Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dana Desa Jateng Turun Rp 300-400 Juta, Sisanya Lari ke Koperasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dana Desa Jateng Turun Rp 300-400 Juta, Sisanya Lari ke Koperasi

Kabar buat para kepala desa di Jateng: Dana Desa 2026 tetap cair, tapi nominalnya nggak setebal tahun lalu. Dari yang biasanya tembus Rp 1 miliar per desa, sekarang rata-rata tinggal Rp 300-400 juta. Sisanya? Dialihkan buat program Koperasi Desa Merah Putih.

T. Budianto
Last updated: Februari 19, 2026 9:35 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala Dispermadesdukcapil Jateng, Nadi Santoso. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Total Dana Desa (DD) 2026 di Jawa Tengah tercatat sebesar Rp 6,831 triliun. Namun, yang benar-benar masuk kategori Dana Desa reguler hanya Rp 2,6 triliun. Sisanya, sekitar Rp 4,1 triliun, dialokasikan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso menjelaskan, tahun lalu total Dana Desa mencapai Rp 7,9 triliun. Tahun ini, setiap desa diperkirakan menerima antara Rp 300 juta hingga Rp 400 juta.

Baca juga: Dampak KDMP! Dana Desa di Jateng Susut Parah, Sekitar 70 Persen

“Kalau tahun ini per desa akan mendapatkan dana desa antara Rp 300-400 juta,” jelas Nadi, Rabu (19/2/2026). Dana tersebut akan dicairkan dalam dua tahap: 60 persen pada tahap pertama dan 40 persen pada tahap kedua. Biasanya pencairan dilakukan sekitar Maret dan Juli.

Menariknya, skema earmark atau pembagian khusus seperti tahun sebelumnya sudah tidak diberlakukan. Artinya, desa punya keleluasaan lebih, tapi tetap harus mengikuti fokus penggunaan yang sudah ditetapkan.

Hasil Musdes

Nadi mengingatkan agar dana yang ada dipakai efektif dan efisien, sesuai hasil musyawarah desa (musdes). Ia juga mendorong desa menggali Pendapatan Asli Desa (PADesa) untuk menutup kebutuhan program yang mungkin terdampak penyesuaian anggaran.

“Solusinya desa harus mampu menggali PADesa untuk membiayai pembangunan desa,” ujarnya. Dari total Rp 6,831 triliun tersebut, sekitar 61 persen atau Rp 4,198 triliun dialokasikan untuk KDMP. Dana ini difokuskan pada pembangunan fisik seperti gedung, pergudangan, dan pengembangan produk koperasi.

Baca juga: Rp40,34 Triliun Dana Desa Sudah Tersalur, BLT Menjangkau Hampir 8.000 Desa

Penyesuaian ini mengacu pada kebijakan dalam Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui PMK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Dengan komposisi baru ini, desa memang harus lebih cermat atur strategi. Karena sekarang, bukan cuma soal berapa besar dana yang turun, tapi seberapa pintar desa memutar anggaran yang ada. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Cari Panggung Dunia, Spanyol Diajak Main Bareng

Kejati Jateng Tegaskan Tak Geledah SPPG: Cuma Pendataan Aja

Wali Kota Semarang Luncurkan KELUARGA CEMARA, Komitmen Lawan Stunting Biar Generasi Muda Makin Kece dan Sehat

Ultah ke-479, Semarang Bagi-Bagi “Hadiah”: Naik BRT Gratis, Wisata Free, Parkir Cuma 479 Perak!

Bahaya Ruang Digital, Densus 88 Minta Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Ekstremisme

TAGGED:dana desadispermendukcapilheadlinejalur putuspemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tembok Ratapan Solo Viral, Aslinya Ada di Yerusalem Begini Aktifitasnya
Next Article Gara-Gara Eks Kapolres Bima, Urine Anggota Polri Dites Serentak 

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Negara Nyaris Rugi Rp1 T

Catatan Gunung Slamet, 2026 Dua Pendaki Tewas

SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae)

Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP

Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

Flying Fox Bermasalah, Mahasiswi UIN Saizu Dievakuasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PESTA BUAH--Gajah Sumatera di Semarang Zoo bernama Zella menyantap tumpengan buah saat Hari Gajah Sedunia. (ist)
Info

Hari Gajah Sedunia, Zella Semarang Zoo Pesta Tumpengan Buah

Agustus 13, 2026
Hukum

KPK Bedah Pengakuan Delapan Camat soal Ratusan Jabatan Kosong

Juli 15, 2026
Info

Puasa Jalan, Tarawih Bolong? Rugi Dong Ramadhanmu!!

Februari 24, 2026
Stasiun Kereta Apik (KA) Klaten.
Info

Akhirnya Adem! Dimediasi Bupati, Ojol-Taksol dan Opang di Stasiun Klaten Sepakat Damai

Januari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dana Desa Jateng Turun Rp 300-400 Juta, Sisanya Lari ke Koperasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?