Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi

R. Izra
Last updated: Februari 27, 2026 5:27 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim bikin anak-anak lebih sehat, justru meninggalkan trauma di SD Muhammadiyah 1 Temanggung.

Pasalnya, sekolah ini dua kali menerima makanan yang tidak layak konsumsi dari dapur penyedia program. Mulai dari roti berjamur sampai susu yang sudah terasa kecut.

Setelah kejadian itu terulang, pihak sekolah akhirnya mengambil sikap tegas: tidak akan lagi menerima program MBG.

Bacaaja: PDIP Bantah Narasi MBG Tak Pakai Dana Pendidikan: di Perpres APBN Angkanya Jelas
Bacaaja: MBG ‘Ngerampok’ 70 Persen Anggaran Pendidikan, JPPI Siapkan Gugatan ke MK

Kepala sekolah Triana Widiastuti mengatakan keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan banyak hal, terutama kekhawatiran para orang tua murid.

“Ini sudah yang kedua kalinya. Demi kenyamanan anak-anak dan warga sekolah, kami memutuskan tidak menerima MBG,” ujarnya, Selasa (25/2/2026).

Orang tua siswa keberatan dikasih MBG

Menurut Triana, banyak wali murid yang langsung menyampaikan keberatan setelah kejadian itu.

Sebagian bahkan mengirim pesan lewat WhatsApp untuk menyatakan bahwa mereka tidak ingin anaknya lagi menerima makanan dari program tersebut.

Bagi pihak sekolah, suara orang tua tentu tidak bisa diabaikan. “Yang menerima manfaat itu siswa, bukan sekolah. Kalau orang tua sudah tidak berkenan, kami juga tidak bisa memaksakan,” jelasnya.

Sekolah pun memilih menghentikan program tersebut agar kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tetap terjaga.

Masalah makanan dari program MBG ini sebenarnya bukan yang pertama. Insiden serupa pernah terjadi sekitar September tahun lalu. Saat itu dapur penyedia makanan bahkan sempat dihentikan operasionalnya.

Sekolah juga sempat meminta agar layanan makanan dipindah ke dapur lain. Namun pada akhirnya, makanan tetap datang dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama di bawah program Badan Gizi Nasional.

Padahal sebelumnya sudah ada komitmen bersama agar kejadian seperti itu tidak terulang. Tapi kenyataannya, masalah yang sama kembali muncul.

Menu beracun: roti berjamur, susu kecut

Dalam kejadian terbaru, menu yang dibagikan kepada siswa berisi roti basah, kurma, dan susu.

Sekilas roti terlihat normal. Namun ketika dibuka, bagian dalamnya ternyata sudah berjamur. Susunya pun disebut sudah terasa kecut. Beruntung pihak sekolah cepat bergerak setelah mendapat informasi awal.

Guru langsung mengimbau siswa agar tidak memakan makanan tersebut. Meski begitu, tetap ada beberapa siswa yang sempat mengonsumsinya.

“Dari laporan yang kami terima, ada tiga siswa yang mengalami muntah,” kata Triana.

Kapok, tak akan terima MBG selamanya

Setelah dua kali kejadian, pihak sekolah mengaku trauma. Triana bahkan mengatakan dirinya tidak bisa membayangkan jika makanan tersebut sampai dikonsumsi banyak siswa di sekolah. Karena itu, keputusan menolak MBG kemungkinan tidak hanya sementara, tetapi berlaku seterusnya.

Sekolah berharap kejadian ini bisa menjadi evaluasi agar program serupa ke depan benar-benar memastikan keamanan makanan bagi anak-anak.

Karena bagi sekolah, satu hal yang paling penting tetap sama: kesehatan dan keselamatan siswa.

You Might Also Like

Enam Lokasi Terkuak, Kasus YTR dan Taufik Makin Bikin Miris

Pengalihan Penanganan Perkara Febrie Janggal: Bukan Sinergi, tapi Rusak Legitimasi

Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer

Jalan Prof Hamka-Ngaliyan Sudah Mulus, tapi Warga Masih Khawatir Soal Silayur

Badal Haji Murah Jadi Umpan, Jemaah Diduga Tertipu

TAGGED:headlinemakanan basiMBGsd muhammadiyahtemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko njelasin soal antisipasi mudik 2026. (ist) Strategi Pemprov Jateng Urai Macet Mudik Lebaran: Andalkan CCTV dan Posko
Next Article Warga ramai-ramai menyelamatkan pengendara motor yang terseret derasnya arus banjir di Kawasan Industri Candi Semarang, Kamis (26/2/2026). Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi rekening bank.
Ekonomi

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Januari 31, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Belum Terapkan WFH

April 11, 2026
Kejagung mengumumkan status tersangka terhadap bos minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Foto: dok/humas
Unik

Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura

Juli 12, 2025
Info

Rosok di Jalur Masuk Kota Lama Semarang Ditertibkan Satpol PP

Juli 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?