Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta

R. Izra
Last updated: Februari 27, 2026 7:58 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Petugas KPK memamerkan 5 koper uang yang disita dari 'safe house' Bea Cukai di Jakarta Pusat.
Petugas KPK memamerkan 5 koper uang yang disita dari 'safe house' Bea Cukai di Jakarta Pusat.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Ada-ada saja drama korupsi di negeri ini. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memamerkan temuan uang Rp5,19 miliar yang disimpan di lima koper.

Duit ‘segunung’ itu disita dari sebuah safe house yang diduga dipakai para pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Uang tersebut ditemukan saat penyidik KPK menggeledah lokasi yang diduga terkait dugaan gratifikasi dalam pengaturan jalur impor barang dan pengurusan cukai.

Bacaaja: Noel Tuding KPK Konten Kreator: “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”
Bacaaja: KPK Bongkar Obrolan Ketua DPRD Pati dan Sudewo

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, uang tunai yang ditemukan terdiri dari berbagai mata uang asing dan rupiah.

“Totalnya lebih dari Rp 5,19 miliar dan semuanya disimpan dalam lima koper,” kata Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (27/2/2026).

Cerita makin menarik karena koper-koper berisi duit ini ternyata sempat dipindahkan.

Pada awal Februari 2026, Kepala Seksi Intelijen Cukai DJBC Budiman Bayu Prasojo diduga memerintahkan pegawai Bea Cukai bernama Salisa Asmoaji untuk ‘membersihkan’ safe house yang berada di Jakarta Pusat.

Namun bukannya diserahkan ke penyidik, uang tersebut justru dipindahkan ke safe house lain di sebuah apartemen di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.

Di situlah akhirnya koper-koper berisi uang miliaran rupiah tersebut ditemukan oleh penyidik KPK.

Dari hasil penyelidikan, KPK menduga Budiman menerima gratifikasi yang berkaitan langsung dengan jabatannya sebagai pejabat Bea Cukai, dalam periode 2024 hingga 2026.

Akhirnya, KPK menetapkan Budiman sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi importasi barang di lingkungan DJBC.

Budiman pun langsung ditahan selama 20 hari, mulai 27 Februari sampai 18 Maret 2026, di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Diciduk saat di kantor

Sebelumnya, juru bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap Budiman ditangkap di kantor pusat Bea Cukai di Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah ditangkap, ia langsung digiring ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kasus ini bermula dari temuan lima koper berisi uang sekitar Rp5 miliar di sebuah apartemen di Ciputat. Dari situ, penyidik mulai menelusuri asal-usul duit tersebut hingga akhirnya mengarah ke Budiman.

Intinya simpel: lima koper, duit miliaran, dan satu kasus korupsi yang sekarang lagi dibongkar KPK. (*)

You Might Also Like

Eks-Pangdam Bangun 84 Kamar Kos di Semarang, Diduga TPPU Duit Korupsi BUMD Cilacap 

Nonongan Bakal Disulap Jadi Spot Wisata Baru Solo, Respati Serap Aspirasi Warga

Jalur Pantura Semarang Lumpuh Diterjang Banjir

Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

Ribuan Botol Miras Digilas! Kejari Semarang Gaspol Musnahkan Barang Bukti

TAGGED:bea cukaiheadlinekoperkorupsiKPKpmaerkan uangsafe house
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nomor Asing Nggak Diundang? Langsung Auto Blokir Aja Begini Caranya
Next Article Cek Harga, Dirut Bulog Blusukan ke Pasar Johar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter.
Info

Tabrakan Kereta Banyak Makan Korban Jiwa, DPR Sorot Gagalnya Sistem Keselamatan

April 29, 2026
Olahraga

Jateng Nggak Kaleng-Kaleng: 43 Medali Dibawa Pulang dari Thailand

Desember 22, 2025
Hukum

Baru Sembilan Bulan Menjabat, Ardito Terseret Drama OTT KPK

Desember 11, 2025
Ekonomi

Nggak Bisa Lagi Andelin Pajak Kendaraan, Jateng Mulai Cari “Sumber Cuan” Baru

April 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?