BACAAJA, SEMARANG – Rasanya seperti ada yang kurang ketika mudik dari Semarang atau sekadar melewati kota ini tanpa membawa oleh-oleh khasnya. Salah satu yang paling sering dicari tentu saja lumpia Semarang.
Makanan legendaris ini memang sudah lama menjadi ikon kuliner kota Semarang. Perpaduan kulit lumpia yang renyah dengan isian rebung, telur, dan daging membuat rasanya khas dan sulit ditemukan di tempat lain.
Lutvia (24), salah satu pembeli asal Brebes, mengaku hampir selalu membeli lumpia ketika akan pulang kampung. Ia bahkan sudah sering dititipi oleh keluarga atau teman.
Bacaaja: Penerbangan Semarang-KL: Kamu Bisa Sarapan Lumpia, Makan Siangnya Nasi Lemak di Malaysia
Bacaaja: Gampang Banget! Rahasia Kulit Lumpia Lentur Anti Robek, Cuma Butuh 4 Bahan
“Saya mudik tanggal 14, dan biasanya selalu ditanya sama keluarga soal lumpia Semarang. Makanya sekalian beli untuk oleh-oleh,” ujarnya, Kamis (12/03/2026).
Selain rasanya yang khas, harga lumpia Semarang juga masih tergolong terjangkau bagi banyak orang. Hal ini membuatnya semakin populer sebagai oleh-oleh saat mudik.
Hal serupa juga disampaikan Anis (25), pembeli asal Pemalang. Menurutnya, lumpia Semarang punya cita rasa yang berbeda dibandingkan lumpia di daerah lain.
“Harganya juga nggak terlalu mahal, dan di tempat lain rasanya nggak ada yang sama seperti lumpia asli Semarang,” katanya sambil memasukkan lumpia ke dalam kantong plastik, Kamis (12/03/2026).
Untuk harganya sendiri, lumpia biasanya dijual sekitar Rp10.000 hingga Rp12.000 per buah, tergantung tempat pembelian. Ada juga paket yang berisi 10 buah lumpia dengan harga sekitar Rp90.000, yang cukup praktis untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga di kampung halaman.
Tak heran jika setiap musim mudik Lebaran, banyak toko lumpia di Semarang dipenuhi pembeli yang ingin membawa pulang cita rasa khas kota ini. Lumpia pun seolah menjadi oleh-oleh wajib bagi siapa saja yang singgah di Semarang. (dul)


