Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemkot Siapkan Huntara di Rowosari, Warga Jangli Keberatan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemkot Siapkan Huntara di Rowosari, Warga Jangli Keberatan

Rumah boleh pindah, tapi hidup nggak sesimpel itu. Di tengah rencana relokasi korban tanah gerak Jangli, satu hal jadi ganjalan: jarak ke tempat kerja. Huntara sudah disiapkan, tapi warga masih mikir dua kali.

T. Budianto
Last updated: April 21, 2026 7:45 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DIALOG WARGA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mendampingi Wapres, Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan warga Jangli yang terdampak bencana tanah gerak, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot  Semarang mulai menyiapkan hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak tanah gerak di kawasan Jangli, Tembalang. Lokasi yang disiapkan berada di Rowosari.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memastikan, lahan tersebut memang dipersiapkan khusus untuk kebutuhan huntara. “Untuk huntara,” ujarnya singkat saat ditemui di Balai Kota Semarang, Selasa (21/4/2026).

Namun di lapangan, ceritanya nggak sesederhana itu. Banyak warga ternyata masih ingin bertahan di Jangli. Alasannya bukan soal nyaman atau tidak, tapi lebih ke urusan perut.

Baca juga: Warga Jangli Nunggu Kepastian Relokasi

Menurut Agustina, mayoritas warga menggantungkan ekonomi di sekitar Jangli. Kalau harus pindah ke Rowosari, jarak kerja jadi lebih jauh dan biaya hidup otomatis ikut naik. “Kalau mereka tinggal di Rowosari, tempat kerjanya jadi jauh. Pengeluaran mereka juga bakal lebih tinggi,” jelasnya.

Meski begitu, Pemkot nggak mau ambil keputusan sepihak. Agustina bilang, pihaknya masih membuka ruang diskusi dengan warga agar solusi yang diambil benar-benar realistis.

Jadi Solusi

“Kalau masyarakatnya berkeberatan, ya kita diskusikan lagi. Tapi harapannya ini bisa jadi solusi,” tambahnya. Saat ini, Pemkot juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah dan kementerian terkait untuk mencari jalan terbaik bagi warga terdampak.

Di sisi lain, kondisi warga Jangli masih jauh dari kata ideal. Ketua RT setempat, Joko Sukaryono, menyebut warga masih bertahan di tenda sambil menunggu kejelasan hunian tetap (huntap). “Kurang lebih 1-2 bulan lagi kita masih di tenda sambil nunggu proses huntap,” katanya.

Baca juga: Tanah Bergerak, Relokasi Warga Jangli Disiapkan

Total ada 63 jiwa dari 23 kepala keluarga yang terdampak, termasuk bayi dan ibu hamil. Namun hingga kini, detail soal bentuk huntap maupun skemanya masih belum jelas bagi warga. Bahkan, sempat muncul inisiatif warga untuk kembali ke rumah masing-masing. Tapi langkah itu urung dilakukan setelah ada peringatan karena risiko bencana susulan.

Di atas kertas, solusi sudah ada: lahan disiapkan, rencana berjalan. Tapi di bawah, realitanya beda cerita. Karena buat warga, pindah tempat tinggal itu bukan cuma soal lokasi, tapi soal bagaimana tetap bisa hidup setelahnya. Kadang, yang jauh bukan cuma jaraknya, tapi juga jawabannya. (tebe)

You Might Also Like

Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu

Imigrasi Sisir Proyek dan Pabrik di Demak, Soroti Aktivitas WNA

Gubernur Jateng Ajukan Rp73 Triliun, Fokus Tangani Rob dan Banjir

Aksi Begal Payudara Dikejar Korban, Video Jalanan Pati Viral

Anak Lebih dari Tiga? Tenang, Tetap Bisa Masuk BPJS Kesehatan

TAGGED:agustina wilujenghuntarapemkot semarangpemprov jatengtanah gerak jangi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gas Berangkat Haji Duluan, Fast Track Bikin Mendarat Santai
Next Article Papua Memanas Lagi, Korban Sipil Jatuh, Versi Berbeda Muncul

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Agustus 28, 2025
Info

Super Flu Lagi Viral, Imun Kita Nggak Sepolos Itu

Januari 14, 2026
DIPECAT - Presiden Prabowo Subianto memecat Dadan Hindayana dari Kepala BGN. (ist)
Info

BREAKING NEWS: Prabowo ‘Pecat’ Kepala BGN Dadan, 2 Purnwirawan Jenderal Ikut Dicopot

Juni 2, 2026
Info

Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi

Januari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Siapkan Huntara di Rowosari, Warga Jangli Keberatan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?