Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Haji 40 Hari, Bukan Trip Weekend: Pesan Taj Yasin Buat Jemaah Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Haji 40 Hari, Bukan Trip Weekend: Pesan Taj Yasin Buat Jemaah Jateng

Malam di Embarkasi Solo (Donohudan), Selasa (21/4/2026) nggak cuma soal koper dan paspor. Ada haru, doa, dan sedikit deg-degan jelang berangkat ke Tanah Suci.

T. Budianto
Last updated: April 22, 2026 5:30 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAPA JEMAAH: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menyapa salah satu calon jemaah haji kloter SOC 1 asal Kabupaten Tegal di Asrama Haji Donohudan, Srakarta, Selasa (21/4/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI- Kloter pertama haji 2026 dari Jawa Tengah resmi dilepas, dan vibe-nya? Campur aduk antara bahagia, lega, sama harapan pulang jadi versi diri yang lebih “upgrade”.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen turun langsung melepas kloter SOC 1 asal Kabupaten Tegal malam itu. Rombongan ini dijadwalkan take off dari Bandara Adi Soemarmo pukul 01.05 WIB, Rabu dini hari, pakai pesawat Garuda Indonesia menuju Madinah.

Tahun ini, Jateng kebagian kuota 34.122 jemaah. Rinciannya, 32.138 jemaah reguler, 1.706 prioritas lansia, ditambah 191 petugas haji daerah dan 87 pembimbing KBIH. Nggak sedikit, dan jelas bukan perjalanan kecil-kecilan.

Baca juga: Jadwal Haji 2026 Disusun Ini Keberangkatannya, Fokus Utama Keamanan Jamaah

Pemberangkatan dibagi lewat dua pintu: Embarkasi Solo dan Yogyakarta. Mayoritas, yakni 81 kloter atau 28.772 jemaah, berangkat dari Solo. Sisanya, 15 kloter dari wilayah Kedu terbang lewat Yogyakarta International Airport.

Di momentum pelepasan, Taj Yasin nggak banyak basa-basi. Pesannya simpel tapi kena: jaga kesehatan, tetap kompak, dan jangan lupa bawa nama baik daerah.

“Yang paling penting itu ikuti arahan pembimbing. Jangan sampai kendor di tengah jalan,” katanya. Ia juga ngingetin kalau ibadah haji itu bukan sprint, tapi marathon sekitar 40 hari.

Jadi stamina harus dijaga dari awal. “Jaga kesehatan, jaga kekompakan,” tegasnya lagi. Soal sikap, ia juga wanti-wanti. Jemaah Jateng diminta tetap jadi representasi Indonesia yang dikenal santun dan tertib.

Cek Kesehatan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Kusminar memastikan semua jemaah sudah lewat proses cek kesehatan ketat alias istitha’ah. Hasilnya, kloter pertama aman.

Meski di kloter berikutnya ada beberapa jemaah yang harus dirujuk atau diobservasi, tapi belum tentu batal berangkat. “Penentuan layak terbang tetap lewat asesmen medis. Kita siaga 24 jam,” jelasnya.

Cerita haru datang dari Maliyah (75), jemaah asal Margasari, Tegal. Setelah nunggu 14 tahun, ia akhirnya berangkat, meski harus pakai kursi roda. Bahkan sempat opname beberapa hari sebelum keberangkatan. “Tapi alhamdulillah sekarang sudah sehat. Dulu daftar sama suami, sekarang berangkat sama menantu,” katanya pelan.

Baca juga: Logistik Haji 2026 Ketahan Konflik, Beras Terancam Gagal Kirim

Di sisi lain, pembimbing ibadah Ahmad Risyanto menilai layanan haji tahun ini makin rapi. Mulai dari logistik, administrasi, sampai alur keberangkatan dinilai lebih jelas.

Embarkasi Solo juga kembali pakai layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo, biar proses imigrasi lebih cepat dan jemaah nggak terlalu capek. Plus, kartu Nusuk sudah dibagikan sejak di embarkasi, jadi setibanya di Tanah Suci nggak perlu ribet lagi.

Acara pelepasan ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, mulai dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid hingga jajaran Kementerian Agama.

