Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”

Kalau biasanya Musrenbang identik sama angka-angka dan proposal numpuk, sekarang ceritanya beda. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng lagi bongkar ulang sistemnya. Katanya sih, biar pembangunan di Semarang nggak cuma kelihatan keren di kertas, tapi juga aman dari drama hukum dan beneran nyentuh kebutuhan warga.

T. Budianto
Last updated: Maret 3, 2026 2:56 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FGD RAPERWAL: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didampingi Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Raperwal Musrenbang penyusunan RKPD 2027 di Ruang Lokakrida, Gedung Moch. Ichsan, Senin (2/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang resmi ngegas revisi sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Bukan sekadar ganti format, tapi ganti mindset. Dalam Forum Group Discussion (FGD) Raperwal Musrenbang buat nyusun RKPD 2027 di Ruang Lokakrida, Gedung Moch. Ichsan, Senin (2/3/2026), Agustina blak-blakan: sistem lama yang fokus ke angka dan pagu anggaran sekarang digeser ke pendekatan “jemput bola”.

“Kita bergeser dari sistem yang sekadar ngasih angka anggaran jadi sistem yang sepenuhnya aspirasi. Kita susun daftar belanja masalah, lihat kebutuhan wilayah secara riil,” tegasnya. Sekadar informasi, FGD ini nggak kaleng-kaleng. Ada 417 peserta mulai dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, LPMK, sampai aparat penegak hukum. Lengkap. Jadi bukan cuma formalitas kopi-kopi.

Baca juga: Wali Kota Agustina Paparkan Enam Prioritas Pembangunan 2026, Tekankan Peran Aktif Warga

Langkah revisi ini juga bukan tiba-tiba. Agustina bilang, perubahan mekanisme Musrenbang ini jadi tindak lanjut rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi dan aparat penegak hukum. Tujuannya jelas: tata kelola makin bersih, aparatur makin aman dari risiko hukum.

Tingkatkan Kepercayaan

Buat Pemkot Semarang, pendampingan itu justru dianggap cuan, bukan dalam arti duit, tapi dalam arti kepercayaan publik. “Kami berterima kasih atas pendampingan itu. FGD ini bukti komitmen kita jalankan rencana aksi pencegahan korupsi dan memastikan APBD benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Salah satu perubahan paling krusial? Pembangunan fisik bakal dipindah dari kecamatan ke dinas teknis. Jadi urusan standar material, teknis konstruksi, sampai lelang diserahkan ke yang memang ahlinya.

Tapi tenang, camat dan lurah nggak diparkir. Mereka tetap jadi “jembatan aspirasi”. Fokusnya balik ke pelayanan dan memastikan suara warga nggak tenggelam di meja birokrasi. “Aspirasi warga nggak akan hilang. Rembug warga tetap jadi nakhoda pembangunan. Dari tingkat RW, nanti diproses transparan sampai jadi prioritas kota,” tegas Agustina.

Baca juga: Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

Lewat sistem baru ini, aspirasi bakal diverifikasi dan diselaraskan dengan perencanaan teknis. Targetnya? Pembangunan yang tepat sasaran, nyambung satu sama lain, dan berkelanjutan. Agustina optimistis, reformasi Musrenbang ini bisa jadi fondasi baru tata kelola yang lebih bersih dan solid. Nggak cuma keren di laporan, tapi terasa di lapangan.

Kalau dulu Musrenbang identik dengan “yang penting anggaran cair”, sekarang vibes-nya berubah jadi “yang penting masalah kelar dan nggak ada yang kebawa ke meja hukum.” Di ibukota Jateng ini, ternyata bukan cuma jalan yang diaspal, tapi juga sistemnya yang lagi dirapikan biar nggak licin. (tebe)

You Might Also Like

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Pijar Semar: Jaring Aman Buat Pekerja yang Sering Dilupain

Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI

iPhone 17 Pro & Pro Max Resmi Meluncur: Desain Baru, Kamera 48MP, dan Storage Super Jumbo 2TB

Duh, Disnaker Jateng Belum Bisa Nentuin Kapan UMP Diketok

TAGGED:agustina wilujengbapendaheadlinemusrenbangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Embung Karangjati Bikin Petani Blora Nggak Bergantung Langit
Next Article Penumpang bersiap menaiki bus listrik armada BRT Trans Semarang. Dorong Transportasi Hijau, Pemkot Semarang dengan Bus Masifkan Bus Listrik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sabung Ayam, Dikejar Petugas Nyebur ke Sungai Tiga Nyawa Melayang

OTT Bupati Fadia Arafiq, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Pekalongan Tetap Berjalan

Buka Puasa Kalap? Timbangan Ikut Balas Dendam

Tiga Hari Dicari, Bocah Wangon Ditemukan di Aliran Sungai Tajum

Tips Mudik Pakai Mobil Listrik, Gaspol Tanpa Drama

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks Kadispen AU Marsma TNI Fajar Adriyanto
Unik

Jenderal TNI AU Gugur dalam Insiden Pesawat Jatuh di Bogor

Agustus 3, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, meninjau Gerakan Pangan Murah di Kampung Lasipin RT.03/RW.04, Kelurahan Karangturi, Kecamatan Semarang Timur, Sabtu (30/8).
Daerah

Gerakan Pangan Murah Semarang, Wali Kota Agustina Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Agustus 30, 2025
Skandal ijazah palsu, dan plagiarisme tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan di belahan dunia, saat ini juga nyaris dipenuhi dengan banyaknya pejabat negara yang terlibat dalam skandal ijazah palsu. Foto: ilustrasi
Unik

Deretan Skandal Ijazah Palsu Pejabat di Belahan Dunia

Juli 19, 2025
DaerahSepak Bola

Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?