Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: WFH Rabu Ala Jatim Mulai Jalan, Jateng Kapan Ikutan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

WFH Rabu Ala Jatim Mulai Jalan, Jateng Kapan Ikutan

Gubernur Khofifah Indar Parawansa jadi sosok yang pertama ngumumin kebijakan ini ke publik. Ia pengen Jatim ikut ambil bagian dalam upaya nasional buat menekan penggunaan BBM. Apalagi dampak konflik Timur Tengah mulai terasa ke berbagai sektor.

Nugroho P.
Last updated: Maret 25, 2026 8:20 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURABAYA – Pemprov Jawa Timur siap ngegas kebijakan WFH buat ASN tiap hari Rabu mulai pekan depan. Langkah ini diambil sebagai respon kondisi global yang lagi bikin konsumsi BBM jadi sorotan. Jadi bukan cuma tren kerja fleksibel, tapi ada misi hemat energi di baliknya.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa jadi sosok yang pertama ngumumin kebijakan ini ke publik. Ia pengen Jatim ikut ambil bagian dalam upaya nasional buat menekan penggunaan BBM. Apalagi dampak konflik Timur Tengah mulai terasa ke berbagai sektor.

Wakil Gubernur Emil Dardak ikut ngejelasin detail kebijakan ini biar nggak disalahpahami. Menurutnya, WFH ini bukan sekadar gaya kerja santai, tapi bagian dari strategi besar. Fokusnya tetap ke efisiensi dan pengurangan mobilitas.

Pemilihan hari Rabu juga bukan asal pilih atau ikut-ikutan daerah lain. Dari hasil analisa, Rabu dianggap paling ideal buat ngerem aktivitas perjalanan. Jadi ritme kerja masih kebagi rata antara kantor dan rumah.

Kalau dipasang di hari Jumat, justru dikhawatirkan malah jadi ajang WFA alias kerja dari mana aja. Banyak orang bisa tergoda buat sekalian jalan atau liburan tipis-tipis. Itu yang pengen dihindari biar tujuan awal nggak melenceng.

Intinya, pemerintah pengen mobilitas masyarakat bisa ditekan tanpa harus bikin layanan publik terganggu. Jadi skemanya tetap fleksibel tapi terukur. Nggak asal longgar tanpa kontrol.

Meski begitu, nggak semua ASN bakal kebagian WFH tiap Rabu. Ada beberapa instansi yang tetap harus standby di lapangan karena tuntutan tugas. Contohnya BPBD atau dinas teknis yang kerjaannya langsung bersentuhan sama kondisi di lapangan.

Buat urusan kinerja, Pemprov Jatim juga nggak tinggal diam. Sistem target kerja bulanan tetap dipakai buat ngecek performa ASN. Jadi meskipun kerja dari rumah, output tetap harus jelas.

Pengalaman saat pandemi COVID-19 juga jadi bekal penting dalam penerapan kebijakan ini. ASN dinilai sudah cukup adaptif dengan sistem kerja jarak jauh. Jadi transisinya diprediksi nggak bakal terlalu kaget.

Sekarang pertanyaannya, apakah daerah lain bakal ikut langkah ini juga? Jatim sudah mulai duluan dengan strategi WFH Rabu. Tinggal nunggu apakah Jawa Tengah atau provinsi lain bakal nyusul dengan pola serupa. (*)

You Might Also Like

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

WFH Perlu Indikator Jelas, Pengawasan ASN Jadi Kunci

Gandeng Pemkab, Icon Plus Dukung Digitalisasi Kabupaten Kudus

Jalan Semarang-Godong Rampung Diperbaiki

Cetak 600 Kader Paralegal, PKK Jateng Bangun Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

TAGGED:jatengJatimkhofifahKhofifah Indar ParawansaWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WFH di Jateng Belum Fix
Next Article Oksigen Bumi Ada Expired-nya, Ilmuwan Ungkap Hitung Mundurnya Sekarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!

Bidan Janjikan Kursi BUMN, Uang Puluhan Juta Malah Melayang

Kemarau Baru Mulai, Delapan Daerah Jateng Sudah Siaga Kekeringan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Peserta mulai berlari di garis start saat event Rupiah Borobudur Playon 2025.
Daerah

Rupiah Borobudur Playon 2025: Bukan Sekadar Lari, tapi untuk Berbagi, Literasi, dan Donasi

Juli 28, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat mendiskusikan persoalan sumur minyak tua di Jateng bersama SKK Migas Jabanusa, Kamis (11/9/2025). Di Jawa Tengah terdapat sekitar 5.300 sumur minyak tua siap dioptimalkan menjadi “ATM energi” sesuai Permen ESDM No. 14/2025. Pemerintah dan SKK Migas mendorong pengelolaan sumur oleh BUMD, KUD, atau UMKM dengan teknologi tepat guna, demi meningkatkan PAD dan swasembada energi secara aman.. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

5.300 Sumur Minyak di Jateng Siap Balik Jadi ATM Energi

September 11, 2025
Suasana pedesaan di kaki Gunung Ungaran, Jawa Tengah. (bae)
Info

Cuma 15 Desa di Jateng Berstatus Tertinggal, Pemprov: Sangat Tertinggal 0

Januari 25, 2026
Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: Titik Lama Belum Beres, Banjir Muncul di Area Baru

Februari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: WFH Rabu Ala Jatim Mulai Jalan, Jateng Kapan Ikutan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?