Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Portal BSB Ambruk, Solusi Setengah Matang? Pengendara: Niatnya Aman, Malah Bikin Rawan!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Portal BSB Ambruk, Solusi Setengah Matang? Pengendara: Niatnya Aman, Malah Bikin Rawan!

R. Izra
Last updated: Mei 1, 2026 7:08 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.
Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Portal pembatas tinggi kendaraan di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) yang sempat jadi “andalan” buat nahan truk besar, kini justru jadi bahan omongan.

Setelah sempat ambruk, banyak pengguna jalan mulai mempertanyakan: ini solusi beneran atau malah nambah masalah?

Awalnya, portal ini dipasang buat membatasi kendaraan bertonase besar, terutama truk, biar nggak melintas di jam-jam padat.

Bacaaja: Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib
Bacaaja: Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur

Kebijakan ini juga didasari data kepolisian dan dinas perhubungan yang menyebut kecelakaan di kawasan tersebut sering melibatkan kendaraan berat. Tapi di lapangan, ceritanya nggak sesimpel itu.

Letaknya yang ada di dekat tikungan, khususnya akses menuju kampus, bikin sopir truk sering kaget. Nggak sedikit yang baru sadar tinggi muatannya nggak masuk pas sudah mepet portal. Akhirnya? Rem mendadak, lalu lintas di belakang langsung mengular.

“Kalau memang portal itu jadi solusi, harusnya pelaksanaannya juga maksimal. Minimal ada petugas yang berjaga, jadi kalau ada kendaraan kesulitan bisa langsung dibantu, bukan malah bikin macet,” kata Mirzanur, mahasiswa yang sering melintas di jalur tersebut, Kamis (30/4/2026).

Masalahnya, pengawasan di lokasi juga masih minim. Tanpa petugas, pengemudi harus ambil keputusan sendiri di situasi yang serba terbatas, termasuk saat harus putar balik di jalan yang nggak terlalu lebar.

Hal serupa juga disorot Qotrunnada, pengguna jalan lainnya. Menurutnya, posisi portal kurang strategis dan berpotensi membahayakan.

“Menurut saya penempatannya kurang pas, apalagi dekat tikungan. Pengendara yang belum familiar bisa kaget, itu bahaya,” ujarnya.

Ia bahkan menilai portal belum tentu jadi solusi paling efektif.

“Kalau bisa sih, jalur truk dipisah aja. Jadi nggak campur sama kendaraan kecil di jalan yang sama,” tambahnya.

Ambruknya portal ini jadi semacam wake up call kalau solusi infrastruktur nggak cukup cuma dibangun. Harus dipikirin matang dari awal, mulai dari lokasi, pengawasan, sampai skema lalu lintasnya.

Kalau nggak segera dievaluasi, bukan nggak mungkin niat bikin jalan lebih aman justru berbalik jadi sumber masalah baru di kawasan BSB. (dul)

You Might Also Like

HUT Nggak Cuma Tiup Lilin, Semarang Kasih 17 “Kado Nyata”

Tujuh Tokoh Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Mangkunegaran Run 2026 Bikin Peserta Nggak Fokus Finish

Susu Diduga Bermasalah, Kasus MBG Blora Diusut

Puan Main ke Kampoeng Djadhoel: Belanja, Nyicip Lunpia, sampai Dapet Syal Batik Merah

TAGGED:ngaliyanportal bsbportal bsb ambrukportal jalansilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi mobil penumpang tertemper kereta. (wahyu/grafis) KA Argo Bromo Anggrek Temper Mobil Rombongan Pengantar Jemaah Haji, 4 Orang Tewas
Next Article Buruh dan mahasiswa menggelar aksi May Day di Semarang, Jumat (1/5/2026). (bae) Tuntut Upah Layak, KASBI Jateng: Buruh Lajang Minimal Rp9 Juta Per Bulan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar

Mei 13, 2026
Info

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

November 19, 2025
SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)
Hukum

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

Juli 27, 2026
Ekonomi

BBM Naik, OJK Mulai Pasang Alarm

Juni 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Portal BSB Ambruk, Solusi Setengah Matang? Pengendara: Niatnya Aman, Malah Bikin Rawan!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?