Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur

R. Izra
Last updated: April 15, 2026 1:13 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)
Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Rencana bikin jalan alternatif buat ngurai beban jalur Silayur, urung terlaksana. Dulu, Pemkot Semarang sempat menggagas jalan lingkar Semarang Outer Ring Road (SORR).

Dari sisi tujuan, proyek SORR bagus. Harapannya biar kendaraan besar dari Kawasan Industri BSB nggak numpuk di jalur padat dan rawan seperti Silayur.

Tapi di tengah jalan, rencana itu berubah arah. Proyek yang awalnya mau dibangun sebagai jalan arteri, sekarang justru dialihkan jadi jalan tol. Alasannya anggaran besar dan butuh campur tangan pemerintah pusat.

Bacaaja: Jalur Maut Silayur Ngaliyan Makan Korban Lagi, Mahasiswa Sentil Keras Pemkot Semarang
Bacaaja: Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”

Pengamat transportasi dari Soegijapranata Catholic University, Djoko Setijowarno, mengulik soal rencana lama jalur alternatif pemecah kebuntuan jalur Silayur itu.

“Jadi dulu tuh ada rencana SORR, sebenarnya memungkinkan jadi jalur alternatif,” kata Djoko.

Sayangnya, setelah jalan tol hadir, harapan buat SORR makin tipis. Pemerintah pusat cenderung menganggap kebutuhan sudah terjawab lewat tol, jadi dukungan untuk proyek lain jadi berkurang.

“Setelah ada jalan tol nampaknya impian itu agak berat. Karena sudah jalan tol ya sudah pemerintah pusat enggak bantuin,” lanjutnya.

Fenomena ini bukan cuma terjadi di Semarang. Djoko mencontohkan kasus serupa di Pekalongan. Dulu juga sempat direncanakan Outer Ring Road supaya truk nggak masuk kota.

Sekarang fakta yang muncul cukup ironis. Jalan tol memang sudah ada dan beroperasi. Tapi kendaraan besar dari kawasan industri BSB tetap nggak punya pilihan lain selain lewat jalur Silayur.

Artinya, keberadaan jalan tol sampai sekarang belum benar-benar menjawab persoalan klasik di jalur rawan tersebut.

Lantas, sekarang bagaimana? Masa iya semua orang yang lewat jalur Silayur harus terus menerus khawatir? (bae)

You Might Also Like

Pemprov-Lanal Semarang Sepakat Jaga Perairan

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

Curug Gondoriyo Masih Ada, Tapi Pengunjungnya Kemana?

Indonesia Ngebut di SEA Games, Pulang Bawa Rekor

Gubernur Salurkan Empat Ton Zakat Fitrah di Malam Takbiran

TAGGED:djoko setikowarnoheadlinejalan lingkar dalam kotajalan tolkendaraan besarpengamat transportasiscuSemarangsilayursorrurai kepadatan kendaraan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Stabilitas Energi Jadi Fokus, Golkar Jateng Dukung Penuh Pemerintah
Next Article Banjir Terjang Solo, Delapan Kelurahan Terendam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Penuntut umum Kejari Kota Semarang sedang memeriksa tersangka dan berias perkara kasus pajak. (ist)

Kemplang Pajak Rp5,2 Miliar, Direktur Perusahaan Solar di Semarang Ditahan Kejaksaan

Sampai Kapan Saya Terus Menjadi Santri?

LINKK Semar Latih Penyandang Disabilitas Biar Nggak Cuma ‘Nunggu Diselamatkan’

Tanpa Rafinha-Dutra Lawan Persipura

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat mendiskusikan persoalan sumur minyak tua di Jateng bersama SKK Migas Jabanusa, Kamis (11/9/2025). Di Jawa Tengah terdapat sekitar 5.300 sumur minyak tua siap dioptimalkan menjadi “ATM energi” sesuai Permen ESDM No. 14/2025. Pemerintah dan SKK Migas mendorong pengelolaan sumur oleh BUMD, KUD, atau UMKM dengan teknologi tepat guna, demi meningkatkan PAD dan swasembada energi secara aman.. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

5.300 Sumur Minyak di Jateng Siap Balik Jadi ATM Energi

September 11, 2025
Petugas sedang memperbaiki jalan dan arus lalu lintas sedikit melambat di area perbaikan Senin 26/01/2026. (dul)
Info

Banyak Lubang Tak Kasat Mata saat Hujan Tiba, Jalan Siliwangi Semarang Diperbaiki

Januari 26, 2026
Politik

PDIP: Imlek Bukan Cuma Bagi Angpao, Tapi Bagi Solidaritas

Februari 17, 2026
Ilustrasi pengeroyokan.
Hukum

Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?