Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aniaya Anak Sambil Rekam, Ayah Kandung Bejat Diciduk Polisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Aniaya Anak Sambil Rekam, Ayah Kandung Bejat Diciduk Polisi

Di dalam rekaman singkat itu, terlihat seorang pria melakukan kekerasan fisik terhadap balita perempuan yang terus menangis kesakitan. Suasana dalam video terasa mencekam, apalagi mengetahui pelaku adalah orang terdekat korban.

Nugroho P.
Last updated: Februari 22, 2026 10:18 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrai bayi kesakitan.
SHARE

BACAAJA, SRAGEN – Warga dibuat geram sekaligus miris setelah video kekerasan terhadap balita di Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, beredar luas di media sosial. Bukan orang lain, pelakunya ternyata ayah kandung korban sendiri.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam hitungan jam, potongan video berdurasi sekitar 13 detik langsung viral dan memicu kemarahan publik.

Di dalam rekaman singkat itu, terlihat seorang pria melakukan kekerasan fisik terhadap balita perempuan yang terus menangis kesakitan. Suasana dalam video terasa mencekam, apalagi mengetahui pelaku adalah orang terdekat korban.

Pria tersebut berinisial P (47), warga Gesi. Yang bikin publik makin geleng kepala, aksi kekerasan itu direkam sendiri oleh pelaku saat kejadian berlangsung.

Setelah video menyebar, P sempat kabur. Polisi bergerak cepat melakukan pelacakan berdasarkan identitas yang sudah dikantongi.

Pada Sabtu, 21 Februari 2026, pelaku akhirnya berhasil diringkus di wilayah Boyolali. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi memastikan keberadaan P.

Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, membenarkan penangkapan tersebut. “Terduga pelaku berinisial P (47), warga Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, berhasil diamankan setelah sempat melarikan diri,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia juga menegaskan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku adalah ayah kandung korban. Fakta ini membuat kasus tersebut terasa makin menyayat hati.

Polisi kini fokus mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut. Pemeriksaan terhadap pelaku terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Sementara itu, kondisi korban menjadi perhatian utama. Aparat memastikan balita tersebut akan mendapatkan pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Korban rencananya dibawa ke RSUD Dr Moewardi di Solo untuk memastikan kondisi fisik dan psikisnya. Langkah ini diambil agar dampak luka bisa ditangani secepat mungkin.

Dewiana menegaskan penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan transparan sesuai aturan hukum yang berlaku. Proses hukum akan berjalan tanpa pandang bulu.

Menurut polisi, fakta bahwa video direkam sendiri oleh pelaku menjadi salah satu bukti penting dalam penyelidikan. Rekaman itu kini diamankan sebagai barang bukti.

Kasus ini pun memantik diskusi luas soal perlindungan anak di lingkungan keluarga. Banyak pihak menilai, kekerasan justru sering terjadi di ruang yang seharusnya paling aman bagi anak.

Media sosial dipenuhi kecaman terhadap pelaku. Warganet juga mendesak agar hukuman setimpal dijatuhkan demi memberi efek jera.

Di sisi lain, aparat mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang video kekerasan tersebut demi melindungi identitas dan psikologis korban.

Penanganan hukum terhadap P kini memasuki tahap pemeriksaan intensif. Polisi memastikan akan menjerat pelaku dengan pasal terkait perlindungan anak.

Kasus ini jadi alarm keras bahwa pengawasan dan edukasi soal pola asuh sangat penting. Kekerasan, dalam bentuk apa pun, tidak pernah bisa dibenarkan.

Publik kini menunggu proses hukum selanjutnya. Harapannya satu: keadilan untuk korban, dan perlindungan yang lebih kuat bagi anak-anak agar tragedi serupa tak terulang lagi.(*)

You Might Also Like

Bank Pasar Semarang Digoyang Kredit Nakal, Negara Rugi Rp5,2 Miliar

Perempuan Ngaku Anak Polisi Diduga Bikin Konten Rasis Viral, Lagi Diselidiki Polda Jateng

IG-nya Banjir Hujatan, Dwi Hartono Founder Platfrom ‘Guruku’ Jadi Otak Pembunuhan Kacab BRI,

Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

TAGGED:anak kandungbayaisiksasragen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Vonis Mati Menghantui Awak Sea Dragon Kasus Sabu 2 Ton, Jaksa: Sesuai UU
Next Article Puasa Jalan, Ghibah Masih Lancar, Gimana Nasib Pahalanya?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

NOBAR - Penonton antusias menyaksikan nonton bareng film Pesta Babi di Semarang, yang juga dihadiri oleh sejumlah mahasiswa asal Papua, Sabtu (23/5/2026). (dul)

Papua Ternyata Semengerikan Itu, Penonton Nobar Film Pesta Babi di Semarang Syok

TERTAWA ALA NEGERI WACANDA - Pertunjukan tetaer Keraton Siluman yang penuh kritik sosial yang dibungkus dalam canda tawa, sukses mengocok perut penonton di UPGRIS, Sabtu (23/5/2026). (dul)

Tawa Renyah Pecah di UPGRIS! Keraton Siluman Bikin Penonton Gergeran Gak Bisa Diam

TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.

Pigai Bilang Jangan Asal Dor, Polisi Tetap Gas Kejar Begal

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Haji Belum Mulai Puncak, Ribuan Pendatang Ilegal Sudah Dipulangkan

Megawati Menangis Nonton Pesta Babi, Papua Mendadak Jadi Sorotan Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Jeritan Hati Mami Uthe: Cuma Koordinator LC tapi Jadi Kambing Hitam Kasus Striptis

September 12, 2025
Hukum

Parah Banget, Bos Sritex Kibuli Bank Sampe Negara Rugi Rp1 Triliun

Desember 22, 2025
Sekitar 150 orang dari Aliansi Santri Nusantara Peduli Korupsi tumplek di depan kantor KPK, tuntut usut tuntas dugaan keterlibatan Gus Yazid dalam pusaran korupsi BUMD.
Hukum

Aksi Massa di Kejagung dan KPK: Tangkap Gus Yazid Sekarang Juga!

Oktober 21, 2025
Hukum

Jejak Remisi Putri Candrawathi, Hukuman Terus Menyusut Perlahan

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aniaya Anak Sambil Rekam, Ayah Kandung Bejat Diciduk Polisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?