunan kota bukan kerja satu pihak, tapi hasil kolaborasi banyak tangan.

Dalam pidatonya, Agustina menyebut Semarang sebagai “rumah besar” yang dibangun dari gotong royong lintas generasi dan latar belakang. “Semarang adalah rumah besar. Tempat semua cerita dan semua orang punya ruang,” tegasnya.

Baca aja: Kado HUT Semarang, PBB Diskon 10 Persen

Dengan tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”, Pemkot terus ngegas pembangunan yang inklusif lewat lima pilar utama: bersih, sehat, cerdas, makmur, dan tangguh.

Nggak cuma wacana, beberapa capaian juga dipamerin. Mulai dari 1.449 bank sampah dengan nilai ekonomi hampir Rp2 miliar, jaminan kesehatan yang sudah tembus 100 persen, angka stunting turun ke 4,99 persen, sampai nol persen putus sekolah. Ekonomi kota juga tumbuh 6,42 persen, angka yang cukup bikin optimistis.

Bonus Ultah

Sebagai “bonus ulang tahun”, Pemkot juga ngeluncurin 14 program yang disebut “Kado Hebat”. Isinya macam-macam, dari sektor pajak, transportasi, sampai layanan buat kelompok disabilitas. “Masyarakat harus merasakan langsung manfaatnya,” kata Agustina.

Rangkaian acara juga diisi peluncuran logo HUT, filateli, penghargaan kota toleran, hingga pertunjukan budaya yang makin ngasih warna di momen spesial ini.

Baca aja: HUT ke-579 Semarang, Pemkot Diminta Serius Urus RTH Biar Nggak Langganan Banjir

Di akhir pidatonya, Agustina ngajak semua elemen masyarakat buat terus jaga kebersamaan. “Rumah ini milik kita bersama, jadi harus kita rawat bareng-bareng,” ujarnya.

Semarang boleh disebut rumah besar, tapi seperti rumah pada umumnya, tantangannya bukan cuma membangun, tapi memastikan semua penghuninya benar-benar nyaman. Karena rumah yang terlihat megah dari luar, belum tentu semua ruang di dalamnya sudah terasa hangat. (tebe)

You Might Also Like

Bella Ajukan PK, Berharap Bebas dari Jerat Hukum dan Kembali Berkumpul dengan Bayinya

Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?

Menikmati Sejuknya Plunyon, Wisata Alam di Lereng Merapi

Indonesia Kuasai Nomor Speed, Raih 2 Emas di Piala Dunia Panjat Tebing Krakow

Anak Jateng Didorong Naik Level di Jepang

TAGGED:agustina wilujenghari jadi semarangheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BRT Semarang Mulai Ganti Napas, 41 Bus Baru Sudah Jalan
Next Article Terbang di Atas Air Terjun, Taj Yasin Jajal Paralayang Curug Sewu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist)

4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid Tersangka OTT KPK di Bogor, Siapa Saja dan Apa Peran Mereka?

KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

SENGKETA - Sengketa Taman Sriwedari memanas setelah rencana pendirian Sekber ahli waris mendapat penolakan.

Foksri Bantah Rintangi Pendirian Sekber Ahli Waris Sriwedari: Panggung Seni Bukan untuk Menghalangi

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

Empat Aturan Masuk “Bengkel” DPRD Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Nyaris Batal Berangkat, Tim POTBI Jateng Pulang Bawa Gelar Juara

Agustus 5, 2026
Ekonomi

Jateng Tawarkan 15 Proyek Strategis di CJIBF 2025, Dorong Investasi Hijau dan Hilirisasi

Juli 29, 2025
Info

Luthfi Buka Suara Kasus 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG

Agustus 4, 2026
Hukum

Dua Raperda Boyolali Masuk Meja Kemenkum

Agustus 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Disebut “Rumah Besar”, Agustina Janji Nggak Ada yang “Ditinggal” di Usia 479
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?