Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Main Dekat Sumur, Bocah Kecil Tewas Saat Halalbihalal Keluarga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Main Dekat Sumur, Bocah Kecil Tewas Saat Halalbihalal Keluarga

Bocah asal Desa Panusupan, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara itu datang bersama keluarganya untuk silaturahmi. Kegiatan halalbihalal digelar di rumah kerabat di Dusun Trajumaya. Awalnya semua berjalan normal tanpa tanda bahaya.

Nugroho P.
Last updated: Maret 23, 2026 6:53 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi jenazah
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Momen hangat halalbihalal berubah jadi duka saat seorang bocah berinisial Um (4) meninggal dunia usai terperosok ke sumur. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Sabtu siang. Suasana kumpul keluarga mendadak panik saat kejadian tak terduga itu berlangsung.

Bocah asal Desa Panusupan, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara itu datang bersama keluarganya untuk silaturahmi. Kegiatan halalbihalal digelar di rumah kerabat di Dusun Trajumaya. Awalnya semua berjalan normal tanpa tanda bahaya.

Sekitar pukul 13.30 WIB, korban bermain bersama kakaknya di halaman depan rumah. Lokasinya tak jauh, hanya sekitar 10 meter dari tempat acara berlangsung. Namun situasi berubah saat korban menginjak penutup sumur berbahan asbes.

Penutup sumur tersebut ternyata tidak cukup kuat menahan beban tubuh korban. Seketika, bocah kecil itu terperosok ke dalam sumur sedalam kurang lebih 11 meter. Keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung histeris dan meminta pertolongan.

Laporan pun segera diteruskan ke petugas pemadam kebakaran dan BPBD Purbalingga. Tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Upaya penyelamatan dilakukan dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan tambahan.

Proses evakuasi melibatkan sejumlah pihak, termasuk tim dari Basarnas USS Banyumas. Sebanyak lima personel BPBD diterjunkan untuk membantu proses pengangkatan korban. Medan yang cukup dalam membuat proses evakuasi berjalan tidak mudah.

Kendala utama datang dari kedalaman sumur yang mencapai sekitar 10 hingga 11 meter. Petugas harus ekstra hati-hati saat turun ke dalam sumur. Waktu pun terus berjalan sementara harapan keluarga masih menggantung.

Sekitar pukul 15.50 WIB, korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan. Namun kondisi korban sudah tidak bernyawa saat ditemukan. Suasana duka langsung menyelimuti keluarga yang sejak awal menunggu penuh harap.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya memastikan keamanan lingkungan, terutama di sekitar anak-anak. Halalbihalal yang seharusnya penuh kebahagiaan pun berubah jadi kenangan pilu. (*)

You Might Also Like

Pikap Koperasi Merah Putih Masuk Selokan di Banyumas Hingga Terguling

Wacana Pilkada lewat DPRD Diprotes Keras, tapi Partai Macam Gerindra Bodo Amat, Mengapa?

‘Gak Ada Titip-titip, No Jastip!’ Kesbangpol Ngaku Tegas soal Seleksi Paskibraka

Nama Sekda Kebumen Dicatut, Modus Penipuan Makin Beragam

Kisah Haru Orang Tua Satrio, Bawa Foto Almarhum Naik ke Panggung Wisudawan Untag

TAGGED:anak tewashalalbihalalpurbalinggasilaturahmitercebur sumur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Prabowo Subianto akhirnya resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025. Dalam Prepres ini, Pemerintah bakal menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya buat guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, TNI/Polri, dan pejabat negara. Prabowo Ngotot Pertahankan MBG
Next Article Yaqut di Luar Bisa Pengaruhi Saksi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kota Lama Paling Laris Selama Libur Nataru, Gratisan Memang Juara

Januari 2, 2026
Hukum

Nasib Bupati Bekasi: Ngilang 2 Hari, Begitu Muncul Langsung Di-OTT KPK bareng Ayahnya

Desember 19, 2025
Rektor Undip (tengah) bersama konten kreator menunjukkan perbedaan warna almet lama (kanan) dan almet batu (kiri). (instagram @thesadewa)
Pendidikan

Jas Almet Undip Ganti Warna, Rektor: Masa Keren Gini Dibilang Mirip Terpal

September 7, 2025
Pendidikan

Luthfi Sidak SPMB: “No Titip-Titip, No Jastip!”

Juni 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Main Dekat Sumur, Bocah Kecil Tewas Saat Halalbihalal Keluarga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?