Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bejo Jahe Merah Ikut “Ngawal” 16 Ribu Pemudik Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bejo Jahe Merah Ikut “Ngawal” 16 Ribu Pemudik Jateng

Mudik itu bukan cuma soal tiket dan tujuan, tapi juga soal stamina. Soalnya percuma sampai kampung halaman kalau badan malah “tumbang” duluan. Nah, di sinilah jahe merah ikut ambil peran.

T. Budianto
Last updated: Maret 17, 2026 6:40 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
MUDIK GRATIS: Bejo Jahe Merah turut berpartisipasi pada program Mudik Gratis Jawa Tengah 2026. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Brand herbal Bejo Jahe Merah kembali ambil bagian dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah 2026. Ini bahkan jadi tahun kelima mereka ikut “nimbrung” di momentum pulang kampung massal ini.

Lewat dukungan dari PT Bintang Toedjoe, lebih dari 16.000 pemudik diberangkatkan ke 35 kabupaten/kota di Jateng menggunakan sekitar 320 bus. Skala besar, vibes-nya juga makin rame.

Head of OTC Women Health and Natural Wellness Category, Andry Mahyudi bilang, kalau keikutsertaan ini bukan sekadar branding, tapi bagian dari komitmen buat hadir di momentum penting masyarakat.

Baca juga: 28 Ribu Pemudik Masuk Tawang, KA Jadi Pelarian dari Drama Macet

“Lebaran itu soal silaturahmi. Kita ingin bantu masyarakat tetap fit selama perjalanan,” ujarnya. Nggak tanggung-tanggung, ada sekitar 32.000 paket Bejo Jahe Merah dibagikan ke para pemudik. Tujuannya simpel: biar badan tetap hangat dan nggak gampang “masuk angin” di perjalanan panjang.

Kampanye mereka juga cukup relate: “Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus.” Ya, karena realitanya, perjalanan jauh + capek + cuaca nggak menentu = combo yang sering bikin tumbang.

Jaga Kondisi

Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama mudik. Menurutnya, program mudik gratis ini bukan cuma soal membantu warga pulang, tapi juga memastikan perjalanan tetap nyaman dan aman sampai tujuan.

Ia juga berharap para pemudik tetap menjaga stamina, supaya momen kumpul keluarga bisa dinikmati maksimal, bukan malah dihabiskan buat rebahan karena sakit.

Baca juga: Pemprov Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dari Pasar Senen

Menariknya, program ini nggak berhenti saat Lebaran selesai. Pemprov Jateng juga sudah menyiapkan arus balik gratis pada 27-28 Maret 2026. Jadi, bukan cuma pulangnya yang difasilitasi, baliknya juga. Tinggal daftar online, dan bisa kembali ke kota perantauan tanpa keluar biaya.

Karena di musim mudik, yang diuji bukan cuma kesabaran di jalan, tapi juga daya tahan badan. Soalnya percuma sampai rumah kalau akhirnya lebih banyak “tidur pemulihan” daripada ngobrol bareng keluarga. (tebe)

You Might Also Like

Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

Tertidur Tenang Tapi Tak Bangun, Ini Risiko Medis yang Sebenarnya Tersembunyi

Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga

Kabur dari Jerat Scam: 110 WNI Tunggu Pulang dari Kamboja

Tragis! Dua Korban Tewas Pohon Tumbang Pandanaran Ternyata Suami Istri

TAGGED:bintang toedjoemudik gratispemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 28 Ribu Pemudik Masuk Tawang, KA Jadi Pelarian dari Drama Macet
Next Article Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAPA LEBIH DEKAT - Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Saifullah Mashum, bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah.

Sapa Lebih Dekat: Komisaris Dengarkan Aspirasi Insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Mei 7, 2026
Hukum

Dalih Buat Keponakan, Obat Keras di Bojonegoro Malah Berujung Kasus Aborsi

Juni 30, 2026
Info

Kenapa Kelinci jadi Ikon Paskah?

Maret 31, 2026
Daerah

Chaos di Banyumas! Massa Demo Jebol Gerbang Pendopo, Dinding Dicoret-coret

Agustus 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bejo Jahe Merah Ikut “Ngawal” 16 Ribu Pemudik Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?