Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: 325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung

Musim mudik selalu punya cerita. Dari yang rela berburu tiket sampai yang nekat naik apa saja demi pulang kampung. Tapi pagi ini di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), ratusan orang tampak santai. Bukan karena tak ingin mudik, tapi karena kursi bus mereka sudah disiapkan. Gratis pula.

T. Budianto
Last updated: Maret 16, 2026 1:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MUDIK GRATIS: Peserta mudik gratis Pemprov Jateng tengah menyiapkan barang bawaannya. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang membawa 16.186 pemudik dari kawasan Jabodetabek menuju 35 kabupaten/kota di Jateng dari halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Senin (16/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Suasana di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026) ramai sejak pagi. Ratusan bus berjejer rapi, sementara ribuan perantau Jawa Tengah bersiap pulang kampung.

Di lokasi, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang membawa 16.186 pemudik dari kawasan Jabodetabek menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. “Sebanyak 325 armada bus kita siapkan hari ini untuk mengangkut 16.186 warga yang mudik ke Jawa Tengah,” kata Luthfi di sela pelepasan rombongan.

Baca juga: Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Diluncurkan

Tak hanya dari Jakarta, program mudik gratis ini juga bergerak dari kota lain. Di hari yang sama, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dijadwalkan melepas pemudik dari Bandung. Bahkan, besoknya akan ada lagi pemberangkatan menggunakan kereta api.

Program ini mengusung tagline “Mudik Gampang Balik Tenang”, hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng, 35 pemerintah kabupaten/kota, Bank Jateng, serta sejumlah pihak swasta.

Pesertanya pun datang dari berbagai profesi yang akrab dengan kehidupan kota: tukang bakso, driver ojol, pedagang warteg, asisten rumah tangga, hingga supeltas. Mereka adalah perantau Jawa Tengah yang bekerja di wilayah Jabodetabek.

“Semua tumplek blek kita openi. Ini bentuk kehadiran negara untuk masyarakat di perantauan,” ujar Luthfi. Menurutnya, para perantau ini bukan sekadar pekerja di kota besar. Mereka juga bagian dari “devisa sosial” bagi daerah asalnya.

Perlu Hadir

Saat musim mudik tiba, kampung halaman ikut hidup, ada pergerakan orang, barang, hingga uang. Karena itu, pemerintah daerah merasa perlu hadir membantu agar perjalanan pulang kampung tidak menjadi beban tambahan. Meski begitu, Luthfi juga mengingatkan para pemudik agar tidak asal mengajak teman atau saudara merantau ke Jakarta jika belum memiliki pekerjaan tetap.

“Kami tidak ingin membebani Jakarta dan sekitarnya. Jateng juga punya Balai Latihan Kerja dan sekolah vokasi. Kerja di Jateng saja,” pesannya. Tak hanya memikirkan arus mudik, Pemprov Jateng juga sudah menyiapkan armada untuk arus balik. Jumlahnya sama seperti saat pemberangkatan mudik.

Baca juga: Mudik Gratis Pemprov, 346 Bus dan 17 Kereta Siap Antar Pemudik ke Kampung Halaman

Nantinya, titik keberangkatan arus balik akan dipusatkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, serta beberapa lokasi lain, termasuk layanan kereta api menuju Jabodetabek. “Pendaftarannya juga sudah online lewat aplikasi,” jelas Luthfi.

Salah satu peserta mudik, Sugiyanto (46), penyandang disabilitas yang akan pulang ke Klego, Boyolali, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Menurutnya, harga tiket saat musim Lebaran bisa melonjak drastis. “Kalau mudik ke Soloraya saat Lebaran bisa sampai Rp650 ribu per orang. Alhamdulillah program ini sangat membantu,” ujarnya.

Di tengah mahalnya ongkos mudik setiap tahun, program ini seperti pengingat sederhana: pulang kampung seharusnya soal rindu keluarga, bukan soal pusing menghitung ongkos perjalanan. Ketika tiket mudik makin mahal tiap Lebaran, kadang yang paling ditunggu bukan THR… tapi pengumuman “mudik gratis dibuka lagi.” (tebe)

You Might Also Like

Timnas Voli Putri U-21: Gugur Terhormat di Surabaya

Gerakan “Ibu Jogo Anak” Resmi Digas: Saatnya Emak-Emak Turun Tangan Lawan Radikalisme Online!

Tragedi Al Khoziny Menguak Fakta: dari 42.433 Ponpes Cuma 50 yang Punya Izin Bangunan

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

TAGGED:headlinemudik gratispemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengadaan IFP Digitalisasi Pembelajaran Sekolah: Kejaksaan Periksa Sekda Provinsi Jateng
Next Article THR Perangkat Desa Purworejo Mundur, Cairnya Baru Tengah Tahun, Sabar ya Bos..

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo Respati Ardi (kanan), ngecek posko mudik bareng jajaran Forkopimda, Senin (16/3/2026).

Naik Motor, Wali Kota Solo Cek Pos Mudik: Pastikan Lebaran Aman & Lancar

Pengendara melintas di ruas yang jalan yang sedang diperbaikin di kawasan Industri Candi, Semarang, Senin (16/3/2026). (dul)

Jalan di Kawasan Industri Candi Diperbaiki, Warga: Gak Bikin Kami Was-was Lagi

Sekda Jateng: Kolaborasi Swasta Bikin Pulang Kampung Makin Gampang

Mudik Lewat Semarang? Tenang, Ada Posko Gratis: Bisa Ngecas Badan, Motor sampai Wifi

Berkas Lengkap, Kasus Penggelapan Kredit Anggota TNI Bakal Disidang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi koruptor.
Hukum

20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

Februari 8, 2026
Hukum

Chiko Pengedit Konten AI Cabul Resmi Jadi Tersangka

November 11, 2025
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Shadow Economy Mau Diawasi, UMKM Jangan Ikut Diseret-seret!

Agustus 20, 2025
Sekda Jawa Tengah, Sumarno, dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (Pusaka) Jateng 2025, di Hotel Padma Semarang, Rabu (20/8/2025) yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Tengah. Foto: dok
Ekonomi

Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!

Agustus 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?