Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

R. Izra
Last updated: Februari 27, 2026 1:50 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi pembacokan.
Ilustrasi pembacokan.
SHARE

BACAAJA, PEKANBARU – Viral mahasiswi berinisial F (23) dibacok oleh seorang pemuda berinisial R (21) yang diketahui merupakan teman dekatnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di lantai 2 Fakultas Syariat dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), Pekanbaru, Riau, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kejadian tersebut sempat viral di media sosial karena dianggap sangat mengejutkan: korban diserang saat sedang menunggu sidang skripsinya.

Bacaaja: Ngeri! Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok saat Hendak Evakuasi ODGJ
Bacaaja: Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Saat kejadian, F diketahui sedang berada di lantai dua fakultas untuk bersiap mengikuti sidang skripsi. Namun situasi tiba-tiba berubah ketika pelaku R datang menghampiri korban.

Tanpa banyak kata, pelaku langsung menyerang korban menggunakan kapak. Serangan itu membuat korban mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan.

“Pelaku langsung menghampiri korban dan mengakibatkan korban luka-luka,” kata Kabid Humas Polda Riau, Zahwani Pandra Arsyad, Jumat (27/2).

Akibat serangan tersebut, pakaian korban yang saat itu berwarna putih langsung berlumuran darah. Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi mengungkapkan bahwa pelaku juga merupakan mahasiswa di kampus yang sama dan memiliki hubungan cukup dekat dengan korban.

“Hubungannya cukup dekat,” ujar Pandra.

Pelaku tidak sempat melarikan diri. Ia langsung diamankan oleh mahasiswa lain dan petugas keamanan kampus yang berada di lokasi. Saat ini pelaku telah dibawa ke Polsek Bina Widya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Aksi sudah direncanakan, dipicu cinta ditolak

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga aksi tersebut sudah direncanakan sebelumnya. Pelaku diketahui datang dengan membawa dua senjata tajam sekaligus, yakni kapak dan parang.

“Pelaku sudah mempunyai niat melakukan penganiayaan dengan membawa parang dan kapak,” jelas Pandra.

Meski begitu, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan motif sebenarnya di balik serangan tersebut.

Sementara itu, Polresta Pekanbaru menyebut motif sementara mengarah pada masalah asmara. Kasat Reskrim Anggi Rian mengatakan pelaku diduga sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban.

“Motif sementara karena cinta ditolak. Pelaku sengaja datang dari rumah untuk menarget korban,” katanya.

Polisi juga berencana melakukan tes urine dan pemeriksaan psikiater untuk memastikan kondisi psikologis pelaku.

Terancam 12 tahun penjara, sanksi tegas kampus menunggu

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 269 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan. Ancaman hukumannya tidak main-main: hingga 12 tahun penjara.

Pihak kampus juga angkat bicara terkait kejadian ini. Wakil Rektor III UIN Suska Harris Simaremare menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang terjadi di lingkungan kampus.

Menurutnya, selain proses hukum yang berjalan di kepolisian, kampus juga akan memberikan sanksi tegas sesuai kode etik mahasiswa.

“Kami menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang. Secara internal, kampus juga memiliki aturan kode etik,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa lingkungan kampus yang seharusnya menjadi tempat belajar dan berkembang justru bisa berubah mencekam ketika konflik pribadi tidak diselesaikan dengan sehat. (*)

You Might Also Like

Drama ‘Si Paling 10 Miliar’ Tamat! Endipat Minta Maaf ke Ferry Irwandi

Nggak Cuma Striptis, Mansion Karaoke juga Layani Esek-esek

Gotong Royong Urus Rumah, Jateng Luncurkan “Ngopeni Omah”

Kejati Jateng Tegaskan Tak Geledah SPPG: Cuma Pendataan Aja

Kejari Bantu Tagih Tunggakan BPJS

TAGGED:headlinemahasiswipekanbaruriausidang skripsiuin suskaviral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Petugas KAI Daop IV sedang mengimbau masyarakat agar jangan ngabuburit di sekitar rel. (ist) Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara
Next Article Dua perempuan terdakwa perdagangan orang jalani sidang tuntutan di PN Semarang. (ist) Terdakwa Perdagangan Orang Dituntut Hukuman 7 Tahun Penjara, Begini Respons Korban

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”

Saat SD Negeri Mulai Kehilangan Siswa

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui pelaksanaan Daily Health Checking yang dilakukan secara rutin sebelum aktivitas kerja dimulai, agar semua lini dapat memberikan layanan yang andal kepada masyarakat.

Daily Health Checking Jadi Rutinitas, PLN Icon Plus Perkuat Budaya HSSE demi Layanan Andal

DATA CENTER - Ilustrasi pusat data atau data center untuk akal imitasi atau artificial intelligence (AI).

Banyak Negara Ramai-ramai Tolak Data Center, AI di Persimpangan Jalan?

GUDANG BARU - Peninjauan langsung fasilitas gudang baru Icon Plus oleh Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra.

Gudang Baru PLN Icon Plus Jadi Penopang Penguatan Layanan Operasional di Jawa Bagian Tengah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Mei 14, 2026
Plesir

Imlek di Sam Poo Kong Bikin Semarang Makin Ramai

Februari 16, 2026
SPOT WISATA - Gang Baru di Pecinan, Kranggan, Semarang, menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Lumpia. (dul)
Plesir

Dari Gang Baru Pecinan ke Desa Wisata, Mimpi Besar Kranggan yang Beranjak Jadi Nyata

Juni 12, 2026
JALANI SIDANG: Aipda Robig Zaenudin menjalani sidang lanjutan kasus penembakan siswa SMK di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (29/7). (Foto: bae)
Hukum

Robig si Pembunuh Gamma Dipecat dari Polri, Irwan Anwar Melenggang Kangkung

Agustus 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?