Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bawa Senjata Api ke Sekolah, Tembak Sana-sini Banyak Korban Tumbang Berjatuhan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bawa Senjata Api ke Sekolah, Tembak Sana-sini Banyak Korban Tumbang Berjatuhan

Situasi di dalam kelas saat itu dilaporkan sangat kacau. Banyak siswa yang berlari keluar ruangan, sementara sebagian lainnya bersembunyi untuk menghindari peluru.

Nugroho P.
Last updated: April 16, 2026 10:12 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi anak bawa senjata api.
SHARE

BACAAJA, TURKI –Suasana belajar yang biasanya tenang tiba-tiba berubah jadi kepanikan di sebuah sekolah menengah di Kahramanmaras, Turki. Peristiwa penembakan yang terjadi pada Rabu waktu setempat langsung mengguncang publik dan memicu perhatian luas.

Insiden ini bukan kejadian kecil. Dalam hitungan menit, situasi berubah drastis dengan jatuhnya korban jiwa dan puluhan lainnya mengalami luka serius.

Berdasarkan laporan resmi, total sembilan orang dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian tersebut, sementara 13 lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi yang bervariasi.

Dari jumlah korban luka, enam orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan harus menjalani penanganan intensif di rumah sakit.

Menteri Dalam Negeri Mustafa Ciftci menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi korban, menegaskan bahwa sebagian masih dalam fase kritis.

Peristiwa ini terjadi di sebuah sekolah menengah bernama Ayser Calik Secondary School yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para siswa.

Namun, suasana itu berubah jadi mencekam saat seorang siswa laki-laki kelas 8 diduga menjadi pelaku penembakan.

Gubernur Kahramanmaras, Mukerrem Unluer, mengungkap bahwa pelaku masuk ke area sekolah dengan membawa senjata api di dalam tasnya.

Setelah berada di dalam, pelaku langsung bergerak cepat dan memasuki dua ruang kelas yang sedang berlangsung aktivitas belajar.

Tanpa peringatan, tembakan dilepaskan secara membabi buta, membuat siswa dan guru panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Situasi di dalam kelas saat itu dilaporkan sangat kacau. Banyak siswa yang berlari keluar ruangan, sementara sebagian lainnya bersembunyi untuk menghindari peluru.

Aparat keamanan langsung bergerak cepat begitu laporan masuk. Area sekolah segera diamankan untuk mencegah korban bertambah.

Dalam perkembangan selanjutnya, pelaku dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Namun hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai bagaimana kematiannya terjadi.

Gubernur Unluer menyebut bahwa penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap detail lengkap peristiwa tersebut.

Salah satu fakta yang cukup mengejutkan adalah jumlah senjata yang dibawa pelaku. Ia dilaporkan datang dengan lima pucuk senjata api dan tujuh magasin.

Informasi awal juga menyebutkan bahwa senjata tersebut kemungkinan milik ayah pelaku, yang diketahui merupakan mantan anggota kepolisian.

Hal ini membuka pertanyaan baru terkait akses terhadap senjata api dan pengawasan di lingkungan keluarga.

Di sisi lain, korban luka yang berada dalam kondisi kritis masih menjalani operasi dan perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Tim medis bekerja cepat untuk menyelamatkan nyawa korban, mengingat beberapa di antaranya mengalami luka berat akibat tembakan.

Pihak kejaksaan setempat juga langsung turun tangan. Kepala jaksa Ramazan Murat Tiryaki memimpin proses penyelidikan.

Sejumlah jaksa telah diturunkan ke lokasi untuk mengumpulkan bukti dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Menteri Kehakiman Akin Gurlek menyatakan bahwa tim penyidik terus bekerja di tempat kejadian perkara untuk mengungkap kronologi secara utuh.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Yusuf Tekin bersama pejabat terkait langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian.

Kehadiran mereka menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani insiden yang mengguncang dunia pendidikan tersebut.

Peristiwa ini langsung memicu kekhawatiran luas, terutama soal keamanan di lingkungan sekolah yang selama ini dianggap relatif aman.

Kasus ini juga membuka diskusi besar tentang akses senjata api, pengawasan keluarga, dan kesehatan mental remaja.

Di tengah duka yang mendalam, masyarakat kini menanti hasil penyelidikan resmi untuk mengetahui motif di balik aksi tragis tersebut.

Yang jelas, kejadian ini meninggalkan luka besar, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi dunia pendidikan di Turki secara keseluruhan. (*)

You Might Also Like

Kado Natal di Lapas Semarang, Ada Bagi-bagi Diskon Hukuman

Terbongkar! Begini Cara Gus Yazid Samarkan Duit Hasil Korupsi Jatah Eks-Pangdam Widi

Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Dobel Cuan! 4.351 Polisi Aktif Rangkap Jabatan, Dapat Fasilitas dan Gaji Ganda

TAGGED:pistolsenjata apiturki
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bayar Pajak Motor Tanpa KTP Lama, Calo Gigit Jari
Next Article Gu Viral Foto Bobby Nasution Emosi, Tampar Pegawai BUMD

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

Masya Allah Kalimat Singkat Maknanya Dalam Banget, Kapan Penggunaannya?

Semut Datang Terus? Coba Amalkan Doa Nabi Sulaiman AS Ini

PERIKSA KESEHATAN RUTIN - Pemeriksaan kesehatan harian merupakan implementasi nyata budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang terus ditanamkan di lingkungan PLN Icon Plus.

Personel Sehat, Layanan Hebat: PLN Icon Plus Konsisten Perkuat Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

NAIK KERETA--Turis asing sedang bertanya dengan petugas saat mau menaiki kereta sebagai moda transportasi. (ist)

Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Chiko Pengedit Konten AI Cabul Resmi Jadi Tersangka

November 11, 2025
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Curhat Aktivis Undip: Bangun-bangun Ditangkap Polisi, Dibilang Tolol Ikut Aksi Demonstrasi

September 16, 2025
Nihayatul Mukharomah sedang menjelasan kasus pelecehan seksual yang didampingi  LRC-KJHAM. (bae)
Hukum

Duh, Miris! Angka Kekerasan Perempuan di Jateng Masih Tinggi

Desember 10, 2025
Hukum

AKBP Basuki yang Telantarkan Dosen Untag Divonis 6 Tahun, Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Mei 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bawa Senjata Api ke Sekolah, Tembak Sana-sini Banyak Korban Tumbang Berjatuhan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?