Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini

Di sisi lain, ada juga daerah yang terang-terangan mengaku kondisi fiskalnya lagi seret. Efisiensi anggaran yang sedang berjalan membuat mereka mempertimbangkan untuk “merumahkan” sebagian tenaga PPPK.

Nugroho P.
Last updated: Maret 31, 2026 1:29 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi PPPK
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu soal nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja alias PPPK makin bikin gelisah. Di sejumlah daerah, mulai muncul wacana untuk tidak memperpanjang kontrak kerja dengan alasan aturan anggaran.

Beberapa pemerintah daerah mengaku terjepit oleh regulasi yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD. Kondisi ini bikin mereka harus putar otak agar keuangan tetap aman.

Di sisi lain, ada juga daerah yang terang-terangan mengaku kondisi fiskalnya lagi seret. Efisiensi anggaran yang sedang berjalan membuat mereka mempertimbangkan untuk “merumahkan” sebagian tenaga PPPK.

Situasi ini langsung jadi sorotan karena menyangkut nasib banyak orang. Apalagi PPPK selama ini jadi bagian penting dalam pelayanan publik di berbagai sektor.

Menanggapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara akhirnya angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa keputusan soal kontrak PPPK bukan di tangan pusat sepenuhnya.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menyebut bahwa kewenangan ada di masing-masing instansi.

“Pemberhentian dan perpanjangan kontrak PPPK, hal tersebut merupakan kewenangan sepenuhnya Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi,” jelasnya.

Artinya, setiap daerah punya keputusan sendiri terkait nasib tenaga PPPK. Kebijakan bisa berbeda tergantung kondisi keuangan dan kebutuhan masing-masing.

Penjelasan ini sekaligus menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak langsung menentukan siapa yang diperpanjang atau dihentikan kontraknya.

Di tengah polemik ini, BKN juga menyoroti maraknya informasi simpang siur di media sosial. Salah satunya terkait kabar adanya “status baru” untuk PPPK.

Beredar unggahan yang mengatasnamakan pejabat BKN dan menyebut PPPK tidak akan hilang, melainkan berubah status. Informasi ini langsung ramai dibahas.

Namun BKN memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks. Tidak pernah ada pernyataan resmi terkait perubahan status seperti yang beredar.

Menurut Wisudo, aturan yang berlaku saat ini sudah jelas. Dalam Undang-Undang ASN terbaru, hanya ada dua jenis pegawai, yaitu PNS dan PPPK.

“Tidak ada skema status lain selain kedua hal tersebut,” tegasnya.

Penegasan ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah situasi yang sudah cukup sensitif. Apalagi isu ketenagakerjaan selalu jadi perhatian publik.

BKN juga mengingatkan masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menerima informasi. Terutama yang berasal dari media sosial tanpa sumber jelas.

Mereka menyarankan agar selalu mengecek informasi melalui kanal resmi pemerintah. Dengan begitu, potensi salah informasi bisa diminimalkan.

Di sisi lain, kondisi ini jadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Mereka harus mencari keseimbangan antara aturan anggaran dan kebutuhan pegawai.

Jika tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa panjang. Bukan hanya ke tenaga kerja, tapi juga ke kualitas layanan publik.

Buat para PPPK, situasi ini tentu bikin harap-harap cemas. Namun kejelasan aturan setidaknya memberi gambaran soal posisi mereka saat ini.

Ke depan, komunikasi yang terbuka dan kebijakan yang bijak jadi kunci. Supaya solusi yang diambil tidak merugikan banyak pihak sekaligus. (*)

You Might Also Like

Fajar/Fikri Rebut Gelar Super 1000 di China, Persembahkan Titel untuk Iie Sumirat

KUR Tanpa Agunan? UMKM Semarang Udah Siap Gaspol!

Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

PSSI Berencana Gelar Mini Turnamen September Tahun Ini

Viral Jet Pribadi Menag, KPK Mulai Buka Data

TAGGED:PPPKUndang-Undang ASN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Dana Negara Digelontor, Bank Mandiri Gas Kredit Sektor Produktif
Next Article Mulai April BBM Dibatasi, Pengisian Kini Ada Aturannya Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Jateng: Inspektorat Harus Jadi “Alarm Dini” Korupsi

Magang Bukan Cuma “Numpang Lewat”, Menaker: Fresh Graduate Harus Siap Tempur di Dunia Kerja

Libur Usai, ASN Jambi Malah Kena Sanksi Tegas

Mulai April BBM Dibatasi, Pengisian Kini Ada Aturannya Baru

Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mardid pecat Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Sepak Bola

Alonso Out! Real Madrid Pecat Xabi setelah Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol

Januari 13, 2026
Ilustrasi bencana banjir. (grafis/wahyu)
Info

Beda Penanganan Korban Banjir di Thailand dan Sumatera, seperti Bumi-Langit

Desember 8, 2025
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto.
Hukum

Ini Negara Hukum Atau Negara Kuasa? Guru Besar UI Kritik Pedas KUHAP Baru

Januari 3, 2026
Hukum

Bahaya Banget!! Jambret Beraksi di Kemayoran, Gadis 21 Tahun Meregang Nyawa

Desember 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?