Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan

Biasanya bandeng presto jadi oleh-oleh wajib kalau mampir ke Semarang. Tapi kali ini yang lagi panas bukan panci presto di dapur, melainkan sengketa merek dagangnya di pengadilan. Nama Bandeng Juwana yang sudah puluhan tahun dikenal justru kini jadi bahan “masakan” hukum.

T. Budianto
Last updated: Maret 15, 2026 4:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DUDUK PERKARA: Direktur Utama PT Bandeng Juwana, Arif Hongkowijoyo Kusmadi (paling kiri) bersama kuasa hukum menjelaskan duduk perkara gugatannya di pengadilan, Sabtu (14/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bandeng presto sudah lama jadi kuliner khas Semarang. Salah satu merek yang cukup terkenal dan sudah lama ada adalah Bandeng Juwana Erlina.

Bandeng Juwana Elrina dirintis sejak 1981 oleh dr Daniel bersama Ida Nursanty. Nama Elrina diambil dari singkatan nama tiga anak mereka, yaitu Elizabeth, Maria, dan Johana.

Baca juga: Lumpia Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran

Sampai sekarang usaha ini punya empat gerai resmi di Semarang, yakni di Jalan Pandanaran 57, Pandanaran 83, Pamularsih 70, dan Prof Dr Hamka. Tapi belakangan nama itu justru jadi sengketa. PT Bandeng Juwana selaku pemilik merek menggugat 10 merek lain yang dianggap terlalu mirip dengan merek miliknya.

Gugatan itu sekarang bergulir di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya. Penggugat mempersoalkan beberapa kesamaan unsur. Di antaranya susunan kata “Bandeng Juwana”, penggunaan warna biru, merah, putih, gambar ikan bandeng, hingga ornamen ukiran yang dianggap serupa.

Ciri Khas

Desain merek milik mereka sendiri punya ciri khas. Tulisan “Bandeng Juwana” berada di bagian atas, lalu ada ukiran dengan tulisan “Elrina” di sisi kiri. Di sebelah kanan ada gambar ikan bandeng berwarna biru.  Di sampingnya lagi terdapat desain seperti pita penghargaan yang melambangkan kualitas produk.

Kuasa hukum penggugat, Haposan Manurung mengatakan, merek dagang punya peran penting dalam dunia usaha. Merek jadi identitas sekaligus pembeda produk di pasaran.

“Ketika suatu merek sudah didaftarkan, maka pemiliknya memperoleh perlindungan hukum berupa hak eksklusif. Karena itu, pihak lain tidak boleh menggunakan atau mendaftarkan merek yang memiliki persamaan pada pokoknya,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Baca juga: Ramadan Fest Jateng: 52 Stand UMKM Buka Lapak di Halaman Gubernuran

Menurutnya, kemunculan merek yang mirip bisa bikin konsumen bingung. Di sisi lain, pemilik merek yang lebih dulu terdaftar juga bisa dirugikan. Direktur Utama PT Bandeng Juwana, Arif Hongkowijoyo Kusmadi mengatakan, langkah hukum ini diambil karena mereka menemukan merek yang dinilai sangat mirip dengan milik mereka.

Menurut Arif, awalnya pihaknya tidak tahu ada merek yang hampir sama. Mereka baru menyadarinya pada 2024 saat mengurus izin edar MD di BPOM. Saat itu BPOM meminta klarifikasi karena menemukan beberapa merek “Bandeng Juwana” yang sudah terdaftar di DJKI. (bae)

You Might Also Like

80 Juta Dolar buat Hak Siar Piala Dunia? DPR Minta TVRI Buka-bukaan

Di Ambang Perang Dunia III, Alarm Atau Manuver Politik? 27 Pemimpin Eropa Rapat Darurat

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

Semarang Buka Jalan ke Panggung Dunia

Alirkan Uang Haram Korupsi BUMD Cilacap ke Jenderal TNI, Andhi Hanya Dihukum 1 Tahun Penjara

TAGGED:bandeng juwanaelrinaheadlineoleh-oleh semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu
Next Article OTT Ketiga di Jateng, Gubernur: “Sudah Diingatkan Berkali-kali, Jangan Kebablasan”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEDULI KESEHATAN PERSONEL - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah membangun kebiasaan peduli kesehatan personel melalui pelaksanaan Daily Health Checking sebelum memulai aktivitas kerja.

PLΝ Icon Plus Bangun Kebiasaan Peduli Kesehatan Personel melalui Daily Health Checking

PSHAT TEMUI JOKOWI - Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, Murjoko, dan jajaran pengurus bertemu dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Jokowi, di Solo, Senin (14/9/2026).

Ketua PSHT Pusat Madiun Temui Jokowi di Sumber, Bahas Agenda Politik?

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Detik-detik Purbaya ‘Dipecat’ Prabowo, Masih Pimpin Rapat hingga Telepon dari ‘Bapak’ Berdering

BERSIAP LOMBA - Tiga peserta MTQ Nasional Cabang Fahmil Qur'an dari Maluku Utara sedang menyiapkan diri untuk lomba, Senin (14/9/2026). Satu di antaranya adalah Saifullah, yang mengaku jatuh cinta akan indahnya Semarang. (dul)

Peserta MTQ Nasional dari Ternate Jatuh Cinta Keindahan Semarang

MENKEU BARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet lagi. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pengguna layanan kereta api mengambil barang bawaannya yang tertinggal di kereta. (ist)
Info

Barang Pemudik Senilai Ratusan Juta Tertinggal di Kereta, dari Tumbler sampai Tablet

Maret 27, 2026
Info

Salatiga Bakal Jadi “Istana” Dadakan, 100 Lebih Raja dan Sultan Siap Kumpul

Juni 25, 2026
Fokus

Dari 22,5 Ribu Lulusan PAUD, Hanya 12 Ribu yang Daftar SD Negeri

Juli 17, 2026
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Info

Gelombang PHK Menghantui! Pabrik Garmen Korea di Jepara Tutup, 670 Buruh Kehilangan Kerja

Juli 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?