Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Safari Tunas Toleransi: Senangnya 125 Bocah PAUD Temanggung saat Keliling Rumah Ibadah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Safari Tunas Toleransi: Senangnya 125 Bocah PAUD Temanggung saat Keliling Rumah Ibadah

R. Izra
Last updated: Maret 5, 2026 4:10 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Cap tangan tolerasi oleh 125 anak usia dini dari berbagai latar belakang keyakinan di Temanggung yang mengikuti kegiatan safarai toleransi, Rabu (4/3/2026).
Cap tangan tolerasi oleh 125 anak usia dini dari berbagai latar belakang keyakinan di Temanggung yang mengikuti kegiatan safarai toleransi, Rabu (4/3/2026).
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG — Cara ngajarin toleransi nggak melulu lewat teori di kelas. Di Temanggung, ratusan anak PAUD justru diajak “tour” keliling rumah ibadah lintas agama. Namanya kece banget: Safari Tunas Toleransi.

Sebanyak 125 anak usia dini dari berbagai latar belakang keyakinan ikut kegiatan ini, Rabu (4/3/2026). Temanya juga nggak kalah gemas: “Satu Rute, Sejuta Senyum, Ribuan Kawan.”

Kegiatan ini diinisiasi Persaudaraan Sekolah Bhinneka Temanggung (PSBT) dan melibatkan siswa dari 11 TK dan PAUD.

Bacaaja: Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan
Bacaaja: Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi, Bupati Temanggung Apresiasi 3 Atlet ASEAN Para Games

Rombongan dilepas langsung dari Pendopo Pengayoman oleh Bunda PAUD Temanggung, Panca Dewi, naik bus. Vibes-nya? Field trip tapi penuh makna.

Anak-anak tampak excited banget saat mengunjungi beberapa rumah ibadah ikonik di Temanggung, mulai dari:

  • Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Parakan
  • Klenteng Dharma Nugraha
  • Vihara Dwipaloka
  • hingga finis di Masjid Agung Darussalam Temanggung

Bukan cuma lihat-lihat, tapi juga dikenalkan secara sederhana soal fungsi dan makna tiap tempat ibadah.

Menurut Ernawati, guru dari PAUD Apel Banyuurip, pengalaman langsung kayak gini penting banget buat fondasi karakter anak.

“Biar mereka paham sejak kecil kalau Indonesia itu beragam, dan perbedaan itu biasa,” katanya.

Setelah keliling kota, rombongan balik ke Pendopo Pengayoman dan disambut Bupati Temanggung, Agus Setyawan.

Ia mengapresiasi langkah para guru dan PSBT yang merawat kebinekaan dari usia dini. Pesannya simpel tapi dalem: jaga kerukunan lewat prinsip asah, asih, asuh.

“Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah,” ujarnya.

Cap tangan toleransi, bukan sekadar simbol

Bupati Temanggung Agus Setyawan bercengkrama dengan anak usia dini peserta safari toleransi, Rabu (4/3/2026).
Bupati Temanggung Agus Setyawan bercengkrama dengan anak usia dini peserta safari toleransi, Rabu (4/3/2026).

Momen paling gemas sekaligus meaningful ada di akhir acara. Anak-anak melakukan aksi simbolis “Cap Tangan Toleransi”.

Telapak tangan warna-warni ditempel bareng-bareng di atas media putih. Hasilnya? Penuh jejak warna yang jadi simbol komitmen damai sejak dini.

Di tengah dunia yang sering ribut soal perbedaan, aksi bocah-bocah PAUD ini justru ngasih reminder sederhana: toleransi itu bisa diajarin sejak kecil, asal caranya kreatif dan menyenangkan.

Dan di Temanggung, pelajaran itu dimulai dari satu rute, sejuta senyum, dan ribuan kawan.

You Might Also Like

PSSI Berencana Gelar Mini Turnamen September Tahun Ini

WFA Boleh Jalan, Tapi ASN Semarang Nggak Bisa “Ngilang”

Napi Pidana Mati Kasus Rusuh Mako Brimob Anang Rachman Meninggal

Jejak Sunyi Densus 88 Bongkar Rekrutmen Anak Lewat Dunia Maya

Anak Layang-layang Banjir Kanal Semarang, Bermain Layangan sembari Menunggu Azan

TAGGED:anak usia diniheadlinePAUDsafari toleransitemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi nasi ayam khas Semarang. 5 Tempat Sahur Murah dan Ramai di Semarang, Mana yang Kamu Suka?
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong sebagai tanda lanching program Jaksa Sayang Anak oleh Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/3/2026). Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Nakes Jember Kini Jemput Bola ke Rumah

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng

Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
Info

Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani

Juli 20, 2026
Info

Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca

Februari 4, 2026
Info

Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir

Maret 7, 2026
Sirkular

TPA Jatibarang Bakal Disulap Jadi Pembangkit Listrik dari Sampah

Oktober 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Safari Tunas Toleransi: Senangnya 125 Bocah PAUD Temanggung saat Keliling Rumah Ibadah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?