Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: War Takjil Muladi Dome, Bukan Sekadar Bazar! Tetap Ramai meski Diguyur Hujan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

War Takjil Muladi Dome, Bukan Sekadar Bazar! Tetap Ramai meski Diguyur Hujan

R. Izra
Last updated: Februari 24, 2026 2:57 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Suasana meriah Bazar Ramadan di Muladi Dome Undi, Senin (23/02/2026). Meski diguyur hujan, antusiasme pengunjung tidak surut untuk berburu takjil. (dul)
Suasana meriah Bazar Ramadan di Muladi Dome Undi, Senin (23/02/2026). Meski diguyur hujan, antusiasme pengunjung tidak surut untuk berburu takjil. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Hari pertama puasa, vibes ngabuburit di Muladi Dome langsung auto rame. Area kampus Universitas Diponegoro ini lagi-lagi jadi titik kumpul warga buat berburu takjil di Bazar Ramadan bareng UMKM Kelurahan Tembalang.

Event yang digelar 19 Februari sampai 14 Maret 2026 ini jadi edisi kedua di lokasi yang sama. Tahun lalu udah rame, tahun ini? Naik level.

Dari sore, kendaraan udah antre panjang. Parkiran penuh, bahkan sampai meluber ke bahu jalan. Macet jelang magrib? Udah kayak paket komplit.

Bacaaja: Senja, Jajan, dan Jalan Santai: Ngabuburit Seru Purwokerto

Yang datang juga bukan cuma mahasiswa. Karena terbuka untuk umum, warga dari berbagai kalangan ikut nimbrung. Anak kecil, orang tua, sampai remaja tumpah ruah jadi satu. Suasananya hangat, hidup, dan berasa banget feel Ramadhannya.

Sempat diguyur hujan dan bikin beberapa titik becek, tapi antusiasme nggak goyah. Gerimis tipis malah bikin suasana makin syahdu. Lapak-lapak tetap diserbu tanpa ampun.

Aroma gorengan, es buah, sampai minuman kekinian campur jadi satu di udara yang masih lembap. War takjil tetap jalan.

Kirana (22), mahasiswa asal Medan, ngaku udah lama nunggu momen ini.

“Seneng sih ada event ini di kampus. Rencana mau ke sini dari hari pertama, tapi baru bisa sekarang. Kayanya besok wajib ke sini lagi deh,” ujarnya sambil senyum, Senin (23/02/2026).

Bacaaja: Borong Takjil saat Ngabuburingat Bareng Vindes, Respati Repons Usulan Kampung Ramadan

Hal serupa disampaikan Novi (24), mahasiswa asal Tasikmalaya.

“Mumpung jadi mahasiswa Semarang wajib ngabuburit di sini sih. Seru war takjil langsung. Kalau online suka bingung mau beli apa, datangnya lama. Kupikir habis hujan nggak terlalu rame, ternyata tetep rame. Tapi seru,” katanya.

Bazar ini nggak cuma soal kuliner. Tenant fashion, aksesoris, sampai pernak-pernik juga ada. Jadi yang niatnya cuma beli kolak bisa pulang bawa gelang, tas, atau outfit baru.

Aulia (23), mahasiswa asal Solo, bahkan bilang vibes-nya nggak kalah sama event besar di Semarang.

“Ga kalah ramai dan menyenangkan sama yang di Dugderan. Stand kulinernya lengkap. Mau cari aksesoris juga ada. Lengkap dan seru banget,” ungkapnya.

Selain ratusan tenant UMKM, hiburan musik akustik modern dan tradisional juga bikin suasana makin hidup. Banyak yang datang lebih awal cuma buat nongkrong sambil nunggu buka dan nikmatin live music.

Event ini bukan cuma agenda kampus. Ada kolaborasi bareng UMKM Kelurahan Tembalang yang bikin Ramadhan kali ini juga jadi momentum gerak ekonomi warga sekitar.

Di tengah genangan air dan kemacetan yang nggak bisa dihindari, satu hal jelas: semangat kebersamaan tetap nyala.

Muladi Dome sekali lagi jadi saksi, kalau Ramadhan di Semarang nggak pernah sepi cerita, apalagi kalau urusannya war takjil. (*)

You Might Also Like

Meet & Greet Densus Siap Keliling Sekolah-sekolah di Jateng, Disdik: Ini Sangat Penting!

PSIS Gas Pol Cari Nafas, Persipal Ogah Jadi Penonton

Risalah Jelata Nahdliyyin: Ketum PBNU Legowo Mundur Saja, Rais Aam Balikin Tambang ke Negara

Ekonom Indef: Kasus Tom Lembong Cerminkan Hukum yang Buruk, Ancaman Serius bagi Ekonomi

Nggak Jadi Pakai Jembatan, Jalur Semarang-Purwodadi Langsung Dicor

TAGGED:bazar ramadanmuladi domeSemarangundipwar takjil
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ramadhan Datang, Tapi Hati Kok Tetap Kosong? Ada yang Salah?
Next Article Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. THR Rp55 Triliun Siap Cair, Tinggal Tunggu Lampu Hijau untuk ASN, TNI-Polri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pengamat: Luthfi Nggak Perlu Masuk Gorong-Gorong, Cukup Perkuat Komunikasi

Puasa Jalan, Tarawih Bolong? Rugi Dong Ramadhanmu!!

Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih

El Mencho Tewas, Meksiko Mendadak Mencekam Total

Semarang Bicara Toleransi: Agustina dan Sinta Nuriyah Kirim Pesan Harmoni

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai

Januari 20, 2026
Info

Cerita Keluarga Sahita Menjahit Hidup dari Dua Gaji Buruh

November 13, 2025
Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Politik

Keracunan MBG, Prabowo Sebut Masalah Besar: Jangan Sampai Dipolitisasi

September 27, 2025
Olahraga

Musorprov Jateng Mundur, Tapi Calonnya Udah Fix Satu

Oktober 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: War Takjil Muladi Dome, Bukan Sekadar Bazar! Tetap Ramai meski Diguyur Hujan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?