Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Investasi Brunei Masuk Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Investasi Brunei Masuk Jateng

Kalau tamunya pangeran, obrolannya jelas bukan basa-basi. Jawa Tengah kedatangan Pangiran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam, dan Gubernur Ahmad Luthfi langsung turun tangan. Topiknya satu: investasi serius, bukan sekadar foto-foto seremonial.

T. Budianto
Last updated: Februari 5, 2026 5:38 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGAN KEHORMATAN: Gubernur Jateng menerima kunjungan kehormatan dari keluarga Kerajaan Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah, di Semarang, Rabu (4/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng menerima kunjungan kehormatan dari keluarga Kerajaan Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah, di Semarang, Rabu (4/2/2026). Kehadiran pangeran Brunei itu disambut langsung oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Kunjungan tersebut bertujuan menindaklanjuti rencana investasi Brunei Darussalam di sejumlah daerah di Jateng. Abdul Qawi bersama rombongan juga meninjau langsung beberapa titik yang dinilai memiliki potensi investasi strategis.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak turut menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait rencana investasi di sektor energi terbarukan. Selain energi hijau, ketertarikan investasi Brunei juga mencakup pengelolaan sampah, pertanian, serta sektor pendukung pembangunan berkelanjutan lainnya.

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Ahmad Luthfi menyampaikan, Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten/kota dengan karakter dan potensi berbeda-beda. Karena itu, eksplorasi investasi perlu dilakukan merata agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak menumpuk di satu wilayah saja.

“Kami berterima kasih atas minat yang disampaikan. Jawa Tengah terbuka dan siap dikembangkan bersama,” ujar Luthfi. Ia menegaskan, pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia menuju zero sampah pada 2029. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah dituntut kreatif, termasuk dengan menggandeng investor.

Energi Terbarukan

“Pengelolaan sampah yang sudah berjalan ada di Banyumas Raya dengan RDF, lalu Pekalongan Raya,” kata Luthfi. Di sektor energi terbarukan, Luthfi menawarkan pemanfaatan sejumlah waduk di Jateng untuk pembangkit energi ramah lingkungan. Selain itu, ia juga membuka peluang pengembangan energi hijau untuk mendukung Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan kawasan industri lainnya.

“KITB itu kawasan industri terbesar yang kami miliki. Di sana lengkap, industri, pariwisata, perumahan, sampai rencana pembangunan dry port. Kalau mau investasi, potensinya sangat bagus,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga menyampaikan rencana kunjungan balasan ke Brunei Darussalam. Selain untuk menindaklanjuti kerja sama, ia juga ingin bertemu langsung dengan para pekerja migran asal Jateng yang bekerja di negara tersebut.

Baca juga: Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Sementara itu, Pangiran Muda Abdul Qawi mengaku telah mengunjungi beberapa lokasi selama berada di Jawa Tengah, termasuk Candi Borobudur yang terakhir kali ia datangi sekitar 20 tahun lalu.

Ia menyebut telah mengajak sejumlah delegasi untuk membahas lebih detail potensi kerja sama dengan dinas dan instansi terkait di Jawa Tengah. Sebagai informasi, hingga tahun 2025, nilai investasi Brunei Darussalam di Jawa Tengah tercatat sekitar Rp5 miliar.

Kalau sudah pangeran turun langsung dan gubernur pasang badan, sinyalnya jelas: Jateng tak cuma ramah tamah, tapi siap jadi rumah investasi. Tinggal satu hal, semoga yang datang bukan cuma janji manis, tapi benar-benar duit kerja, bukan cuma LOI berbingkai. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Pertahankan Guru Non-ASN

Kado HUT Semarang, PBB Diskon 10 Persen

436,9 Ribu Pekerja di Jateng Sudah Kantongi BSU

Lagi Cari Cara Cek BLT Rp900 Ribu Pakai HP? Nih Ringkasannya

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan, Gubernur Dorong Sinergi Pemda dan Pelaku Usaha Dukung BPS

TAGGED:ahmad luthfibrunei darusaalaminvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Pinjam Ibrahim Sanjaya
Next Article Liga 4 Jateng Panas: Suporter Turun ke Lapangan, Panitia Kena Lempar Batu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Semarang Nggak Mau Ada Warga Lapar

Oktober 24, 2025
Daerah

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Desember 17, 2025
Ekonomi

Kantongi Dana Rp17,9 T, Jalan Mulus ke Semarang Makin Dekat

Maret 18, 2026
Info

Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Investasi Brunei Masuk Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?