Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin

R. Izra
Last updated: April 18, 2026 8:55 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Internal Partai Persatuan Pembangunan lagi nggak adem. Ketua dan sekretaris DPW se-Indonesia kompak mendesak Ketua Umum Muhamad Mardiono buat ngevaluasi bahkan mengganti Sekjen Taj Yasin.

Desakan ini muncul di Rapat Koordinasi Nasional I PPP. Harusnya sih forum konsolidasi, tapi yang terjadi malah jadi ajang curhat nasional soal kinerja Sekjen.

Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, blak-blakan banget. Ia menilai ada pihak di DPP yang justru jadi penghambat organisasi.

Bacaaja: Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial
Bacaaja: Dorong Inklusi, Nawal Yasin Minta Program Difabel Masuk ke Kecamatan Berdaya

Menurut dia, sejak SK Kemenkum keluar, komunikasi soal kepentingan partai justru minim.

“Yang dibahas malah kepentingan pribadi, sudah sekitar enam bulan,” katanya.

Nggak cuma itu, Saiful juga menilai peran Sekjen malah melenceng dari tugasnya. Harusnya jadi motor organisasi, tapi yang ada malah dianggap bikin macet. Bahkan, disebut sudah masuk kategori pembangkangan.

“Ini harus segera ditindak, termasuk diganti,” tegasnya.

Bukan cuma DKI, daerah lain juga satu suara. Sekretaris DPW PPP Sumbar, Mulyadi, bilang masalah ini harus cepat dibereskan biar nggak ganggu kerja partai.

“Kami tetap dukung DPP, tapi Sekjen harus dievaluasi,” ujarnya.

Sementara dari Kalbar, Eka Candra, ngingetin kalau waktu makin mepet jelang agenda politik, di mana seharunya partai semakin solid. Bukan disibukkan diri dengan drama-drama internal.

“Kita nggak bisa nunggu lama, konsolidasi harus jalan,” katanya.

Gus Yasin diminta legowo

Agus Sparmanto dan Taj Yasin bersalaman komando usai gelaran tasyakuran Muktamar PPP X di Ancol Jakarta, Minggu (28/9/2025). Agus Suparmanto dan berkoalisi dengan Taj Yasin ini, juga mengklaim bahwa kubu mereka lah yang memenangkan Muktamar PPP X secara aklamasi. Kalim serupa yang lebih dulu dilakukan kubu Mardiono. Foto: dok.
Agus Sparmanto dan Taj Yasin bersalaman komando usai gelaran tasyakuran Muktamar PPP X di Ancol Jakarta, Minggu (28/9/2025). Agus Suparmanto dan berkoalisi dengan Taj Yasin ini, juga mengklaim bahwa kubu mereka lah yang memenangkan Muktamar PPP X secara aklamasi. Kalim serupa yang lebih dulu dilakukan kubu Mardiono. (dok)

Ketua DPW PPP Sulawesi Barat, Ahmad Fauzi Arief Lopa, ikut angkat bicara. Ia terang-terangan mengaku prihatin dengan situasi yang makin panas di internal partai. Menurutnya, dinamika yang terjadi sudah mulai mengganggu jalannya organisasi.

“Situasi ini sudah menghambat dan mengganggu internal partai. Roda organisasi juga terdampak,” ujarnya.

Fauzi secara halus tapi tegas menyinggung posisi Sekjen Taj Yasin. Meski tetap menunjukkan rasa hormat, ia meminta agar konflik tidak terus dipelihara.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kami ke Gus Yasin, kami harap konflik ini segera reda. Sudahi sikap yang terlalu mengedepankan ego sektoral,” katanya.

Pesannya jelas: ini bukan lagi soal individu, tapi soal masa depan partai.

Fauzi juga menyinggung pentingnya semua pihak untuk menghormati keputusan pemerintah, termasuk SK dari Kementerian Hukum.

“Kalau terus seperti ini, kasihan partai kita, kasihan kader,” lanjutnya.

Ia bahkan menegaskan, sebagai kader muda, dirinya tidak rela PPP terus terseret konflik internal yang tak kunjung selesai.

Sekarang keputusan ada di tangan Mardiono. Mau tetap pertahankan Sekjen atau ambil langkah tegas?

Yang jelas, situasi internal PPP lagi nggak santai. Kalau nggak cepat dibereskan, bisa-bisa bukan cuma konflik internal, tapi berdampak ke kesiapan partai ke depan. Drama politik? Masih lanjut kayaknya. (*)

You Might Also Like

WFH Perlu Indikator Jelas, Pengawasan ASN Jadi Kunci

Gunung Andong Libur Selama Ramadan

Ekonomi 5,4%? Puan Bilang Masih Realistis, Tapi Tergantung Pemerintah Serius atau Nggak

351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Menu MBG, Lapor Kalau Nemu Masalah!

TAGGED:copot sekjendpw pppgus yasinheadlineppptaj yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saeul dan Thiery, dua sopir bus profesional lulusan JIDS di bawah naungan LPK Hiro Karanganyar, yang saat ini diterima bekerja di perusahaan transportasi umum Jepang, Hiroshima Kotsu. Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin

Saeul dan Thiery, dua sopir bus profesional lulusan JIDS di bawah naungan LPK Hiro Karanganyar, yang saat ini diterima bekerja di perusahaan transportasi umum Jepang, Hiroshima Kotsu.

Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang

Permainkan Harga Kedelai, Mentan Ancam Cabut Izin Usaha

Pejabat di lingkungan Pemkab Pati mengikuti sosialisasi pemberantasan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/4/2026).

KPK Sebut Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar di Pati, Siapa Hendak Bermain Lagi?

Koleksi berbagai macam keris yang dipamerkan dalam Pagelaran Nasional Syawalan Pusaka 2026 bertajuk “Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno” di Pendopo Pengayoman, Jumat (17/4/2026).

Agus Gondrong Ajak Gen Z Temanggung Kenali Keris: Bukan Mistis, tapi Warisan Budaya!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

November 12, 2025
Mohammad Elham Yahya Al-Maliki atau Gus Elham.
Hukum

KPAI bakal Laporkan Gus Elham ke Polisi: Ini Masalah Serius, Bukan Khilaf

November 15, 2025
Warga Tuban didatani aparat gabungan setelah bendera One Piece dikibarkan di atap rumahnya.
Unik

Kibarkan Bendera One Piece, Rumah Warga Tuban ‘Diserbu’ Aparat Gabungan

Agustus 3, 2025
Info

Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026

Maret 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?