Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Magang Bukan Cuma “Numpang Lewat”, Menaker: Fresh Graduate Harus Siap Tempur di Dunia Kerja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Magang Bukan Cuma “Numpang Lewat”, Menaker: Fresh Graduate Harus Siap Tempur di Dunia Kerja

Magang sering dianggap sekadar formalitas sebelum masuk dunia kerja. Tapi di Semarang, ceritanya beda. Di tengah pameran lukisan, Menteri Ketenagakerjaan datang langsung menyapa para fresh graduate, ngobrol santai, tapi pesannya cukup “nendang”: magang itu latihan serius, bukan sekadar lewat.

T. Budianto
Last updated: Maret 31, 2026 5:40 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAPA PESERTA: Menaker, Yaseerli (kanan) menyapa peserta magang kerja di industri kreatif Semarang, Selasa (31/3/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yasserli, menyapa para fresh graduate yang sedang magang di PT Rasa Kreasi Karya, industri kreatif Semarang. Momen itu terjadi saat dia masuk ke area pameran lukisan di Tan Art Space di Jalan Papandayan, Semarang, Selasa (31/3/2026).

Begitu masuk, dia langsung keliling lihat karya. Sambil jalan, dia ngobrol santai dengan peserta magang yang lagi terlibat dalam pameran. Menurut Yasserli, program magang ini bukan sekadar numpang lewat. Ini adalah pelatihan terstruktur buat fresh graduate biar siap masuk dunia kerja.

Baca juga: Menaker: UMP 2026 Wajib Kelar Sebelum Malam Natal

Programnya dirancang selama enam bulan. Peserta dapat pengalaman langsung di lapangan, didampingi mentor, dan wajib mengisi logbook harian. Selain itu, peserta juga dapat uang saku. Besarannya disesuaikan, bahkan bisa setara UMK, termasuk saat ini di Semarang yang sekitar Rp3,7 juta per bulan.

Skema ini diharapkan bisa bantu penyerapan tenaga kerja. Fresh graduate gak cuma nunggu lowongan, tapi sudah punya bekal pengalaman kerja. “Saya hadir unt memastikan bahwa program magang berjalan sesuai yang kita harapkan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Belajar Bisnis

Di lokasi, Menaker juga sempat ngobrol dengan Firdaus, lulusan Polines jurusan manajemen pemasaran. Dia cerita, ilmunya langsung kepakai. “Alhamdulillah sudah berhasil jual satu karya lukisan,” katanya.

Ada juga Nike dari Unnes jurusan DKV. Selama ini dia fokus melukis, tapi lewat magang ini dia ikut belajar sisi bisnis. “Sebelumnya fokus seni rupa, sekarang belajar pemasaran juga,” ujarnya.

Baca juga: Baru Launching, Lapor Menaker Langsung Diserbu Aduan!

Yasserli menegaskan, magang harus dijalani serius. Gak ada istilah magang dari rumah, karena proses belajar utamanya ada di lapangan. Dia pun melihat industri kreatif punya potensi besar. Selain jadi ruang belajar, sektor ini juga bisa membuka peluang kerja baru bagi anak muda.

Jadi, kalau masih mikir magang itu cuma “absen doang biar lulus”, mungkin sudah waktunya update mindset. Di dunia kerja sekarang, yang dicari bukan sekadar ijazah, tapi siapa yang sudah pernah “nyemplung” lebih dulu. (bae)

You Might Also Like

Belum Nikah? Tetap Bisa Punya KK Sendiri

Jantung Terlihat Baik-Baik, Tiba-Tiba Tubuh Mendadak Tumbang Sendirian

Exploring the Wide Range of AI Use Cases Across Industries

Wakil Ketua DPRD Jateng Gas Full Dukungan buat Pembangunan & Rehab Irigasi

99 Lodong dan Gunungan Sayur Bikin Slamet Fest Makin Guyub

TAGGED:magang kerjamenaker
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Usai, ASN Jambi Malah Kena Sanksi Tegas
Next Article Sekda Jateng: Inspektorat Harus Jadi “Alarm Dini” Korupsi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Inilah Alasan Zombi Takut Hujan di Film Abadi nan Jaya

Oktober 31, 2025
Unik

Kamus DM Gen Z, 9 Kode Chat yang Cuma “Anak Timeline” yang Paham

Agustus 22, 2025
Viral

Putri Wali Kota Prabumulih Pindah Sekolah, Publik Tambah Ngotot Soroti Drama yang Terjadi

September 23, 2025
Unik

Sinopsis Pembantaian Dukun Santet, Teror Berdarah di Pesantren Banyuwangi

Mei 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Magang Bukan Cuma “Numpang Lewat”, Menaker: Fresh Graduate Harus Siap Tempur di Dunia Kerja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?