BACAAJA, SEMARANG– Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen meminta agar pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 benar-benar menonjolkan identitas budaya Jawa Tengah.
Pesan itu disampaikan Taj Yasin saat menerima audiensi konsultan MTQ Nasional di Kantor Gubernuran Jateng, Senin (9/3/2026). Menurutnya, sebagai tuan rumah, Jateg punya kesempatan besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada seluruh peserta dari berbagai provinsi.
Baca juga: Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026
“Nantinya ada malam ta’aruf, pembukaan, ada penutupan. Paling tidak kita juga harus melibatkan seniman yang mampu menonjolkan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Jateng,” kata tokoh yang akrab disapa Gus Yasin tersebut.
MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung pada 11-20 September 2026, dengan Kota Semarang sebagai pusat kegiatan. Sejumlah titik kedatangan juga sudah disiapkan untuk menyambut para kafilah dari seluruh Indonesia. Di antaranya Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Sumarmo Solo, serta dua stasiun kereta api utama di Semarang, yakni Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol.
Gus Yasin juga meminta agar atmosfer MTQ mulai terasa di seluruh wilayah Jawa Tengah. Salah satunya dengan menyebarkan maskot dan tema MTQ Nasional di 35 kabupaten/kota, termasuk di wilayah perbatasan provinsi.
Semarak MTQ
Langkah itu diharapkan membuat masyarakat ikut merasakan semarak MTQ, bukan hanya yang berada di lokasi acara. “Sehingga masyarakat Jateng turut menyambut dan gembira terhadap pelaksanaan MTQ Nasional tersebut,” ujarnya. Ajang MTQ Nasional tahun ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 7.000 orang dari 37 provinsi di Indonesia.
Sementara itu, acara pembukaan direncanakan digelar di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, pada 12 September 2026, dan dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebelum pembukaan resmi, rangkaian acara akan diawali dengan Pawai Ta’aruf yang mengambil rute dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernuran Jateng.
Baca juga: Agustina Ajak Warga Kompak Sambut MTQ Nasional 2026
Untuk identitas visual, panitia telah menyiapkan logo dan maskot MTQ Nasional 2026 yang mengambil ikon khas Kota Semarang, yaitu Tugu Muda. Maskotnya bernama “Saqa”, yang merupakan singkatan dari Sahabat Qurani.
Sementara pada logo MTQ, terdapat berbagai unsur simbolik seperti Tugu Muda, kitab Alquran, Masjid Agung, gunungan dan sulur khas budaya Jawa, pusaka keris, hingga bintang bercahaya dengan lima ruas yang melambangkan rukun Islam.
Acara nasional memang sering identik dengan panggung besar dan tata cahaya megah. Tapi Gus Yasin seperti ingin mengingatkan satu hal sederhana: kalau sudah jadi tuan rumah, jangan sampai yang datang justru lebih kenal panggungnya daripada budayanya. Karena sejatinya, MTQ bukan cuma soal siapa paling merdu membaca ayat, tapi juga siapa paling bangga menunjukkan jati dirinya. (tebe)


