Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: THR Perangkat Desa Purworejo Mundur, Cairnya Baru Tengah Tahun, Sabar ya Bos..
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

THR Perangkat Desa Purworejo Mundur, Cairnya Baru Tengah Tahun, Sabar ya Bos..

Kabar soal THR perangkat desa di Kabupaten Purworejo tahun ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika umumnya diberikan menjelang Lebaran, kali ini pencairannya harus menunggu lebih lama. Pemerintah daerah memastikan dana tersebut baru bisa diberikan pada pertengahan tahun.

Nugroho P.
Last updated: Maret 16, 2026 1:38 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi uang gaji ke 13.
SHARE

BACAAJA, PURWOREJO – Kabar soal THR perangkat desa di Kabupaten Purworejo tahun ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika umumnya diberikan menjelang Lebaran, kali ini pencairannya harus menunggu lebih lama. Pemerintah daerah memastikan dana tersebut baru bisa diberikan pada pertengahan tahun.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi. Ia menjelaskan bahwa kebijakan pemberian THR sebenarnya sudah disiapkan oleh pemerintah daerah. Namun kondisi anggaran membuat pencairannya belum bisa dilakukan sebelum Idul Fitri 2026.

Menurutnya, peraturan bupati terkait THR baru terbit saat pembahasan APBD sudah berjalan. Hal ini membuat anggaran belum sepenuhnya bisa disesuaikan dalam waktu dekat. Karena itu pencairan THR akhirnya dijadwalkan mundur hingga pertengahan tahun.

Meski begitu, pemerintah daerah memastikan THR tetap akan diberikan. Kebijakan tersebut berlaku untuk kepala desa maupun perangkat desa di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo. Besarannya nantinya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Dalam aturan yang ada, THR perangkat desa maksimal bisa mencapai satu kali gaji. Namun implementasinya tidak selalu harus penuh sesuai ketentuan tersebut. Pemerintah daerah perlu menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia.

Jika diberikan penuh, nilai THR perangkat desa diperkirakan berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp900 ribu. Besaran tersebut bergantung pada jabatan dan penghasilan masing-masing perangkat desa. Angka itu juga masih berupa estimasi sementara.

Jumlah perangkat desa di Purworejo sendiri terbilang cukup besar. Data pemerintah daerah menunjukkan jumlahnya mencapai sekitar lima ribu orang. Kondisi ini membuat kebutuhan anggaran untuk THR menjadi cukup besar.

Karena jumlah penerimanya banyak, pemerintah harus menghitung ulang kemampuan anggaran. Itulah sebabnya pencairan THR tidak bisa dilakukan sebelum Lebaran tahun ini. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk merealisasikannya.

Dion berharap ke depan kondisi ini bisa diperbaiki. Pemerintah daerah menargetkan agar pada tahun-tahun berikutnya THR perangkat desa dapat diberikan tepat waktu. Harapannya tentu sebelum momen Lebaran tiba.

Selain membahas soal THR, pemerintah daerah juga menyinggung suasana menjelang malam takbiran. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan sound system besar atau yang sering disebut sound horeg cukup ramai dibicarakan. Fenomena ini juga muncul di sejumlah daerah.

Pemerintah Kabupaten Purworejo tidak secara tegas melarang penggunaan sound system tersebut. Namun masyarakat diingatkan agar tetap menjaga ketertiban selama perayaan takbiran. Tujuannya supaya suasana tetap nyaman bagi semua warga.

Warga yang merayakan takbiran diminta saling menghormati satu sama lain. Perayaan boleh berlangsung meriah, tetapi tetap harus memperhatikan lingkungan sekitar. Hal ini penting agar tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat lain.

Pendekatan yang digunakan pemerintah daerah lebih bersifat persuasif. Artinya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama untuk menjaga ketertiban. Cara ini dinilai lebih efektif dibandingkan aturan yang terlalu ketat.

Malam takbiran sendiri menjadi momen penting bagi umat Islam. Setelah menjalani puasa selama bulan Ramadhan, masyarakat biasanya merayakan datangnya Idul Fitri dengan penuh suka cita. Suasana kebersamaan biasanya terasa sangat kuat pada malam tersebut.

Pemerintah daerah berharap perayaan Idul Fitri tahun ini berjalan aman dan nyaman. Semua pihak diminta ikut menjaga situasi agar tetap kondusif. Dengan begitu, momen Lebaran bisa dirasakan dengan penuh kebahagiaan oleh seluruh masyarakat. (*)

You Might Also Like

Bikin Naik Bus Makin Praktis, Pemprov Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Trans Jateng

Baru Launching, Lapor Menaker Langsung Diserbu Aduan!

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Gas Melon Ditambah, Masak Nataru Nggak Perlu Drama

Wuih..Gula Kelapa Purbalingga Go Internasional, Tembus Amerika dan Eropa!

TAGGED:perangkat desapurworejothrTHR telat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung
Next Article Arus Mudik Mengalir, GT Pejagan Jadi Favorit Pemudik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.

Portal BSB Ambruk, Solusi Setengah Matang? Pengendara: Niatnya Aman, Malah Bikin Rawan!

Ilustrasi mobil penumpang tertemper kereta. (wahyu/grafis)

KA Argo Bromo Anggrek Temper Mobil Rombongan Pengantar Jemaah Haji, 4 Orang Tewas

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Maret 28, 2026
Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Januari 29, 2026
Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dalam kunjungan kerja Komisi IV ke Gudang Bulog Subang Foto: dok/ist.
Ekonomi

Stok Beras Bulog Tembus 4,2 Juta Ton! Tapi Serapan Gabah Seret, Petani Masih Kena “Tusuk” Tengkulak?

September 9, 2025
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Ekonomi

Dana Negara Digelontor, Bank Mandiri Gas Kredit Sektor Produktif

Maret 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: THR Perangkat Desa Purworejo Mundur, Cairnya Baru Tengah Tahun, Sabar ya Bos..
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?