Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkab Cilacap, Berkas Dibawa Keluar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkab Cilacap, Berkas Dibawa Keluar

Beberapa ruangan yang diperiksa berada di area kantor pemerintahan utama. Penyidik masuk ke ruang kerja bupati, ruang sekretaris daerah, hingga ruang para asisten Sekda. Aktivitas penggeledahan berlangsung cukup intens dengan pengawalan aparat kepolisian.

Nugroho P.
Last updated: Maret 16, 2026 3:45 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi ruangan yang disegel KPK.
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Suasana kompleks Pendapa Wijayakusuma, Kabupaten Cilacap, mendadak ramai sejak Senin pagi. Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi terlihat mendatangi sejumlah ruangan penting di lingkungan pemerintah daerah. Kedatangan mereka berkaitan dengan pengembangan kasus yang sebelumnya muncul lewat operasi tangkap tangan.

Beberapa ruangan yang diperiksa berada di area kantor pemerintahan utama. Penyidik masuk ke ruang kerja bupati, ruang sekretaris daerah, hingga ruang para asisten Sekda. Aktivitas penggeledahan berlangsung cukup intens dengan pengawalan aparat kepolisian.

Dari pantauan di lokasi, penyidik terlihat keluar masuk ruangan sambil membawa sejumlah berkas. Dokumen tersebut diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki. Beberapa di antaranya bahkan dimasukkan ke dalam koper sebelum dibawa keluar dari kantor.

Berkas yang dibawa penyidik sebagian berasal dari kantor Sekretariat Daerah Cilacap. Petugas terlihat mengamankan dokumen penting yang dianggap relevan dengan kasus yang sedang ditangani. Hingga siang hari, beberapa kendaraan yang diduga milik tim KPK terlihat meninggalkan area pendapa.

Penggeledahan ini dilakukan setelah muncul kasus dugaan pemerasan yang melibatkan pejabat daerah. Kasus tersebut berkaitan dengan permintaan tunjangan hari raya kepada sejumlah pihak. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan bupati dan sekretaris daerah sebagai tersangka.

Pelaksana Tugas Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia mengatakan sejumlah ruangan penting memang diperiksa oleh penyidik. Ruang kerja bupati hingga ruang para asisten Sekda termasuk yang didatangi tim KPK.

Menurutnya, ruangan tersebut sebelumnya sudah dipasangi segel oleh penyidik. Segel itu dipasang sebagai bagian dari proses penyelidikan awal. Pada hari penggeledahan, segel kemudian dibuka untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Ammy menjelaskan bahwa penggeledahan merupakan prosedur yang biasa dilakukan dalam proses hukum. Penyidik biasanya mencari dokumen tambahan yang dapat menjadi alat bukti. Jika ditemukan dokumen penting, maka berkas tersebut akan disita secara resmi.

Penyitaan dilakukan dengan disertai berita acara dari penyidik. Dokumen yang dianggap tidak berkaitan biasanya tidak akan dibawa. Setelah proses selesai, aktivitas kantor nantinya bisa kembali berjalan seperti biasa.

Ia juga menyebut proses hukum dalam kasus ini kemungkinan masih akan berlangsung cukup lama. Dalam penanganan perkara korupsi, pemeriksaan saksi biasanya tidak hanya dilakukan sekali. Penyidik sering memanggil saksi berulang kali untuk memperjelas keterangan.

Kemungkinan pengembangan kasus juga masih terbuka. Tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan saksi yang dipanggil penyidik. Bahkan peluang munculnya tersangka baru juga masih bisa terjadi.

Menurut Ammy, hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik KPK. Pemerintah daerah hanya akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Semua pihak diminta menghormati tahapan penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

Ia menambahkan bahwa proses hukum biasanya berjalan panjang hingga tahap persidangan. Setelah penyidikan selesai, berkas perkara akan dinyatakan lengkap. Selanjutnya perkara tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan.

Pemerintah daerah berharap situasi tetap kondusif selama proses hukum berlangsung. Aktivitas pemerintahan juga diharapkan tetap berjalan normal. Sementara itu masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan resmi dari KPK. (*)

You Might Also Like

Nggak Terima Vonis Pengadilan, Penyuap Mbak Ita Semarang Ngelawan Lagi

KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta

Polisi Musnahkan Narkoba, dari Enam Kasus

Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

Polisi Usut WNA Tiongkok yang Oleng Nabrak Pemotor

TAGGED:cilacapKPKOTTOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jelang Lebaran, Lapas Purwodadi Gelar Razia
Next Article Fatwa Dam Boleh di Indonesia, Jemaah Haji Punya Opsi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo Respati Ardi (kanan), ngecek posko mudik bareng jajaran Forkopimda, Senin (16/3/2026).

Naik Motor, Wali Kota Solo Cek Pos Mudik: Pastikan Lebaran Aman & Lancar

Pengendara melintas di ruas yang jalan yang sedang diperbaikin di kawasan Industri Candi, Semarang, Senin (16/3/2026). (dul)

Jalan di Kawasan Industri Candi Diperbaiki, Warga: Gak Bikin Kami Was-was Lagi

Sekda Jateng: Kolaborasi Swasta Bikin Pulang Kampung Makin Gampang

Mudik Lewat Semarang? Tenang, Ada Posko Gratis: Bisa Ngecas Badan, Motor sampai Wifi

Berkas Lengkap, Kasus Penggelapan Kredit Anggota TNI Bakal Disidang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi.
Hukum

Prabowo Rehabilitasi Ira Puspadewi, Status Terpidana Resmi Gugur

November 26, 2025
Hukum

Dokter Zara, Senior Toxic di PPDS Undip Divonis Sembilan Bulan Penjara

Oktober 1, 2025
Mantan bos HRD JICT, Ermanto Usman, tewas dibunuh.
Hukum

Bongkar Dugaan Korupsi Pelabuhan, Eks-Bos HRD JICT Tewas Dibunuh

Maret 4, 2026
Chiko Radityatama Agung Putra (kemeja putih) ikut sidang pembacaan putusan di PN Semarang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?

Februari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkab Cilacap, Berkas Dibawa Keluar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?