Di tengah semua persiapan super serius ini, satu hal yang tetap relevan: haji memang ibadah fisik dan mental, tapi kadang yang paling berat justru… nahan diri buat nggak capek duluan sebelum sampai tujuan. (tebe)

You Might Also Like

HUT ke-80, Puan Ingatkan TNI: Setia Sama Rakyat, Melek Teknologi

Antara Takdir, Kopi, dan Cara Rizal Galih Tuntaskan S2 UGM dengan IPK Sempurna

Rokok dan Minol Ilegal Senilai Rp11 Miliar Dimusnahkan

Rahasia di Balik Mandi Wajib, Bukan Cuma Soal Suci, Tapi Begini

WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan

TAGGED:headalinejemaah haji jatengwagub jatengm pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article [11.26, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Hoke2 [14.31, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi BACAAJA, SEMARANG - Praktik penyelundupan kendaraan bodong lintas negara kebongkar. Polda Jateng mengungkap sindikat yang sudah beroperasi sejak lama. Jumlahnya nggak sedikit. Ada 1.727 kendaraan yang diduga sudah dikirim ke Timor Leste sejak awal 2025. Kasus ini mulai terendus sejak Januari 2026. Polisi dapat info soal pengiriman kendaraan tanpa dokumen lengkap. Dirreskrimsus Kombes Pol Djoko Julianto bilang, kecurigaan muncul dari kontainer berisi kendaraan yang cuma dilengkapi STNK. Bahkan ada yang tanpa surat jelas. Petugas lalu bergerak cepat. Satu kontainer diamankan di Exit Tol Krapyak, isinya 17 motor dan 2 mobil. Selang beberapa waktu, satu kontainer lagi disikat di Exit Tol Banyumanik. Muatannya serupa, kendaraan tanpa dokumen sah. Penyelidikan terus dikembangkan. Polisi kemudian menuju gudang di wilayah Wonosari, Klaten. Di sana ditemukan lagi belasan motor dan dua truk. Semuanya sudah siap dikirim ke luar negeri. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka. AT (49) warga Klaten dan SS (52) warga Jakarta Selatan. AT berperan sebagai pemodal sekaligus penghubung ke pembeli di Timor Leste. Dia juga yang menyediakan kendaraan dari berbagai sumber. Sementara SS jadi perantara. Tugasnya mencarikan jasa ekspedisi untuk pengiriman. Modusnya cukup rapi. Kendaraan dikumpulkan lalu dibuatkan dokumen ekspor fiktif. Setelah itu, kendaraan dikirim lewat kontainer melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Barang bukti yang diamankan cukup banyak. Mulai dari puluhan motor, mobil, truk, hingga dokumen dan ponsel. “Total kendaraan yang berhasil diamankan sebanyak 52 unit, terdiri dari 46 sepeda motor, 4 mobil, dan 2 truk,” kata Djoko. Selama beroperasi, sindikat ini sudah mengirim sekitar 52 kontainer. Total kendaraan yang diselundupkan mencapai 1.727 unit. Nilai transaksi diperkirakan lebih dari Rp50 miliar. Keuntungan pelaku ditaksir lebih dari Rp10 miliar. “Kasus ini masih kami kembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tegasnya. Polisi juga membuka kesempatan bagi warga yang merasa kehilangan kendaraan. Silakan datang ke Polda Jateng dengan membawa bukti kepemilikan. “Kalau identitasnya cocok, kendaraan akan diserahkan langsung tanpa biaya,” ujarnya. *bae [14.32, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Polisi menunjukkan barang bukti kendaraan bodong yang hendak diselundupkan, Rabu (22/4/2026). (ist) Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi
Next Article “Gorilla” Masuk Kampung: Dijual Sejuta, Untung Setengahnya, Ujungnya Masuk Bui

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketahuan Curang UTBK, Alat Tersembunyi Bikin Geger Kampus Semarang

Gelombang Haji Jateng Mulai Bergerak, Kloter Berangkat Tanpa Transit

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

KDMP Beromzet Sebulan Rp60 Juta, Ketuanya Gak Cuan Sama Sekali!! Apes Bos

Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol).

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang sekaligus Bunda Literasi Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengobarkan semangat membaca kepada anak-anak sejak usia dini.
Daerah

Roadshow Bunda Literasi Semarang, Agustina: Kobarkan Semangat Gemar Membaca kepada Anak-anak

Agustus 29, 2025
Info

Profil Sri Susuhunan Paku Buwono XIII: Penjaga Tradisi di Tengah Zaman

November 2, 2025
Pendidikan

Sekolah Rakyat, Cara Jateng Lawan Kemiskinan

Oktober 29, 2025
Ekonomi

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Haji 40 Hari, Bukan Trip Weekend: Pesan Taj Yasin Buat Jemaah Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?