Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

R. Izra
Last updated: Februari 12, 2026 4:01 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Sejumlah “calon haji cilik” dari TK Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat yang sedang menjalani manasik haji di Fatimah Zahra Semarang.
Sejumlah “calon haji cilik” dari TK Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat yang sedang menjalani manasik haji di Fatimah Zahra Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Pemandangan gemas sekaligus bikin hati hangat terlihat di Fatimah Zahra Semarang.

Puluhan anak berjalan rapi mengenakan pakaian ihram, mengikuti setiap tahapan ibadah dengan wajah serius tapi tetap penuh keceriaan.

Mereka bukan benar-benar berangkat haji, melainkan para “calon haji cilik” dari TK Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat yang sedang menjalani manasik haji.

Kegiatannya bukan cuma edukatif, tapi juga fun. Tawa anak-anak sesekali pecah, namun mereka tetap fokus mengikuti arahan guru.

Bacaaja: Praktisi PAUD: Fungsi Eksekutif Anak Dibentuk dari Pengalaman Hidup

Kepala Sekolah KB-TK Roudlotul Abidin Blanten, Emie Zulianingsih Rakhmayanti, mengatakan kegiatan ini dirancang agar anak-anak bisa belajar agama dengan cara yang lebih nyata, bukan sekadar mendengar, tapi langsung mencoba.

“Kami ingin mengenalkan rukun Islam, khususnya ibadah haji, lewat metode pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai usia anak,” ujarnya, Selasa (10/02/2026).

Didampingi guru dan didukung penuh orang tua, para siswa menjalani rangkaian manasik layaknya jemaah sungguhan, tentu dalam versi yang aman dan ramah anak.

Mulai dari memakai ihram, tawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, sa’i, wukuf, hingga melempar jumrah, semuanya dijalani dengan antusias.

Bacaaja: Siswa SD di Ngada Bundir, Ganjar: Ini Bukan Tragedi Personal, tapi Jeritan Sunyi Generasi

Bukan cuma soal tata cara ibadah, manasik ini juga jadi cara sekolah menanamkan nilai penting seperti kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab sejak dini.

Menurut Emie, penting bagi anak untuk memahami bahwa ibadah bukan sesuatu yang terasa berat, tapi bisa dijalani dengan hati gembira.

Dengan pendekatan yang interaktif, sekolah berharap anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi religius, berakhlak baik, dan terbiasa mencintai kegiatan keagamaan.

“Kami berharap ini menjadi pengalaman berharga sekaligus fondasi dalam membangun generasi Qurani yang cerdas dan beriman,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar kegiatan sekolah, momen ini menunjukkan satu hal sederhana: belajar nilai kehidupan bisa dimulai sejak kecil. Dan dari langkah-langkah mungil itu, harapannya kelak lahir generasi besar. (*)

You Might Also Like

Ironi: Kementerian Pendidikan Dapat Predikat WTP di Tengah Kasus Korupsi

Gaji Guru Rp5 Juta Mengemuka, DPR Buka Harapan

Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya

Belajar Iklim Nggak Harus Nunggu Bumi Makin Panas

TAGGED:kabupaten semarangmanasik hajinyatnyonotkTK Roudlotul Abidin Blantenungaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Soal Sampah, Pemprov Gaspol Gerakan Bersih-Bersih Bareng
Next Article Jateng Lagi Serius Garap Pariwisata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Bukan Margoyoso, Pemprov Jateng Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Februari 10, 2026
Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Pendidikan

Langkah Berani Presiden untuk Buka Jalan Tenaga Medis

November 24, 2025
Warga melihat jembatan yang menghubungkan Desa Duren dan Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang ambrol pada Senin (23/2/2026). Pemdes setempat membuat jembatan darurat agar 800-an warga di Desa Duren tak terisolasi.
Info

800 Warga Sumowono Terisolasi, Jembatan Penghubung Antardesa Ambrol

Februari 24, 2026
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?