Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tabrakan Kereta Banyak Makan Korban Jiwa, DPR Sorot Gagalnya Sistem Keselamatan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tabrakan Kereta Banyak Makan Korban Jiwa, DPR Sorot Gagalnya Sistem Keselamatan

R. Izra
Last updated: April 29, 2026 12:47 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur nggak cuma soal kecelakaan biasa. DPR mulai buka suara, dan sorotannya langsung ke satu hal krusial: teknologi keselamatan yang dinilai belum optimal.

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menyampaikan duka atas jatuhnya korban jiwa dan puluhan penumpang yang luka. Tapi di balik itu, ia menegaskan ada “alarm besar” yang harus diperhatikan.

Menurutnya, dalam sistem perkeretaapian modern, tabrakan kayak gini harusnya bisa dicegah, bahkan kalau ada human error sekalipun.

Bacaaja: Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, Lagi-lagi Dipicu Kendaraan Mogok di Tengah Rel
Bacaaja: Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi: Libatkan 3 KA, Berawal dari Taksi Mogok

“Teknologi seperti automatic signaling, train protection system, sampai fail-safe mechanism itu seharusnya bisa jadi lapisan pengaman,” ujar Firnando, Selasa (28/4/2026).

Masalahnya, di kasus ini, sistem dinilai gagal membaca situasi, khususnya saat ada kereta yang berhenti di jalur yang sama. Harusnya, sistem bisa langsung ngeh dan mencegah kereta lain mendekat terlalu jauh. Tapi yang terjadi? Tabrakan tetap terjadi.

Firnando pun menilai ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa, tapi ada celah serius di integrasi sistem dan pengawasan operasional.

Ia bahkan blak-blakan menyinggung tanggung jawab di level atas.

“Ada pertanyaan soal efektivitas pengawasan dan kesiapan sistem. Ini tanggung jawab manajemen puncak,” tegasnya, sambil mendesak Dirut KAI untuk mundur.

Nggak berhenti di situ, DPR juga mendorong dilakukan audit total terhadap sistem keselamatan kereta. Mulai dari sinyal, komunikasi antar stasiun, sampai prosedur darurat, semuanya diminta dibongkar dan dievaluasi.

Selain itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga diminta transparan dalam mengungkap hasil investigasi, biar publik tahu apa sebenarnya akar masalahnya.

Dengan jumlah penumpang yang terus naik dan frekuensi perjalanan makin padat, Firnando menilai sistem keselamatan berbasis teknologi canggih itu bukan lagi opsi, tapi keharusan.

“Keselamatan publik itu nomor satu. Nggak boleh ada kompromi,” pungkasnya.

Kasus ini jadi pengingat keras: di era serba digital, sistem harus bisa jadi penyelamat terakhir, bukan justru ikut gagal saat dibutuhkan. (*)

You Might Also Like

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Rowo Jombor Disiapkan Jadi Destinasi Ekowisata Tahunan, Gibran Tebar 50 Ribu Benih Ikan

Jemaat GBT Leyangan Adukan Dugaan Penghalangan Pendirian Gereja ke Komnas HAM

Persibangga Bidik Liga 2: Wabup Purbalingga Optimis dengan Kepengurusan Baru

Kakek Prabowo Disandingkan dengan Ulama Besar KH Sholeh Darat, Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

TAGGED:DPR RIfirnando ganindutoheadlinekecelakaan keretasistem keselamatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus
Next Article KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu) Terus Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi 16 Orang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026). (dul)

Porprov Jateng 2026 Telan Dua Korban Jiwa Atlet, Gus Yasin Angkat Bicara

GELEDAH BEA CUKAI: Tim KPK menenteng berkas dan koper usai mennggeledah Kantor Bea Cukai Semarang, Jumat (30/10/2026). (bae)

KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang, Ada Apa?

DISKUSI ENERGI - Forum diskusi "Problem Tata Kelola RUED Jawa Tengah dalam Mendorong Transisi Energi Berkeadilan" di Hotel Ciputra, Kota Semarang, Kamis (29/10/2026). (dul)

Jateng Siapkan Regulasi untuk Percepatan Energi Baru Terbarukan

RAKORNAS PPP - Rakornas III PPP tahun 2026 digelar secara daring pada Selasa (27/10/2026). Rakornas memutuskan mencopot Agus Suparmanto dari jabatan Waketum dan Taj Yasin dari kursi Sekjen.

Rakornas PPP Copot Agus Suparmanto-Gus Yasin, Eks-Ketua DPP: Itu Cuma Forum Lucu-lucuan

Pemkab Wonosobo Gencar Gempur Rokok Ilegal: Pedagang Jangan Hanya Kejar Untung Besar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Viral Ayah Tewas Gara-Gara Ayam, Legislator Semarang: “Butuh Ayam? Ambil Saja di Rumah Saya”

Juli 28, 2026
Olahraga

Semarang Open 2026 Jadi Arena Latihan Mental

Juli 4, 2026
TERPUKUL PELEMAHAN RUPIAH - Pelaku UMKM atau pedagang kecil, sedang mengantarkan dagangan kepada pemesan, Senin (9/6/2026). Pelemahan rupiah memukul mereka, tapi memilih menahan harga agar dagangan tak semakin sepi. (dul)
Fokus

Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

Juni 9, 2026
KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Info

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

Oktober 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tabrakan Kereta Banyak Makan Korban Jiwa, DPR Sorot Gagalnya Sistem Keselamatan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?