Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jawaban Purbaya saat Dicecar Dasco soal Dana Pemulihan Bencana Sumatra
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Jawaban Purbaya saat Dicecar Dasco soal Dana Pemulihan Bencana Sumatra

R. Izra
Last updated: Februari 19, 2026 10:08 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Drama soal dana tanggap darurat bencana Sumatera lagi jadi sorotan. Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara setelah dicecar Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, soal kejelasan sumber anggaran.

Menurut Purbaya, proses pengajuan dana sebenarnya nggak sesimpel langsung cair. Semua harus lewat jalur birokrasi dulu: dari Kementerian Pekerjaan Umum ke Kementerian PPN/Bappenas.

Kalau sudah disetujui, baru dikirim ke Satgas rehabilitasi pascabencana, dan akhirnya masuk ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk disalurkan.

Bacaaja: Purbaya: Pilih Bangkrut Kayak 1998 atau Nambah Utang? Fix, Pinjaman RI Tembus Rp9.647 T
Bacaaja: Moody’s Turunin Outlook Utang RI Gara-gara MBG, Begini Kata Menkeu Purbaya

“Nanti baru ke kami, lalu kami salurkan sesuai usulan,” kata Purbaya dalam rapat koordinasi di Kompleks Parlemen, Rabu (18/2/2026).

Masalahnya, Dasco menangkap ada dana tanggap darurat yang diajukan secara multi-years tapi belum sepenuhnya mendapat lampu hijau dari Bappenas. Padahal, kebutuhan anggarannya nggak kecil.

Sebagai gambaran, Kementerian PU mengusulkan dana Rp74 triliun untuk empat tahun ke depan, termasuk Rp4,3 triliun khusus tahun 2026.

Ironisnya, dana itu rencananya ditagihkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang total anggarannya juga cuma Rp4,3 triliun. Jadi ya langsung kelihatan jomplang.

Dasco pun khawatir birokrasi yang berlapis bisa bikin proyek di lapangan jadi nggak jelas nasibnya.

“Saya monitor PU tetap membangun, tapi saya enggak tahu uangnya dari mana. Kontraktornya kan kasihan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo juga mengungkap bahwa dana tanggap darurat 2026 seperti “dicoret” dan masih dalam tahap diskusi. Bahkan sampai sekarang belum ada arahan lanjutan.

Yang bikin makin tricky, PU masih diminta membantu pembangunan hunian sementara di sejumlah daerah terdampak.

Kalau anggaran harus diambil dari pos proyek lain, Dody terang-terangan merasa keberatan karena bisa mengganggu pembangunan di luar wilayah bencana.

Situasi ini nunjukin satu hal: kebutuhan di lapangan jalan terus, tapi kepastian duitnya belum tentu ikut ngebut.

Kini publik tinggal menunggu, apakah pemerintah bisa gerak cepat, atau dana darurat ini bakal terus kejebak di labirin administrasi. (*)

You Might Also Like

PSIS Tambah Bek, Alarm Belanja Belum Dimatikan

Terungkap! Sopir Cadangan Bus Maut PO Cahaya Trans Baru Berusia 22 Tahun

Trik Jitu Pilih Jeans Biar Terlihat Lebih Tinggi & Stylish

Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang

Polisi Korban Penipuan CPNS Kejaksaan Bersaksi di Persidangan

TAGGED:bencana sumateradascoheadlinemenkeupemulihanpurbayaSufmi Dasco Ahmad
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengin Nggak Puasa Ramadhan? Jawaban Buya Yahya Nyelekit Nih
Next Article Ilustrasi jenazah korban. Miris! Sekolah Bilang ‘Masuk Angin’, Ternyata Siswa SD Wonogiri Diduga Tewas Dihajar di Kelas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.

Indonesia Memang Beda! IHSG Merah Sendirian saat Bursa Asia Hijau

TEATER--Poster pertunjukan teater Gemati berjudul "Keraton Siluman". (ist)

Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok

BELAJAR KOPERASI - Pelajar di Jateng, mulai dari setingkat SD hingga SMA akan mendapat pembelajaran koperasi, mulai tahun ajaran 2026/2027. (ist)

Pelajar Setingkat SD-SMA di Jateng akan Belajar Koperasi, Mulai Ajaran Baru Tahun Ini

MENGADILI BASUKI--Majelis hakim PN Semarang membacakan putusan terdakwa Basuki di kasus kematian dosen Untag. (bae)

Hakim Ungkap Kejamnya AKBP Basuki Biarkan Dosen Untag Mati, Singgung soal Selingkuhan

EDUKASI PENTINGNYA IMUNISASI - Kemenkes RI gandeng Pemkab Pesawaran, Lampung, menggalakkan edukasi pentingnya imunisasi untuk tumbuh kembang anak. (ist)

Kemenkes Gerak Cepat Edukasi Imunisasi di Pesawaran, Ada Talkshow hingga Dongeng Anak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Foto: ilustrasi. Seorang warga menggendang anaknya yang masih kecil untuk diajak memulung di tempat pembuangan akhir sampah. Potret kemiskinan di Indonesia.
Unik

Cuma Rp3 Juta Udah ‘Super Kaya’? Kemensos Bikin Netizen Auto Minder & Ngakak

Agustus 16, 2025
Ekonomi

Lebaran Lewat, Harga Nggak Ikut “Meledak”, Inflasi Semarang Masih Santuy

April 6, 2026
Unik

Harga Kambing Kurban 2025 Melonjak? Simak Panduan dan Doa Penyembelihannya!

Mei 17, 2025
Fokus

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

April 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jawaban Purbaya saat Dicecar Dasco soal Dana Pemulihan Bencana Sumatra
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?