Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BMKG: Cuaca Jateng Aman, Kasih Lampu Hijau Masuk Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BMKG: Cuaca Jateng Aman, Kasih Lampu Hijau Masuk Jateng

Kabar baik buat yang siap mudik ke Jateng. Cuaca aman, tapi bukan berarti bisa santai full. BMKG kasih “catatan kecil” yang nggak boleh di-skip: hindari jalan sore dan ekstra hati-hati kalau lewat jalur pegunungan. Soalnya, hujan masih suka muncul tanpa aba-aba.

T. Budianto
Last updated: Maret 19, 2026 8:34 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ilustrasi BMKG.
Ilustrasi BMKG.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi cuaca di Jateng selama arus mudik Lebaran 2026 relatif aman. Meski begitu, pemudik tetap diminta pintar pilih waktu perjalanan dan waspada di titik-titik rawan.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo menjelaskan, wilayah Jateng saat ini sudah melewati puncak musim hujan. Namun, potensi hujan ringan hingga sedang masih mungkin terjadi, bahkan sesekali bisa turun cukup deras dalam waktu singkat.

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

“Secara umum aman, tapi hujan tetap ada, biasanya durasinya nggak lama,” ujarnya, Kamis (19/3/2026). Menurutnya, kondisi ini merata di berbagai wilayah, mulai dari jalur Pantai Utara (Pantura), wilayah selatan, hingga kawasan tengah.

Cenderung Hujan

Tapi, ada satu catatan penting: jalur dataran tinggi dan pegunungan. Di area tersebut, potensi hujan cenderung lebih tinggi dibanding wilayah lain. Artinya, risiko jalan licin, kabut, hingga jarak pandang terbatas juga ikut meningkat.

Karena itu, BMKG menyarankan pemudik untuk berangkat pagi hingga siang hari. Soalnya, pola hujan di masa peralihan musim seperti sekarang biasanya muncul saat siang menuju sore.

“Kalau pagi sampai siang relatif lebih aman. Menjelang sore, peluang hujan meningkat,” jelas Yoga. Nggak cuma pemudik, masyarakat yang mau liburan juga diminta lebih waspada, terutama yang menuju wisata alam seperti sungai atau air terjun.

Baca juga: Hujan Lagi Niat di Jateng, BMKG Pasang Status Siaga

Ada potensi cuaca ekstrem lokal, apalagi jika lokasi berada di aliran sungai yang hulunya dari pegunungan. BMKG juga mengingatkan pentingnya update info cuaca sebelum berangkat.

Sekarang, aksesnya makin gampang lewat berbagai platform resmi seperti Digital Weather for Traffic (DWT), Inasiam untuk penerbangan, hingga Inawis untuk aktivitas laut, semua bisa dicek langsung via website.

Jadi, cuaca memang “aman”, tapi bukan berarti bebas drama. Yang bahaya itu bukan hujannya, tapi kalau nekat berangkat sore, terus kaget sendiri pas kehujanan di tanjakan. (tebe)

You Might Also Like

Kejutan Total untuk Israel! Trump Tiba-tiba Deal Gencatan Senjata dengan Iran, Ada Apa?

Sempat Ditahan Lama, Kasus Karaoke DPRD Temanggung Berujung Damai

Live TikTok Berubah Petaka, Seorang Pemuda Ditembak Rekannya

Tujuh BPR Tutup Sepanjang 2025, Nasib Tabungan Aman Gak Ya?

Lari Sampai Nanjak 82 Km? Di Ungaran, Capek Jadi Wisata

TAGGED:bmkgmudik 2026pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Suasana Salat Idulfitri 2025 di Lawang Sewu, Kota Semarang. (Dok. KAI Semarang) Lawang Sewu jadi Lokasi Salat Idulfitri
Next Article Hilal Nggak Nongol, Lebaran Fix Sabtu 21 Maret

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

Wali Kota Solo Respati Ardi.

Sengketa Sriwedari, Wali Kota Solo Ungkap Fakta Mengejutkan: Ibu Saya Ahli Waris, tapi . . .

Kasus Dugaan Pengeroyokan Advokat di Jl Veteran Naik Penyidikan

Lapas Purwodadi Gelar Shalat Istisqa, Pegawai dan Peserta Magang Diajak Introspeksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Widodo C Putro: Pokoknya Nyerang!

Mei 26, 2026
Daerah

Angka Backlog Jateng Turun, Semua Warga Sudah Kebagian?

Mei 7, 2026
SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)
Info

Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga

Juni 17, 2026
ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)
Info

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Mei 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BMKG: Cuaca Jateng Aman, Kasih Lampu Hijau Masuk Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?