Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Cabai Nggak “Pedas” Lagi di Kantong
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Cabai Nggak “Pedas” Lagi di Kantong

Menjelang Lebaran, drama klasik harga bahan pokok biasanya mulai “naik tensi”. Tapi kali ini, vibes-nya agak beda. Gubernur Jateng turun langsung ke pasar, bukan cuma ngecek, tapi sekalian belanja dan bagi-bagi. Hasilnya? Harga masih santai, stok juga aman.

T. Budianto
Last updated: Maret 18, 2026 6:33 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SIDAK PASAR: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berbincang dengan salah satu pedagang saat sidak di Pasar Bunder, Sragen, Rabu (18/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SRAGEN- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi kembali turun ke lapangan dengan gaya khasnya: sidak pasar. Kali ini, yang disambangi adalah Pasar Bunder, Sragen buat memastikan harga bahan pokok tetap terkendali jelang Idulfitri, Rabu (18/3/2026).

Didampingi tim dari dinas terkait, sidak ini jadi langkah antisipasi biar daya beli masyarakat tetap aman dan inflasi nggak kebablasan. Apalagi, momen H-2 Lebaran biasanya jadi titik rawan harga “loncat-loncat”.

Suasana pasar sendiri udah mulai rame. Warga berburu kebutuhan Lebaran, pedagang sibuk layani pembeli, dan transaksi meningkat di berbagai komoditas. Di sela-sela blusukan, Luthfi juga ngobrol langsung sama pedagang dan pembeli.

Baca juga: Luthfi Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus, Pastikan Harga Sembako Stabil

Nggak cuma tanya harga, tapi juga ngecek stok di lapangan. Bahkan, momen paling “relatable” terjadi saat dia borong dagangan lalu dibagikan ke warga, langsung disambut antusias.  Menurut Luthfi, aplikasi pemantauan harga memang penting, tapi turun langsung itu wajib.

Soalnya, kondisi real di lapangan nggak selalu bisa kebaca dari data. “Dua kuncinya itu ketersediaan dan keterjangkauan. Selama dua itu aman, harga masih bisa dikendalikan,” jelasnya.

Beberapa komoditas sempat naik, tapi masih dalam batas wajar. Contohnya cabai rawit yang sebelumnya sempat nyaris Rp100 ribu/kg, sekarang mulai turun ke kisaran Rp65-70 ribu. Sementara daging sapi masih stabil di angka Rp130-140 ribu/kg, tergantung kualitas.

Harga Beras

Harga beras juga terpantau aman, masih sesuai HET. Meski begitu, beberapa komoditas seperti bawang mengalami kenaikan tipis karena faktor distribusi dan tingginya permintaan selama Ramadan.

Secara umum? Aman terkendali. Nggak ada lonjakan ekstrem yang bikin panik. Kalau pun ada harga yang tiba-tiba “nakal”, Pemprov Jateng siap gercep. Intervensi bakal langsung dilakukan lewat dinas terkait dan BUMD pangan.

Baca juga: Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Solo Ajak Warga Belanja ke Pasar Tradisional

Sementara itu, program-program seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar juga terus digencarkan. Bahkan, monitoring harga dilakukan setiap hari di 35 kabupaten/kota buat memastikan kondisi tetap stabil.

Di tengah tradisi harga naik jelang Lebaran, kali ini ceritanya agak beda: pemerintah rajin turun, pasar tetap ramai, dan cabai mulai “tobat” dari harga pedasnya. Tinggal satu yang belum pasti, apakah kondisi adem ini bertahan sampai hari H, atau justru ikut “mudik” bareng lonjakan permintaan? (tebe)

You Might Also Like

Ekonom Indef: Kasus Tom Lembong Cerminkan Hukum yang Buruk, Ancaman Serius bagi Ekonomi

Bulog Jateng Siap Serap Beras Lokal

Ternak Sehat, Peternak Sejahtera: Mohammad Saleh Dukung ‘Healing’ Hewan Gratis di Jateng

SCU Gandeng Pemprov Jateng, Bareng-Bareng Perangi Kemiskinan

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

TAGGED:gubernur jatengharga sembakolebaran 2026pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tarling Jadi Ajang “Chemistry Check” Forkopimda Semarang
Next Article Enam Juta Orang Siap “Nyemut” di Tempat Wisata Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pikap KDMP Nongol di Mal, Faktanya Bikin Kaget

Drama Jesslyn Terkuak, Bukan Korban Penculikan

PEMELIHARAAN JARINGAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan kegiatan Improvement All-Dielectric Self-Supporting (ADSS) pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Medari–Sanggrahan Tower 39 hingga Tower 42 Line A yang berlokasi di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

PLN Icon Plus Jaga Keandalan Layanan melalui Improvement Infrastruktur Jaringan di Magelang

Ilustrasi tawuran. (grafis/tera)

Tawuran Viral, 20 Siswa Langsung Dipulangkan

Viral Duel Cewek di Bali, Jagung Bakar Bukan Biang Keroknya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

KDMP Beromzet Sebulan Rp60 Juta, Ketuanya Gak Cuan Sama Sekali!! Apes Bos

April 22, 2026
Daerah

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Hingga Akhir 2025

Oktober 1, 2025
Info

Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Juli 14, 2026
Pendidikan

Viral Sekolah Roboh, Luthfi Minta Semua SD-SMP di Jateng Dicek Ulang

Juli 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Cabai Nggak “Pedas” Lagi di Kantong
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?